
Maudy memeluk erat Felix karena di mata Maudy lelaki yang ada di hadapannya itu adalah Samuel.
Pelukan Maudy membuat Felix merasa sangat risih sekali dengan sikap Maudy kepada nya.
" Samuel, akhirnya kita berdua bisa bersama. Kita hanya berdua saja, kamu memilih bersama dengan ku dan meninggalkan wanita itu."
Felix mencoba untuk melepaskan pelukan erat Maudy, dia tidak mau sampai harus bersama dengan istri orang di kamar Apartemen nya.
" Aku bukan Samuel, tolong lepaskan ya Tante. Saya Felix, coba lihat dengan jelas wajah saya yang jauh berbeda dengan wajah Samuel."
Maudy melepaskan pelukan erat nya, tapi hal yang mengejutkan Maudy melepas semua pakaian nya di hadapan Felix.
Maudy mencoba untuk menggoda Felix, agar Felix mau mendekati nya. Di mata Maudy bukan Felix yang sedang bersama dengan nya, tapi Samuel mantan suaminya.
Melihat Maudy yang tampil sehelai benang, membuat Felix mulai bereaksi terhadap Maudy.
Maudy semakin mendekati Felix, dia mencium bibir Felix dengan penuh nafsu. Tangan Maudy mencoba untuk membuka kemeja putih milik Felix, Felix yang memang sering bermain cinta dengan banyak wanita tapi baru kali ini dia hanya bermain dengan wanita yang sudah berumur bahkan sudah berumah tangga dan mempunyai anak.
Bentuk tubuh Maudy sangat terawat sekali sehingga membuat Felix semakin tidak bisa mengendalikan diri nya.
Felix membalas ciuman Maudy dengan penuh nafsu, sambil membaringkan tubuh Maudy.
Ciuman Felix membuat Maudy tidak bisa mengendalikan tubuhnya, Felix yang sudah banyak bermain membuat Maudy merasa sangat menikmati.
Sentuhan lembut tangan Felix yang memainkan sesuatu yang sensitif membuat Maudy semakin liar di ranjang.
Felix tidak menyangka jika dirinya bisa melakukan ini semua dengan Maudy, tapi dia memang tidak bisa membohongi apa yang dia rasakan ketika bermain dengan Maudy.
Maudy yang dalam keadaan tidak sadar dia membayangkan wajah Samuel yang sedang tidur bersama dengan nya, Maudy tersenyum manis sambil membisikkan kata-kata cinta di telinga Felix.
Di saat Maudy sedang menikmati masa-masa indah bersama Felix, Sebastian mendapatkan kabar dari seseorang.
* Pak Sebastian, ibu Maudy tidak sadarkan diri dia di bawa oleh seorang lelaki muda yang sangat tampan sekali ke sebuah Apartemen mewah*
* Apakah kamu mempunyai photo lelaki tersebut,? cari tahu siapa lelaki tersebut*
* Baiklah Pak Sebastian*
Sebastian mulai merasa tidak nyaman dengan kabar tersebut.
" Dengan lelaki muda, apakah lelaki itu adalah selingkuhan Maudy."
Sebastian menunggu informasi kembali, Sebastian memilih untuk menunggu di rumah.
" Maudy aku akan menunggu mu di rumah dan aku akan mendengarkan semua kebohongan mu, tenang saja aku pasti percaya dengan apa yang kamu katakan."
__ADS_1
Sebastian menyalakan mesin mobil nya dia menuju ke rumah nya.
Di tempat yang berbeda, Bianca menunggu kedatangan Papa nya.
" Suster Vina, kenapa Papa jam segini belum juga pulang yaa. Biasanya Papa sudah pulang, Papa pergi ke mana dulu yaa."
Suster Vina merasa jika Samuel sedang bersama dengan Zivanna.
" Omah Sesil pun belum pulang kan, itu tandanya mereka berdua sibuk di kantor."
Suster Vina menyuapi Bianca, dia ingin Bianca fokus pada makanan yang ada di hadapannya saja.
" Ayo Bianca, makan yang banyak yaa setelah itu kamu masuk kamar belajar sebentar dan tidur karena besok kamu harus sekolah lagi."
Bianca mengikuti apa yang di katakan oleh Suster Vina, dan beberapa menit kemudian Omah Sesilia datang.
