
Samuel keluar dari kamar Bianca dan Sesilia mengikuti nya karena melihat Samuel yang menangis
Ternyata Samuel masuk ke dalam kamar nya, Sesilia membuka pintu kamar Samuel dan dia pun masuk.
" Apakah kamu menangis bahagia,?
Samuel terdiam ketika mendengar pertanyaan Mama nya.
" Kamu menangis bukan karena pernikahan ini,? kamu yang melepaskan pernikahan mu yang sebelumnya dengan Maudy."
Sesilia merasa hawatir jika Samuel yang masih mempunyai perasaan terhadap Maudy.
" Aku menangis di saat aku mendengar perkataan Bianca, akhirnya dia bisa mendapatkan kasih sayang Mommy dan Papa nya. Sejak bayi Bianca yang tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu, sekarang dia begitu sangat senang sekali ketika Zivanna yang dia ingin menjadi Mommy nya."
Sesilia menepuk pundak Samuel.
" Kamu harus bisa banyak belajar dari kegagalan kamu yaa, apalagi Zivanna yang lebih muda dari kamu dia masih harus banyak belajar. Kamu yang harus sabar Samuel, buat Zivanna menjadi lebih baik lagi."
Samuel pun menganggukkan kepalanya dia merasa apa di katakan oleh Mama nya itu memang benar adanya nya.
" Kamu mencoba untuk bisa menjadi yang terbaik untuk Zivanna."
Samuel melihat tanggal di handphone.
" Tiga hari lagi, bukan waktu yang sebentar."
__ADS_1
Sesilia tersenyum dia merasa senang akhirnya Samuel mendapatkan wanita yang tepat untuk nya.
" Yasudah sekarang kamu ganti baju mu, kita makan malam bersama."
Sesilia keluar dari kamar Samuel dia menghampiri Zivanna yang sedang asik mengobrol dengan Bianca.
" Zivanna apakah besok adalah waktu untuk memilih baju,? untuk mengukur baju pengantin karena harus sesuai dengan kalian berdua."
Zivanna pun seketika dia langsung terdiam, Zivanna yang tidak memikirkan hal tersebut.
" Seperti nya iya, aku tidak paham karena Ibu yang mengurus semuanya."
Zivilia pun merasa mengeluarkan handphone nya dia mencoba untuk menghubungi Ibunya untuk bertanya.
* Hallo Bu*
* Untuk pakaian nya bagaimana yaa buuu*
* Besok kamu dan Samuel pergi ke butik langganan Ibu yaa, sekitar jam 8 pagi yaa*
* Baiklah Ibu*
* Yasudah ibu masih sibuk yaa sayang*
* Terimakasih ibu*
__ADS_1
Lollyta mengakhiri panggilan telephone nya, dia benar-benar merasa sesak nafas nya, ketika Zivanna yang dengan mudahnya ingin menikah secepatnya.
" Yasudah Zivanna, kamu menginap saja yaa di sini tidur dengan Bianca. Supaya besok kamu bisa langsung pergi dengan Samuel, kalian berdua tidak akan telat ke butik."
Bianca tersenyum lebar dia merasa sangat senang sekali ketika mendengar Mommy Zivanna yang akan menginap.
" Aku senang bisa tidur bersama dengan Mommy Zivanna, dan nanti akan setiap malam."
Sesilia pun langsung mengajak Bianca dan Zivanna keluar dari kamar nya.
Bianca memegang erat tangan Zivanna, di saat mereka berdua mau makan.
Samuel me perhatian nya dia pun tersenyum.
" Kalian berdua itu seperti mau menyebrang jalan yaa, pegangan terus yaa."
Bianca seperti tidak peduli dengan perkataan Papa nya, dia terus saja memegang tangan Zivanna.
" Samuel, Zivanna akan menginap di rumah kita karena besok kalian berdua harus pergi ke Butik untuk memilih baju dan juga ukuran nya."
Samuel menggabungkan kepala nya, dia kelihatan sangat senang sekali.
" Mommy Zivanna tidur bersama dengan aku yaa Pap, aku sangat senang sekali akhirnya bisa tidur lagi bersama Mommy Zivanna."
Bianca begitu sangat bermanfaat sekali.
__ADS_1
" Yasudah sekarang makan yang banyak ya sayang."
Bianca begitu sangat lahap sekali dia ketika dia di suapi oleh Mommy Zivanna.