
Maudy dengan perasaan kesal nya dia pun pergi meninggalkan Sesilia sendiri di depan gerbang sekolah.
Sesilia yakin sekarang dia sedang sangat kecewa sekali dengan Samuel.
" Samuel aku sangat tidak menyangka jika kamu sampai berani melakukan itu semua, aku merasa sangat kecewa sekali dengan kamu Samuel."
Maudy pun masuk ke dalam mobil dengan perasaan yang sangat kecewa sekali.
Sesilia merasa sangat puas sekali akhirnya dia bisa membuat Maudy sakit hati dengan perkataan nya.
" Jika seperti ini kamu tidak akan pernah bisa kembali bersama dengan Samuel, Maudy tidak mungkin mau bersama dengan Samuel jika dia mengetahui jika Samuel yang sudah tidur bersama dengan Zivanna. Padahal aku sangat yakin sekali mereka berdua tidak akan melakukan apa-apa, karena Zivanna yang sedang sakit."
Tidak terasa menuggu Bianca akhirnya waktu jam pulang pun datang, Bianca begitu sangat tenang ketika dia melihat Omah nya yang tidak pergi.
" Di dalam kelas aku memikirkan terus Omah loh, aku memikirkan bagaimana jika Omah tidak ada di depan gerbang."
__ADS_1
Omah Sesilia pun langsung mengendong Bianca.
" Ayo sekarang kita pulang menunggu kedatangan Mommy dan Papa."
Bianca pun seketika dia langsung terdiam seperti tidak mengerti dengan perkataan Omah nya.
" Mommy Zivanna dan Papa Samuel, semoga mereka berdua bisa secepatnya bersama yaa."
Bianca pun langsung berteriak kencang sambil melompat-lompat dia kelihatan sangat senang sekali.
Maudy menangis dan dia benar-benar sangat egois sekali, ketika dia yang sudah menikah dengan lelaki lain. Tapi dirinya merasa tidak terima ketika mantan suaminya yang harus tidur bersama dengan wanita lain.
" Zivanna kamu benar-benar sangat murah sekali, harga dirimu sangat rendah sekali. Tapi aku juga melupakan jika dia juga adalah simpanan Dokter Richard, aku mempunyai ide akan memberitahu hal ini kepada Samuel agar dia mengetahui jika calon istri itu adalah seorang wanita simpanan."
Maudy pun menjalankan mobil kembali dia yang harus kembali ke kantor, Maudy yang harus menyelesaikan tugas nya di saat Lollyta yang sedang terbaring di rumah sakit.
__ADS_1
Maudy benar-benar tidak memperdulikan Lollyta yang sedang sakit, walaupun sebenarnya Lollyta yang begitu sangat peduli kepada nya di saat waktu dirinya despresi.
" Oh, kenapa aku baru menyadari nya nya yah. Seperti nya Lollyta masuk ke Rumah Sakit karena sudah bertengkar hebat dengan Dokter Richard karena akhirnya Lollyta mengetahui jika Zivanna adalah wanita yang suaminya, semua nya begitu sangat jelas sekali ketika Lollyta yang masih berada di kantor malam-malam dan dia sampai di gotong untuk masuk ke dalam mobil."
Maudy pun seperti bisa tertawa puas melihat nya.
" Jika seperti ini giliran aku yang memberitahu Samuel, dan semoga saja Samuel langsung memecat Zivanna sebagai Suster nya Bianca karena pasti Lollyta akan menyebar luas kan tentang suaminya yang di ambil oleh seorang pelakor."
Maudy di sepanjang jalan dia terus saja tersenyum manis sambil memikirkan nasib Zivanna kedepankan akan seperti apa.
Zivanna yang tidak akan menjadi seorang Suster Zivanna tetapi Zivanna yang akan menjadi seorang pelakor cantik yang mengambil hati Dokter Richard.
" Seperti nya Lollyta pun akan despresi seperti aku, mungkin dia akan lebih parah."
Maudy pun sampai di depan kantor dia tersenyum manis dengan segala rencana jahatnya.
__ADS_1