
Sesilia tersenyum puas ketika melihat Maudy yang begitu sangat emosional sekali mendengar Zivanna yang akan menjadi ibu sambung untuk Bianca.
"Seharusnya Mama tidak perlu mengatakan hal yang tidak benar kepada Maudy, bagaimana jika Zivanna mengetahui nya dan kenyataan nya dia yang sudah di jodohkan oleh orang tua nya."
Samuel merasa terganggu dengan perkataan Mama nya.
"Kamu lihat ekspresi wajah nya Maudy, ketika dia mengetahui kamu akan bersama dengan Zivanna dia cemburu padahal dia sudah menikah dan memiliki suami."
Sesilia menghampiri Samuel dengan sangat dekat.
"Maudy masih mencintai mu, wanita egois itu seperti ingin memiliki banyak suami. Dan Mama tidak akan pernah membiarkan kamu kembali ke pelukan Maudy, ingat apa yang sudah dia lakukan terhadap Bianca."
Sesilia pun langsung pergi dari ruangan Samuel dia yang masih memiliki banyak pekerjaan.
"Apa mungkin Maudy masih mempunyai perasaan terhadap ku, tidak mungkin akan pernah terjadi."
Samuel mencoba untuk fokus kembali dengan pekerjaan dia melupakan apa yang sudah terjadi dengan nya.
Maudy merasa sangat kecewa sekali dia masih emosional, Maudy diam di dalam mobil nya.
__ADS_1
"Zivanna dia benar-benar wanita liar, sudah mencoba mendekati Dokter Richard sekarang dia berkesempatan untuk bisa bersama dengan Samuel. Aku tidak akan pernah membiarkan dia menikah dengan Samuel, Samuel harus bisa benci kepada nya. Dia harus mengganti Zivanna dengan Suster yang lain nya."
Maudy pun langsung menjalankan mobil nya dengan emosional. Dia mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali dia seakan sudah tidak memperdulikan keselamatan nya.
***
Dokter Richard di saat dia sibuk bekerja, dia masih bisa mengingat istrinya.
"Pulang dari Rumah Sakit, aku ingin membelikan sesuatu untuk Lollyta."
Dokter Richard berencana untuk membelikan cincin berlian untuk istri itu, dia merasa semakin hari dia semakin mencintai istrinya.
Dokter Richard seperti berniat untuk menjodohkan Zivanna dengan lelaki yang sesuai dengan keinginan.
"Akan aku bicarakan dengan Lollyta ketika nanti di rumah, seperti dia akan setuju sekali jika Zivanna menikah muda. Karena melihat Zivanna yang begitu sangat sabar mengurus anak perempuan itu."
Dokter Richard mengeluarkan handphone nya, dia mengirimkan pesan kepada pegawai kepercayaan nya.
*Tolong belikan cincin berlian yang indah untuk istri ku, dan kiriman ke kantor nya besok siang. Aku ingin memberikan kejutan kecil kepada nya, uang akan aku transfer kan sekarang*
__ADS_1
*Baiklah Dokter Richard, saya akan membelikan cincin berlian yang cantik dan terbaik khusus untuk Ibu Lollyta*
*Terimakasih banyak Shiren*
*Sama-sama Dokter Richard*
Dokter Richard menyimpan handphone dan dia mengingat seorang teman baik Zivanna di saat masih kecil.
"Siapa yaa nama nya aku lupa, dan bagaimana sekarang dia sedang berada di mana."
Dokter Richard terus saja mengingat nama anak lelaki teman baik Zivanna.
"Ahhh Felix Felio, dia sangat tampan sekali."
Dokter Richard berniat untuk mencari tahu informasi tentang Felix Felio.
"Lebih baik aku main ke rumah nya bersama dengan Lollyta, sambil membicarakan tentang niat ku ini."
Dokter Richard merasa jika Felix dia yang terbaik untuk Zivanna.
__ADS_1