
Maudy meninggalkan Bianca, tatapan mata Bianca begitu sangat tajam memperhatikan Mama nya yang sibuk dengan handphone nya.
" Bianca, apakah kamu sedang bersama dengan Mama dan Nenek?. Sayang sekali, Kakek ada tugas bekerja di luar kota."
Bianca tersenyum manis kepada Nenek nya.
" Aku sedang sekali bisa bersama dengan kalian semuanya."
Larissa merasa sangat senang sekali mendengarnya.
" Nenek, kapan yaa Mama membawa adik ke rumah ini. Kasihan sekali adik, dia pasti sangat merindukan Mama."
Larissa pun seketika langsung terdiam dia belum mencari tahu alamat rumah Felix.
" Jangan sampai adik lelaki ku seperti aku yaa, dia harus mendapatkan perhatian dari Mama."
Larrisa merasa sangat terharu sekali mendengar perkataan Bianca.
" Iya sayang, Maafkan Mama kamu yang dulu yaa sayang."
Larissa memegang tangan Bianca.
" Aku sedih tapi aku harus tetap tersenyum, karena aku sekarang sudah menjadi Kakak. Aku harus baik dengan adik ku, aku harus menjadi Kakak yang baik."
__ADS_1
Bianca menghabiskan makan siang dengan Nenek nya, di tempat yang lain Lollyta begitu sangat merindukan Zivilia.
" Ingin rasanya aku bertemu dengan Zivilia, aku sangat merindukan nya."
Lollyta keluar dari kantor nya, dia berjalan menuju ke mobil nya tapi Lollyta bertemu dengan Felix.
Felix menghampiri Lollyta.
" Tante, aku bisa bicara sebentar saja dengan Tante."
Lollyta melihat jam di tangan nya.
" Kamu ingin membicarakan tentang siapa,?"
" Tante, tolong bantu aku. Aku tidak mau menikah dengan Maudy, dia wanita despresi bagaimana dengan kehidupan ku nanti nya."
Felix meminta bantuan Lollyta karena dia tahu apa yang sudah di lakukan Maudy kepada Zivanna.
" Bukan kah sekarang Maudy sedang berada di Rumah Sakit Jiwa,? kamu tidak mungkin menikah dengan nya sekarang lebih baik kamu urusi saja anak mu dengan Maudy."
Lollyta memperhatikan wajah Felix yang seperti tidak mau bertanggung jawab.
" Kamu tidak mau menikah dengan Maudy,? Tapi kamu ingin menikah dengan Irene?. Karena Irene yang lebih cantik dan masih muda, sudah Tante tebak apa yang kamu inginkan."
__ADS_1
Lollyta membuka pintu mobil nya dia masuk ke dalam dan mengabaikan Felix.
Felix seketika langsung terdiam, dia merasa gagal untuk meminta bantuan Lollyta.
" Ya, aku tidak mungkin menikah dengan wanita yang sudah bersama dengan dua lelaki."
Felix pun langsung pergi dia merasa rencana nya gagal, Felix berencana ingin bertemu dengan Maudy kembali.
Felix ingin membuat Maudy semakin despresi sehingga tidak akan pernah sembuh, agar dirinya bisa terbebas dari Maudy.
Felix masuk ke dalam mobil nya untuk bertemu dengan Maudy.
Felix mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi, pikiran Felix sudah sangat kacau sekali.
" Jika perlu akan ku berikan racun saja, aku sudah terlalu bosan dengan masalah ini."
Felix dengan segala perkataan nya yang sudah dia simpan, dia ingin Maudy tidak sembuh.
Sesampainya Felix di rumah sakit, dia hanya di kejutkan jika Maudy yang sudah tidak ada di dalam rumah sakit.
Maudy yang di bawa pulang oleh orang tua nya, Felix mencoba untuk meminta alamat rumah orang tua Maudy.
Dengan pintar Felix yang bercerita palsu ke depan suster yang akhirnya luluh dan memberikan informasi tentang alamat Maudy.
__ADS_1
Setelah mendapatkan alamat rumah Maudy, Felix tersenyum manis dia akhirnya bisa membuat Maudy semakin tidak pernah bisa membuat normal seperti dulu lagi.