I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *185*


__ADS_3

Setelah banyak bercerita dengan Suster Vina, Zivanna pun duduk dan melamun dia benar-benar terus memikirkan apa yang di katakan oleh Suster Vina.


" Zivanna bagaimana dengan Bu Maudy, apakah dia sudah mengetahui semuanya? kamu harus hati-hati dengan nya dia seperti masih mempunyai perasaan terhadap Pak Samuel. Entah apa yang sebenarnya yang ada di pikiran nya, dia yang sudah mempunyai suami kaya raya tapi masih menginginkan mantan suami nya."


Zivanna melirikkan mata nya kepada Suster Vina.


" Iya, aku adalah musuh terbesar nya dan mungkin juga dia berencana untuk menghabisi nyawa ku jika mengetahui aku yang akan menikah dengan mantan suami nya dan bisa menjadi ibu sambung untuk Bianca seperti nya dia akan despresi kembali untuk ke tiga kalinya."


Zivanna sampai memegang kepala nya dia kelihatan sangat lelah sekali.


" Tidak mungkin dia sambil ingin menghabisi nyawa mu, dia tidak mungkin se jahat itu."


Zivanna tersenyum tipis kepada Suster Vina.


" Maudy dia pernah menyuruh orang lain untuk menyiramkan kopi panas ke wajah ku, tapi beruntung nya itu hanya terkena pada rambut ku saja. Aku memang tidak mempunyai bukti nya, tapi kalau bukan dia siap lagi yang berani melakukan itu semua kepada ku."


Suster Vina pun sangat tidak menyangka jika Maudy sampai bisa seperti itu kepada nya.


" Itu sangat berbahaya sekali dan apakah Pak Samuel mengetahui nya,? kamu memberitahu Pak Samuel?."


Zivanna menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Tidak, karena aku yang tidak mempunyai bukti. Dan itu hanya membuat Pak Samuel berpikir negatif terhadap ku, aku takut Pak Samuel berpikir aku yang ingin terlihat baik sedangkan Maudy jahat."


Zivanna melihat jam di handphone nya.


" Sebentar lagi Bianca pasti terbangun dari tidur siang nya, aku pulang dulu yaa."


Zivanna berpamitan pulang kepada Suster Vina


" Kamu hari-hari nya, aku sangat menghawatirkan mu."


Zivanna pun tersenyum manis kepada Suster Vina.

__ADS_1


" Tenang saja aku tidak akan diam jika Maudy sampai melakukan sesuatu kepada ku, aku pasti akan melawan nya."


Suster Vina membuka kunci kamar nya dan Zivanna pun keluar dari kamar Suster Vina.


" Aku sangat menghawatirkan Zivanna, pokonya jika terjadi sesuatu dengan Zivanna dia adalah pelaku nya Maudy Larissa yang sangat jahat sekali."


Suster Vina memilih untuk masuk ke dalam kamar Bianca, dia ingin menunggu Bianca bangun tidur siang.


Suster Vina tidak mau Bianca sampai mencari nya, dia pun duduk di sofa sambil mengambil salah satu buku cerita yang ada di kamar.


Zivanna masuk ke dalam mobil nya, dia memilih untuk pulang ke rumah nya. Di perjalanan menuju ke rumah nya, Zivanna merasa tidak nyaman dengan perasaan hati nya.


" Apa yang akan terjadi yaa, kenapa aku merasa seperti ini yaa."


Zivanna memilih untuk melawan perasan hati nya, dia meneruskan perjalanan menuju ke rumah nya.


Zivanna pun akhirnya sampai di depan pintu gerbang dan ternyata benar saja sudah ada mobil baru di dalam rumah nya


Zivanna memasukkan mobil nya ke gerbang rumah nya, dan Zivanna turun dari mobil dia berjalan cepat menuju ke rumah nya.


Zivanna begitu sangat terkejut sekali ternyata yang datang bukan hanya Felix saja tapi bersama dengan orang tua nya.


Lollyta langsung menghampiri Zivanna dia mencoba untuk menenangkan perasaan Zivanna yang terkejut melihat orang tua Felix yang datang ke rumah nya.


" Kenapa sebenarnya tidak memberitahu kita untuk kedatangan mereka ke rumah kita, sangat dadakan sekali dan apa maksud dari kedatangan mereka ke rumah kita."


Perkataan Zivanna begitu terdengar jelas dan Dokter Richard pun mencoba untuk mencairkan suasana.


" Zivanna dis pasti sangat capek sekali karena sekarang dia akan menjadi Brand Ambassador produk Ibunya, Zivanna pasti sangat capek sekali."


Lollyta mengantarkan Zivanna untuk bisa duduk bersama dengan mereka, Felix tersenyum bahagia ketika melihat Zivanna yang mau mengikuti apa yang di katakan oleh Ibu nya.


" Zivanna kamu sangat cantik sekali sayang, kamu juga pintar dan berprestasi sekali yaa ketika sekolah sampai kuliah."

__ADS_1


Zivanna hanya bisa tersenyum tipis ketika di katakan hal tersebut oleh Mama nya Felix. Zivanna yang memilih menundukkan kepalanya dia seperti tidak mau menatap wajah orang tua Felix.


Hari ini sebenarnya hari yang sangat berbahagia untuk dirinya dan Samuel, tapi kenyataannya dia harus di hadapan kan dengan keluarga nya yang ingin menjodohkan nya dengan lelaki lain.


" Maksud kedatangan kalian untuk apa yaa, aku sangat kaget sekali loh."


Pertanyaan Zivanna pun langsung di jawab oleh Felix.


" Kedatangan aku dan orang tua ku ingin bisa menjalani hubungan yang lebih dekat dengan keluarga kamu, membuat suatu ikatan yang kuat seperti ikatan pernikahan."


Jawaban Felix yang begitu sangat percaya diri sekali.


" Ikatan pernikahan siapa yaa,? siapa yang akan menikah."


Zivanna mulai emosional sekali tapi mencoba untuk menahan nya karena menghormati orang tua Felix.


" Pernikahan kita berdua Zivanna, aku dan kamu."


Zivanna sampai berkaca-kaca dia tidak menyangka jika apa yang di takutkan akan terjadi dengan sangat cepat sekali.


" Felix, pernahkan kamu bertanya kepada ku tentang perasaan ku kepada mu ?. Dan pernahkah kamu mengungkapkan perasaan cinta mu kepada ku,? kamu tidak tahu semua isi hati ku kepada kamu kenapa harus langsung melakukan seperti ini."


Lollyta sampai memejamkan mata ketika dia melihat Zivanna yang sangat emosional sekali.


" Jika kamu berpikir dengan kekayaan kamu bisa membeli perasaan orang lain, kamu salah orang Felix. Aku bisa hidup dengan kesederhanaan, aku sampai melupakan kecukupan ku di rumah ini."


Zivanna pun langsung pergi tapi Ayah nya menyuruh Zivanna untuk kembali duduk.


" Jangan pergi Zivanna, tetap di sini dan bicarakan secara baik-baik bukan dengan emosional seperti ini."


Zivanna mengabaikan perkataan Ayah nya dia terus saja berjalan menuju ke kamar nya, ketika Zivanna hendak membuka pintu kamar nya.


Ayah berdiri dari tempat duduk dan dia menghampiri Zivanna yang mengabaikan perkataan nya.

__ADS_1


__ADS_2