I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #244#


__ADS_3

Zivanna dengan penuh semangat dia keluar dari mobil nya dan ternyata di belakang nya ada mobil Sesilia.


Zivanna menunggu Sesilia turun dari mobil nya.


" Zivanna sebenarnya ada apa Tanya sangat penasaran sekali, semoga saja kabar baik yang kamu berikan."


Zivanna langsung memeluk erat tubuh Sesilia.


" Aku akan menikah dengan Pak Samuel hari Minggu."


Sesilia melepaskan pelukan erat Zivanna dia merasa tidak percaya dengan perkataan Zivanna.


" Zivanna apakah kamu tidak sedang mengantuk,? apa maksud kamu kalian berdua akan menikah di hari Minggu."


Mobil Samuel pun datang, Zivanna semakin merasa senang sekali melihat Samuel yang sudah sampai.


" Zivanna kamu sudah datang yaa."


Samuel memberikan bucket bunga dengan tulisan cinta untuk Zivanna.


Zivanna pun membaca bucket bunga tersebut.


" Terimakasih yaa, kata-kata yang sangat indah sekali."


Samuel tersenyum manis di hadapan Zivanna.


" Kedatangan ku ke sini ingin memberitahu jika hari Minggu kita berdua menikah, Ibu sedang mempersiapkan semuanya."


Samuel seketika dia langsung terdiam merasa tidak percaya dengan perkataan Zivanna.

__ADS_1


" Kita menikah hari Minggu,? apakah kamu sedang bercanda Zivanna."


Samuel seperti kebingungan dan Zivanna pun memegang tangan Samuel.


" Apakah kamu tidak mau menikah dengan ku,? pokonya hari Minggu kita harus menikah memanfaatkan di saat Felix yang sedang keluar kota agar dia tidak membuat kekacauan di hari pernikahan kita."


Samuel melirikan mata kepada Mama Sesilia.


" Akhirnya kalian berdua di persatuan, kalian berdua menikah."


Samuel pun langsung berlari ke dalam rumah nya, dia mencari Bianca.


" Bianca harus mengetahui ini semua, dia harus tahu."


Samuel berlari menuju ke kamar Bianca, dia langsung membuka kamar tersebut dan ternyata Bianca yang sedang mengerjakan tugas sekolah.


" Papa, kenapa Papa seperti terburu-buru sekali seperti ini."


" Sayang Papa punya kabar baik untuk kamu, sini dekat dengan Papa.


Bianca menyimpan pensil dia pun langsung menghampiri Papa nya.


" Ada apa Papa, kabar baik nya."


Samuel memeluk Bianca, dan dia pun berbisik di telinga Bianca.


" Sebentar lagi Papa dan Mommy Zivanna akan menikah, Mommy Zivanna akan tinggal bersama dengan kita di sini."


Bianca merasa tidak percaya dengan perkataan Papa nya, sedangkan Suster Vina dia merasa sangat senang sekali mendengar nya.

__ADS_1


Bianca melepaskan pelukan erat nya dia memandangi wajah Papa nya dengan serius.


" Papa tidak berbohong kan,? aku sedih loh Pap jika Papa berbohong."


Ekpresi wajah Bianca cemberut dan mata nya yang berkaca-kaca.


" Tidak sayang, Papa tidak berbohong. Mommy Zivanna akan menikah dengan Papa, dan kita akan menjadi keluarga."


Bianca langsung berlari menghampiri Zivanna, ketika mendengar suara nya.


" Mommy Zivanna."


Zivanna langsung memeluk Bianca.


" Aku sangat senang sekali Mommy, aku tidak mau jika ini adalah sebuah mimpi."


Zivanna menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


" Tidak sayang, ini bukan mimpi yaa. Ini adalah sebuah kenyataan, Mommy dan Papa akan menikah di hari Minggu."


Suster Vina langsung menghampiri Zivanna


" Zivanna aku senang sekali mendengar nya, dan waktu nya ternyata tinggal tiga hari lagi."


Zivanna tersenyum manis kepada Suster Vina.


" Akhirnya aku mempunyai Mommy, aku tidak sendirian lagi. Aku sangat bahagia sekali, aku bisa merasakan kasih sayang orang tua yang lengkap."


Samuel tidak kuasa menahan air mata nya ketika mendengar perkataan Bianca.

__ADS_1


" Iya sayang, Bianca akan mempunyai keluarga yang lengkap ada Mommy dan Papa."


Samuel keluar dari kamar Bianca dia tidak mau Bianca melihat dirinya menangis.


__ADS_2