
Zivanna sampai di Apartemen nya itu dia membuka pintu dan langsung menutup rapat pintu nya.
Zivanna mengeluarkan handphone nya dia menonaktifkan handphone nya.
" Aku benar-benar ingin menenangkan diriku di sini, biarkan saja mereka yang selalu saja menyalahkan ku sekarang mereka pasti akan mencari keberadaan ku."
Setelah menonaktifkan handphone nya, Zivanna membaringkan tubuhnya di atas kasur sambil memikirkan dia besok harus pergi ke mana untuk mencari tempat tinggal yang nyaman untuk nya.
" Sekarang aku tidak bisa sembarang pergi, karena sekarang aku yang sudah muncul di televisi membuat semua orang kenal dengan ku dan pasti jika aku sampai di cari akan sangat mudah untuk bisa menemukan ku."
Zivanna memikirkan bagaimana cara nya dia bisa keluar rumah dengan tenang.
" Seperti nya aku harus mencari tempat yang nyaman yaitu seperti di daerah pedesaan seperti itu yaa, mereka yang belum mengetahui segalanya."
Zivanna pun mencari tempat yang nyaman untuk nya tinggal, tapi tiba-tiba saja ada yang menekan tombol bell.
Zivanna merasa sangat kaget sekali siapa yang datang ke Apartemen nya.
" Ahhhhhh, semudah inikah mereka menemukan ku sampai tidak bisa membiarkan aku tidur pulas satu malam saja."
__ADS_1
Dengan sangat terpaksa Zivanna langsung membuka pintu tampa melihat cctv, karena Zivanna yang berpikir yang mengetahui Apartemen hanya orang tua nya dan juga suami nya.
Tapi ternyata di saat Zivanna membuka pintu dia melihat Felix di hadapan nya.
Zivanna langsung keluar dari pintu Apartemen dia hanya ingin mengobrol dengan Felix di luar saja.
" Zivanna sebelumnya aku ingin mengatakan selamat yaa, kamu yang sudah menikah dengan Samuel sekarang."
Felix menjulur kan tangan dan mereka berdua pun bersalaman.
" Terimakasih banyak untuk ucapan, sekarang bukan hanya aku sudah menikah tapi aku sekarang sedang hamil anak pertama ku dengan suami ku."
" Oh, ternyata kamu sekarang sedang hamil yaa selamat yaa pasti kamu akan menjadi ibu yang baik dan jika anak mu perempuan dia akan secantik Ibu."
Zivanna mulai merasa tidak nyaman dan dia pun mulai bertanya kepada Felix.
" Felix, kamu tahu dari mana aku di sini? kamu tidak di suruh oleh Ayah kan untuk menyuruh aku kembali pulang."
Mendengar perkataan Zivanna membuat Felix semakin yakin jika sedang terjadi sesuatu dengan Zivanna dan keluarga nya.
__ADS_1
" Tidak, aku melihat mu turun dari mobil dan seperti kamu yang sedang mempunyai masalah. Zivanna sekarang aku menyadari jika aku yang tidak bisa bersama dengan kamu, dan sekarang aku bisa menjadi sahabat mu saja."
Zivanna melihat ada kesungguhan dari wajah Felix.
" Jika aku meminta bantuan mu, apakah kamu mau membantu ku Felix? Sekarang aku ingin kamu membantu aku untuk mencarikan tempat tinggal yang nyaman untuk aku."
Felix merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar keinginan Zivanna.
" Tempat tinggal yang jauh dari keramaian kota, yang mereka tidak tahu jika aku ini adalah siapa mungkin untuk waktu dua mingguan saja supaya pikiran ku merasa tenang untuk beberapa hari saja."
Ini adalah kesempatan Felix agar bisa bersama dengan Zivanna walaupun dalam seperti ini.
" Yasudah kamu istirahat saja sekarang yaa, nanti pagi kita langsung pergi bersama. Malam ini aku akan memikirkan tempat yang seperti yang kamu inginkan."
Zivanna tersenyum manis kepada Felix.
" Terimakasih banyak Felix, aku berharap kamu tidak membuat ku kecewa yaa dan kamu tidak diam-diam bekerja sama untuk mempertemukan aku dengan keluarga ku."
Zivanna pun langsung masuk ke dalam Apartemen nya begitu juga dengan Felix karena Apartemen mereka berdua yang berdekatan.
__ADS_1
Felix benar-benar akan membantu Zivanna, dia harus bisa membuat Zivanna nyaman bersama dengan nya karena ini adalah kesempatan yang sangat menyenangkan untuk Felix.