
Setelah selesai mereka pun langsung menuju ke mobil dan begitu sangat terkejut nya Samuel melihat Zivanna yang yang cantik sekali dia seakan tidak bisa mengedipkan mata nya.
Bianca pun langsung menghampiri Papa nya.
"Suster Zi cantik sekali ya Pap, sangat cantik sekali."
Samuel pun mengalihkan pandangannya dia langsung membuka pintu mobil nya, Sesilia mempersilahkan Zivanna untuk duduk bersama dengan bersama dengan Samuel di kursi depan.
"Biarkan Mama duduk di kursi belakang, kamu terlalu cantik sekali sayang."
Zivanna pun tidak bisa menolak dia pun hanya bisa menundukkan kepalanya saja.
Sesilia dan Bianca merasa sangat bahagia sekali dan Samuel diam-diam melirikan mata nya kepada Zivanna.
Di perjalanan menuju ke tempat di mobil sangat hening karena Bianca tau tidak boleh menggangu Papa nya yang sedang fokus dengan melihat kecantikan Zivanna.
Sampai akhirnya mereka pun sampai di tempat tersebut, dan mereka pun turun dari mobil nya. Zivanna merasa sangat terkejut sekali ketika melihat acara yang begitu sangat mewah sekali.
"Wahhh, bagus sekali ya sangat mewah."
Bianca memperhatikan foto Maudy Larissa yang terpampang jelas karena dia merupakan brand ambassador produk tersebut.
__ADS_1
Zivanna memegang erat tangan Bianca dan begitu sangat terkejut nya Maudy ketika melihat Zivanna yang di undang oleh Lollyta.
"Kenapa Zivanna harus datang ke acara ini, dia kan bukan keluarga dari Samuel."
Sebastian mendengar perkataan Maudy Larissa.
"Siapa wanita muda cantik itu,? seperti nya dia adalah calon istri nya Samuel. Wah pintar sekali Samuel memilih wanita yang cantik."
Bukan fokus pada Bianca putri nya, Maudy malah ingin mempertemukan Zivanna dengan Dokter Richard. Apa yang akan terjadi jika mereka berdua di pertemukan.
"Bu Lollyta, apakah ibu juga mengundang Suster Zivanna juga. Padahal dia bukan keluarga dari Samuel loh."
"Memang kenapa,? tidak masalah kan karena ada Bianca. Dan kamu ibu macam apa melihat anak sendiri tapi sangat cuek sekali, malah sibuk dengan urusan orang lain."
Lollyta pun pergi meninggalkan Maudy dan Dokter Richard menghampiri Zivanna, Maudy langsung memperhatikan mereka berdua.
"Zivanna kamu sangat cantik sekali sayang."
Bianca langsung memperhatikan wajah lelaki tersebut yang menyebutkan sayang kepada Suster Zivanna.
Zivanna pun terlihat sangat panik sekali dia pun menghindari Ayah yang mau menyentuh nya.
__ADS_1
"Tidak Ayah aku mohon jangan sampai orang-orang mengetahui nya."
Zivanna pun membawa pergi Bianca dan Bianca merasa sangat terkejut sekali ketika Suster Zivanna memanggil Ayah.
"Jadi Suster Zivanna itu sebenarnya anak dari yang punya acara ini yaa, tapi Suster Zivanna menyembunyikan nya dari Papa dan Omah."
Zivanna menganggukkan kepalanya sambil matanya berkaca-kaca.
"Suster Zivanna mohon yaa jangan sampai Omah dan Papa tau yaa, biarkan mereka mengetahui jika Suster Zivanna adalah terlahir dari keluarga sederhana."
Bianca pun mengerti dia akan menjaga rahasia tersebut dan mereka pun berjalan menuju ke ke Omah dan Papa nya Bianca.
Lollyta melihat kecantikan Zivanna yang luar biasa cantik sekali.
"Seperti kamu yang lebih cocok menjadi brand ambassador produk terbaru saya kamu terlihat sangat cantik dan segar."
Maudy Larissa mendengar perkataan Lollyta dia tidak akan pernah membiarkan Zivanna merebut pekerjaan nya.
"Tenang saja saya tidak akan pernah mau mengambil pekerjaan orang lain, karena saya merasa sangat bahagia sekali bisa merawat Bianca anak yang kehilangan kasih sayang seorang ibu."
Seketika Maudy pun merasa sangat tersinggung dengan perkataan Zivanna.
__ADS_1