I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 20.


__ADS_3

Bianca terus saja memperhatikan Zivilia yang sering terdiam ketika sudah membaca pesan.


"Suster Zi, aku sudah belajar nya dan sekarang kita tunggu Omah dan Papa pulang yaa."


Zivanna pun mengikuti apa yang di inginkan oleh Bianca dia menyimpan handphone nya karena dia merasa ingin sedikit tenang.


Mereka berdua pun berpegang tangan dan teringat keakraban mereka berdua yang begitu sangat tulus bukan di buat-buat.


Zivanna dan Bianca pun memilih untuk duduk di ruang tamu sambil menyalakan televisi, dan ternyata ada iklan produk Shampo yang di bintangi oleh Maudy Larissa.


Zivanna begitu sangat terkejut sekali ketika iklan tersebut sudah ada di televisi.


"Suster Zivanna lihat Tante cantik itu, ternyata dia artis yaa. Kita pernah bertemu dengan dia di Restoran malam itu."


Zivanna langsung mematikan televisi tersebut dan mengajak Bianca untuk menuggu kedatangan Omah dan Papa nya di depan pintu masuk.


"Kita tunggu di sini saja yaa, jangan sambil nonton tv tidak seru."


Mereka berdua pun duduk sambil bercanda dan menunggu kedatangan Omah dan Papa nya. Setelah menunggu beberapa jam akhirnya Samuel dan Sesilia pun datang.


"Ehhh cucu Omah yang cantik nungguin Omah sama Papa yaa sayang, ayo kita masuk ke dalam."

__ADS_1


Zivanna pun ikut masuk ke dalam juga dan ternyata sudah di sediakan makanan untuk mereka.


"Oh iya Papa, Suster Zivanna besok mau minta ijin untuk bertemu dengan Ibu nya. Besok itu kan hari minggu yaa, Papa dan Omah libur."


Zivanna menundukkan kepalanya dia takut sekali tidak di berikan ijin oleh Samuel.


"Apakah ibu mu sedang Sakit,?"


Zivilia menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak, Ibu saya sehat seperti ada sesuatu yang penting yang ingin dia katakan kepada saya Pak."


Sesilia pun merasa kasihan dengan Zivanna.


Jika sampai di antar oleh supir pribadi, akan ketahuan jika dia adalah anak dari keluarga yang berkecukupan.


"Tidak usah Bu Sesilia, saya pakai taksi saja."


Zivanna pun langsung meninggalkan tempat tersebut karena mereka yang akan menikmati makan bersama.


"Papa, besok hari minggu kita akan pergi ke mana besok Papa."

__ADS_1


Samuel yang sebelumnya berjanji jika dia akan membawa Bianca jalan-jalan setiap hari minggu.


"Itu kejutan yaa sayang, Besok kita akan pergi bersama dengan Omah juga yaa. Dan Omah akan menceritakan sesuatu dengan kamu."


Samuel ingin segera memberitahukan kepada Bianca dia tidak mau menunggu lama lagi.


"Baiklah Papa pasti sebuah cerita kejutan untuk aku yaa Papa."


Samuel hanya bisa tersenyum dan Sesilia mencium kening Bianca, mereka berdua tidak mau kehilangan Bianca.


Zivanna yang masuk ke dalam kamar Bianca dia merasa sangat panik sekali, apa yang sebenarnya terjadi dengan keluarga ini.


"Bagaimana jika sebenarnya keluar ini adalah keluarga pembunuh yaa, ahhhhhh kenapa aku jadi seperti ini yaa."


Zivanna mencoba untuk menenangkan pikiran nya dia mengambil handphone untuk mendengarkan musi.


Dan tanpa sepengetahuan Zivanna, Bianca masuk ke dalam kamar di melihat Zivanna yang seperti sedang menikmati sebuah lagu.


Bianca pun masuk ke dalam toilet sendiri dia mencuci tangan, kaki dan tidak lupa untuk sikat gigi.


Setelah selesai Bianca pun langsung menepuk-nepuk pundak Zivanna dan membuat Zivanna seketika dia merasa terkejut sekali.

__ADS_1


"Ayo kita tidur Suster Zivanna."


Suster Zivanna pun langsung mematikan lampu kamar nya dan mereka berdua pun langsung tertidur pulas.


__ADS_2