I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #311#


__ADS_3

Samuel menghela nafas panjang nya, dia berjalan lemas menuju ke dalam rumah nya.


Samuel yang harus nya merasa sangat senang karena Zivanna yang sedang hamil anak pertama dari nya, tapi dia di buat tidak bisa berkata-kata dengan perkataan Bianca.


Lollyta memilih untuk pergi dia keluar dari kamar Zivanna dan melihat Samuel yang sedang duduk dengan pandangan mata yang kosong.


Samuel yang seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat berat sekali.


" Aku merasa sangat kasihan sekali melihat Samuel, dia harus menghadapi apa yang sebelumnya aku takut kan."


Lollyta menghampiri Samuel untuk berpamitan pulang.


" Samuel, ibu pulang dulu yaa. Tolong jaga Zivilia yang sedang hamil anak pertama nya, karena bagaimana pun juga itu adalah anak pertama mu dari pernikahan mu dengan Zivanna."


Samuel terdiam ketika mendengar perkataan Lollyta dia hanya menganggukkan kepalanya.


Lollyta tidak mau banyak bicara dia memilih untuk langsung pergi dari rumah Samuel.


Melihat Lollyta yang sudah pergi, Samuel pun berjalan menuju ke kamar nya.

__ADS_1


Dia membuka pintu dan melihat Zivanna sedang mengobrol dengan Suster Vina.


Suster Vina memilih untuk pergi karena Samuel yang pasti ingin banyak bicara dengan Zivanna.


Samuel menutup rapat pintu kamar nya, dia tersenyum tipis kepada istri nya.


Zivanna menundukan kepalanya sambil tersenyum tipis dan memegang perut nya.


Samuel memegang perut Zivanna, sehingga membuat mereka berdua saling bertatapan wajah.


" Terimakasih banyak sayaaaaang, kamu telah memberikan aku anak."


Samuel mencium kening Zivanna.


Zivanna menatap wajah suaminya, tidak seperti yang di bayangkan Zivanna. Zivanna membayangkan suaminya akan saya senang sekali, tapi Zivanna melihat suaminya yang lebih kelihatan sedih.


Zivanna mengetahui jika semuanya karena Bianca, Bianca yang tidak menginginkan kehadiran bayi ini.


" Kamu pasti sedang memikirkan Bianca yaa,? Tapi andaikan Bianca mengetahui jika Mama nya juga sekarang sedang berada di Thailand bersama dengan Papa nya. Mereka berdua berniat untuk honeymoon karena Sebastian sangat menginginkan Maudy bisa hamil, dan jika itu terjadi apakah Bianca juga akan benci dengan Mama kandung nya."

__ADS_1


Samuel merasa sangat kasihan sekali melihat Zivanna.


" Bianca tidak benci dengan mu, seperti nya Bianca memang harus banyak di ajak mengobrol secara perlahan."


Samuel memegang tangan Zivanna.


" Zivanna, aku meminta maaf kepada mu. Aku sangat cinta kepada mu, tapi aku tidak pernah membayangkan akan seperti ini jadinya, Bianca yang dulu membuat aku membuka hati untuk menerima kehadiran mu tapi sekarang dia berubah menjadi seperti ini."


Zivanna mencoba untuk tetap tersenyum manis kepada suaminya.


" Sudahlah, kita tahu apa yang membuat Bianca menjadi berubah. Itu karena Maudy, walaupun sebenarnya aku tidak mau menyalakan Maudy karena dia adalah ibu kandung Bianca."


Samuel menyadari bahwa semuanya karena Maudy.


" Aku tidak tahu harus bicara apalagi dengan Maudy, dia yang sudah mempunyai suami dan hidup bahagia bersama dengan lelaki pilihan nya tapi kenapa Maudy yang selalu saja ikut campur dalam urusan rumah tangga kita berdua."


Zivanna yang tidak mau banyak memikirkan tentang Maudy, dia memilih untuk membaringkan tubuhnya.


" Aku ingin istirahat yaa, aku tidak mau berpikir yang berat dulu yaa."

__ADS_1


Samuel membantu Zivanna dia menarik selimut untuk Zivanna.


Zivanna yang sebenarnya dia tidak merasa mengantuk dia hanya pusing jika sudah menceritakan tentang Maudy.


__ADS_2