" Omah datang, tapi kenapa cuma sendirian saja Papa di mana Omah."
Suster Vina membuat Bianca agar fokus pada makanan yang ada di hadapannya.
" Papa mu seperti nya menginap di kantor, karena pekerjaan sangat banyak sekali. Papa mu melakukan ini untuk kamu juga, supaya banyak menghasilkan uang."
Omah Sesilia pun duduk dia merasa sangat lapar sekali.
Melihat Bianca pergi, Omah Sesilia mengeluarkan handphone nya.
* Samuel, bagaimana dengan Zivanna. Besok Mama ingin melihat kondisi Zivanna yaa, Mama bilang ke Bianca jika kamu menginap di kantor karena pekerjaan"
* Zivanna baik-baik saja, kondisi kehamilan nya pun sangat baik. Zivanna masih bekerja bersama dengan Ibu nya, jika Mama ingin melihat Zivanna datang saja ke kantor nya*
* Baiklah Sam, yasudah yaa kamu baik-baik bersama dengan istri mu yaa di sana*
* Iya Mama*
Mendengar Zivanna baik-baik saja membuat Sesilia merasa sangat tenang sekali, Sesilia melanjutkan makan malam nya.
Samuel tersenyum manis kepada Zivanna.
" Kamu kenapa sudah melihat handphone senyum-senyum sendiri seperti itu, apakah ada yang membuat kamu bahagia?."
Zivanna menghampiri suaminya dia duduk di pangkuan suaminya.
" Mama menanyakan kabar mu dan bayi kita, Mama juga ingin bertemu dengan mu."
Zivanna turun dari pangkuan suaminya.
__ADS_1
" Bagaimana mungkin bisa bertemu di sini, aku pagi sudah bekerja kan."
Samuel mencium pipi Zivanna.
" Iya sayang, aku sudah mengatakan semuanya kepada Mama."
Zivanna tersenyum manis kepada suaminya.
" Jangan pernah tinggalkan aku yaa, karena aku sangat sayang sekali dengan mu."
Zivanna mendekatkan diri nya kepada suaminya.
" Untuk apa aku meninggalkan wanita sempurna seperti mu sayang, aku sudah sangat jatuh cinta dengan mu."
Zivanna memeluk erat tubuh suaminya, sambil memberikan ciuman lembut di sekitar leher suaminya.
Samuel sampai memejamkan mata nya, dia mengelus lembut rambut panjang istrinya.
Setelah merasa puas dengan apa yang sudah dia lakukan, Zivanna pun membuka kancing kemeja suaminya.
" Aku ingin bermain santai malam ini, karena sekarang ada bayi di dalam perut ku ini."
Samuel menganggukkan kepalanya dengan tatapan penuh gairah di saat Zivanna membuka seluruh pakaian nya.
Tubuh mulus putih yang begitu sangat menggoda, Samuel dengan sangat lembut dia pun semakin mendekati Zivanna.
Samuel menyentuh tubuh Zivanna dengan sangat lembut sekali, dia bersikap seperti bayi ketika melihat ada pemandangan indah di hadapan nya.
Zivanna sampai memejamkan mata nya, dia mengelus rambut suaminya yang semakin kuat sehingga membuat Zivanna sedikit menjambak rambut suaminya.
Suara Zivanna begitu sangat bergetar sekali, dia menikmati apa yang sedang di lakukan oleh suaminya.
" Hmmmmmm, "
Suara Zivanna ketika suaminya yang terus menerus tidak mau melepaskan.
Samuel akhirnya menghentikan permainan nya, dia membaringkan tubuh Zivanna untuk melanjutkan permainan selanjutnya.
Mereka berdua seperti pengantar baru kembali, setelah melewati banyak sekali hal yang membuat mereka berdua harus berpisah karena Bianca.
Sekarang mereka berdua bisa bersama, Zivanna berharap dia akan selalu bersama dengan suaminya sampai saat nya melahirkan nanti.
Zivanna juga berharap Bianca bisa kembali seperti dulu lagi, Zivanna sudah tidak bermusuhan dengan Bianca.
Zivanna ingin bersama dengan Bianca dan anak nya nanti hidup bersama bahagia selamanya.
__ADS_1