
Zivanna semakin memperhatikan lelaki tersebut dan dia pun mencoba untuk menghangatkan nya.
" Bianca sayang, kamu duduk manis yaa di sini Mommy merasa lelaki itu adalah teman Mommy."
Bianca mengikuti apa yang di katakan oleh Zivanna dan Zivanna pun berjalan dan kami memegang pundak Felix.
Seketika Felix pun terkejut dan duduk membalikkan badannya nya.
" Zivanna, kamu kenapa ada di sini?."
Felix kelihatan panik sekali ketika dia melihat Zivanna.
" Kenapa dengan wanita ini,? dia terjatuh? atau kamu yang mendorong nya."
Zivanna mencoba untuk membantu wanita tersebut terbangun dari lantai.
" Terimakasih banyak."
Wanita cantik tersebut tidak berani menatap wajah Zivilia karena sebelumnya dia yang sudah di beritahu Felix.
" Wanita ini mantan kekasih ku Zivanna, dia ingin balikan dengan ku tapi aku bilang sekarang aku sedang serius dengan satu wanita yaitu kamu Zivanna."
Wanita tersebut kelihatan sangat ketakutan sekali.
__ADS_1
" Maaf aku Felix, aku menyesal ternyata wanita pilihan mu sangat cantik sekali. Aku lebih baik mundur saja, permisi yaa."
Wanita tersebut pun memilih untuk pergi tapi Zivanna memegang tangan nya.
" Jangan pergi yaa, tetap saja di sini."
Felix merasa panik apa yang akan di lakukan oleh Zivanna.
" Aku tidak mencintai Felix, aku sudah menonton lelaki pilihan ku sendiri. Jika kamu ingin kembali bersama dengan Felix silahkan saja, aku tidak akan pernah menjadi penghalang untuk hubungan kalian berdua."
Felix tidak menyangka Zivanna yang sampai berbicara seperti itu kepada teman kencan wanita nya.
" Tidak Zivanna, aku ingin bersama dengan mu. Kamu harus bersama dengan ku karena hanya aku lelaki yang akan membuat mu bahagia, dan kamu akan hidup berkecukupan bersama dengan ku."
" Kamu yang seakan mempunyai segalanya, aku yang seakan merasa beruntung untuk mendapatkan mu. Tidak Felix, aku tidak tergoda dengan uang-uang mu yaa karena keluarganya ku pun tidak kekurangan uang."
Bianca yang merasa sangat lama sekali menunggu Mommy Zivanna, dia pun memilih untuk menghampiri Mommy Zivanna.
" Mommy kita pulang saja yaa."
Bianca memegang tangan Zivanna dan Felix pun langsung terkejut mendengar nya.
" Mommy Zivanna,? apa maksud nya ini yaa Zivanna kenapa anak perempuan ini memanggil mu dengan sebutan Mommy."
__ADS_1
Bianca kelihatan sangat ketakutan sekali dia pun bersembunyi di belakang Zivanna.
" Dia anak ku, dan aku ibu sambung nya. Aku akan segera menikah secepatnya dengan Papa nya Bianca, aku tidak akan pernah bersama dengan kamu Felix."
Felix seketika dia pun langsung tertawa mendengar perkataan Zivanna.
" Zivanna Lollyta Lenoel, kamu lebih memilih untuk menikah dengan duda beranak satu dari pada dengan lelaki single seperti ku."
Felix tidak habis pikir dengan Zivanna.
" Ya, aku lebih memilih untuk menikah dengan Dudu yang sudah jelas. Daripada aku bersama dengan lelaki single, tapi sudah seperti lelaki dewasa."
Zivanna menghela nafas panjang nya.
" Yasudah yaa Felix, aku pergi dulu yaa karena aku harus sekarang harus bekerja keras untuk bisa memenuhi kehidupan ku. Aku sudah tidak tinggal bersama dengan ke dua orang tua ku, sekarang aku mandiri."
Zivanna memegang erat tangan mungil Bianca dan mereka berdua pun memilih untuk langsung pergi.
Felix benar-benar merasa tidak terima dengan apa yang dia lihat dan dengar dari Zivanna.
" Siapa lelaki yang bisa membuat Zivanna sampai luluh seperti ini, aku ingin sekali mencari tahu tentang kehidupan nya."
Felix yang sudah hilang rasa nafsu nya dia memilih untuk meninggalkan wanita cantik tersebut.
__ADS_1
Wanita tersebut merasa sangat kecewa sekali ketika Felix yang pergi begitu saja meninggalkan nya.