
Dokter Richard menunggu Dokter menghambat nya, dan akhirnya Dokter pun datang.
" Seperti nya Ibu Lollyta mendengar sesuatu yang membuat nya kaget dan hawatir, tadi di saat di dalam dia terus saja memanggil nama Zivanna seperti nya sangat merindukan Suster Zivanna."
Dokter Richard pun masuk ke dalam dia melihat Lollyta yang sudah sadarkan diri.
" Kamu merindukan Zivanna, tapi nomber handphone tidak aktif."
Lollyta yang mengetahui jika Zivanna yang sedang berada di klinik kecantikan, dia tidak mungkin memberitahu suaminya tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan Zivanna.
Lollyta tidak mau suaminya menyuruh Zivanna untuk mengakhiri masa kontrak kerja nya bersama dengan Bianca.
" Besok juga aku akan bertemu dengan nya di sini."
Dokter Richard duduk dia mencium kening istrinya.
" Apa yang membuat mu tidak sadarkan diri seperti ini,? aku sangat mengetahui jika kamu dan Zivanna sangat kuat sekali kekebalan tubuh nya."
Lollyta pun tidak tahu harus menjawab apa tapi dia lebih memilih untuk mengalihkan pembicaraan mereka berdua.
" Maudy menyangka jika Zivanna itu adalah wanita simpanan mu, karena dia mempunyai foto-foto kebersamaan kalian berdua. Bahkan di saat kamu memberikan kalung berlian kepada Zivanna, dan setelah itu baru kepada aku."
Dokter Richard tersenyum tipis ketika mendengar cerita istri nya.
" Maudy yang despresi, lebih baik kamu permainan saja mental nya. Buat saja jika semuanya itu adalah benar, dan aku merasa Zivanna sebelum nya sudah mengetahui nya."
__ADS_1
Lollyta mulai merasakan kondisi nya membaik.
" Lebih baik kamu pulang, besok kembali lagi ke sini."
Lollyta ingin mencari informasi tentang Zivanna kepada Bianca.
" Lalu istriku dengan siapa di sini,? tidak aku ingin tetap di sini sampai kamu sembuh. Lagi pula ini adalah Rumah Sakit milik kita, jadi kita bisa bebas di sini."
Lollyta terkejut sekali ketika mendengar perkataan suaminya.
" Maksudnya bebas apa,? kita harus memberikan contoh yang baik kepada pasien yang lain."
Karena merasa sangat bosan, Lollyta pun menyalakan televisi dan ternyata mereka sedang memberitakan tentang dirinya.
Lollyta pun langsung mematikan kembali televisi nya.
Dokter Richard keluar ruangan Lollyta dia ingin memberikan makanan untuk istrinya, walaupun dia mengetahui sudah sangat malam sekali tapi Dokter Richard melihat istrinya yang masih kelihatan sangat lemas sekali.
Melihat suaminya pergi, Lollyta pun kembali sedih memikirkan bagaimana kondisi Zivanna sekarang.
" Maafkan aku Maudy, tapi aku merasa kamu yang melakukan semua nya ini. Karena mungkin kamu yang masih marah karena kejadian Bianca yang membuat nya lebih menjauh dari Bianca, dan seperti itu yang membuat Maudy semakin marah pada Zivanna."
Lollyta pun sampai meneteskan air mata nya, dia memikirkan apa yang akan di lakukan oleh Maudy selanjutnya.
Dokter Richard datang dengan membawa makanan untuk Lollyta.
__ADS_1
Dokter Richard membawa nasi goreng untuk istri nya.
" Bukan kamu adalah seorang Dokter, kenapa kamu menyuruh aku untuk makan malam dengan nasi goreng seperti ini."
Dokter Richard pun langsung membukakan bungkus nasi goreng tersebut.
" Bukan aku mempunyai istri dan anak yang tidak pernah mendengar perkataan Ayah nya di rumah,? kalian berdua yang selalu makan apapun yang kalian inginkan. Dengan kata-kata kalian yang penting sehat, apapun makanannya."
Lollyta pun kembali tersenyum mendengar perkataan suaminya dan dia pun memang belum makan dari pagi.
" Aku tadi pagi memang tidak sarapan, dan ketika sampai di kantor begitu sangat sibuk sekali sehingga membuat aku baru makan sekarang."
Lollyta pun langsung menikmati nasi goreng tersebut.
" Jangan pernah sampai menahan lapar hanya karena kesibukan mu, ingat Lollyta kamu adalah yang punya Skincare Beauty. Kamu bisa menyerahkan dulu pekerjaan mu, atau menunda dulu untuk bisa makan."
Lollyta diam karena dia merasa sangat bersalah sekali, dan Lollyta pun merasa sangat bersyukur sekali mempunyai suami yang perhatian.
" Selain perhatian kepada pasien ternyata sangat perhatian juga dengan istrinya, terimakasih banyak ya suamiku aku merasa sangat beruntung sekali mempunyai suami yang sayang dan sangat perhatian sekali."
Dokter Richard hanya bisa tersenyum saja dia pun juga mulai merasa khawatiran nya datang kepada Zivanna.
" Kenapa aku tiba-tiba saja merasa menghawatirkan Zivanna yaa, rasa ini tiba-tiba datang begitu saja."
Lollyta pun langsung terdiam ternyata ikatan batin orang tua kepada anaknya sangatlah kuat sekali.
__ADS_1