I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 412.


__ADS_3

Keesokan harinya, ketika Maudy yang sedang berencana sesuatu untuk Felix.


Larissa berniat untuk membawa cucu laki-laki nya, dia sudah mendapatkan alamat rumah Felix.


Maudy melihat Mama yang masih pagi sudah bersiap-siap untuk pergi.


" Mama mau pergi ke mana,? ini masih pagi tapi sudah sangat rapih."


Bianca melihat dari balik pintu kamar nya.


" Mama, mau pergi ke rumah Felix. Lelaki yang sudah memberikan mu anak lelaki, Mama ingin cucu Mama berkumpul di sini."


Bianca merasa terkejut sekali ketika mendengar perkataan Nenek nya.


" Maksud perkataan Nenek itu apa yaa, aku tidak mengerti."


Bianca semakin mendekat dia semakin ingin tahu lebih jelas lagi.


" Felix, itu memang Papa dari Christian. Sebastian memberikan nya kepada Felix, agar Felix mau bertanggung jawab."


Bianca semakin mengerti pembicaraan antara Mama dan Nenek nya.


" Jadi adik Christian itu bukan anak Papa Sebastian. Mama menikah lagi dengan Om Felix, kenapa aku baru mengetahuinya."

__ADS_1


Maudy membiarkan Mama nya pergi karena dia tahu Mama nya tidak akan bertemu dengan Felix, Karena hari terakhir Felix hidup di dunia.


Melihat Mama nya pergi, Maudy memegang kembali handphone dia masuk ke dalam kamar nya.


" Kenapa Mama Maudy seperti itu yaa, itu sangat mengerikan sekali. Mama punya tiga orang suami, Mama kenapa tidak jujur dengan ku."


Akhirnya Bianca mengetahui kenapa Papa Sebastian yang seperti benci sekali dengan Mama nya.


Maudy mengganti pakaian dia bersiap untuk pergi, Bianca melihat Mama akan pergi meninggalkan dia.


" Mama pergi dan Nenek pun pergi, lalu aku di rumah sendirian."


Bianca mencoba untuk mengikuti Mama nya, dia melihat Mama kembali masuk ke dalam kamar.


Bianca masuk ke dalam bagasi mobil, dia ingin mengikuti Mama nya, Bianca begitu sangat cerdik sekali.


Maudy kembali ternyata dia lupa memasukkan pisau ke dalam tas nya, Maudy begitu sangat nekad sekali.


Maudy masuk ke dalam mobil, dia bersiap untuk pergi ke gudang tempat penyekapan Felix.


Sebelum menjalankan mobilnya, Maudy menelephone orang yang menjaga Felix.


* Aku akan segera pergi ke sana, kamu bawa mobil Felix. Setelah aku membunuh Felix kamu masukkan mayat nya ke dalam mobil, dan masukkan mobil nya ke dalam jurang sehingga semua orang menyangka Felix mengalami kecelakaan*

__ADS_1


* Baiklah Bu Maudy, saya akan menjalankan semuanya*


* Baguslah, aku akan membayar mu*


* Baik Bu Maudy*


Maudy menyalakan mesin mobil nya, Bianca kelihatan sangat ketakutan sekali dia mendengar jika Mama nya akan membunuh Om Felix.


" Kenapa Mama sangat jahat sekali, Mama mau membunuh Om Felix yang merupakan Papa dari adik Sebastian."


Bianca merasa sangat gemetar sekali tapi dia tetep ingin ikut bersama Mama nya, Bianca akhirnya mengetahui jika Mama nya itu sangat jahat sekali.


" Felix, ini adalah hari terakhir mu untuk bernafas. Selamat jalan Felix, aku tidak akan pernah lupa dengan apa yang sudah kamu lakukan kepada ku sampai rumah tangga ku berantakan seperti ini."


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, akhirnya Maudy sampai. Bianca dengan sangat cepat dia keluar dari bagasi mobil Mama nya, Bianca tidak mau sampai ketahuan.


Bianca langsung berlari untuk sembunyi dia melihat Mama nya sedang menghampiri seseorang yang wajib nya sangat seram sekali.


" Wajah nya seperti itu jahat, aku sangat takut sekali kepada Mama harus berteman dengan orang seperti itu."


Bianca melihat dua orang lelaki berbadan besar dan tinggi dia pergi meninggalkan Mama nya, dan Mama nya masuk ke dalam gudang yang sudah kumuh.


Bianca dengan langkah kaki perlahan dia berjalan menuju ke gudang tersebut, Bianca mencari cela bagaimana bisa melihat apa yang terjadi di dalam gudang tersebut.

__ADS_1


__ADS_2