
Samuel melihat foto Zivanna yang di upload oleh Lollyta.
"Apakah benar ini Zivanna, dia sangat cantik sekali."
Samuel menghampiri Bianca yang memilih untuk diam di dalam kamar nya.
"Bianca sayang ada yang ingin Papa beritahu kepada kamu, ini sangat kejutan sekali."
Bianca hanya diam saja dia merasa perkataan Ayah nya tidak menarik. Samuel pun langsung memberikan handphone nya kepada Bianca, dan Bianca pun memperhatikan foto tersebut dengan sangat serius.
"Itu adalah Suster Zivanna sayang, Suster Zivanna sekarang menjadi seorang model. Tapi mungkin hanya dua hari saja karena setelah itu Suster Zivanna kembali ke rumah kita."
Bianca merasa tidak percaya dia melihat Suster Zivanna yang sangat cantik sekali.
"Cantik sekali Suster Zivanna, aku ingin sekali dia menjadi Mommy baru ku."
Perkataan Bianca membuat Samuel terdiam dia pun memilih untuk pergi dan membiarkan Bianca terus memandangi foto Zivanna.
Samuel pun terdiam di depan pintu kamar Bianca, dan Sesilia menghampiri nya.
"Kenapa kamu melamun seperti itu,? apakah kamu sedang mempunyai masalah?."
__ADS_1
Sesilia menarik tangan Samuel agar tidak berada di depan pintu kamar Bianca.
"Bianca sedang melihat hasil pemotretan Suster Zivanna, dan dia mengatakan jika dia ingin mempunyai Mommy baru yang cantik."
Samuel pun kelihatan sangat kebingungan sekali dengan perkataan Putri nya tersebut.
"Yasudah menikah saja dengan Suster Zivanna, dia sangat cantik terbukti di foto pemotretan itu. Dia seperti boneka Barbie, sangat cantik sekali."
Di saat Samuel mengakui kecantikan Zivanna, Dokter Richard pun juga terpesona dengan kecantikan Putri nya tersebut.
"Zivanna Lollyta, dia sangat cantik sekali seperti Lollyta. Kenapa bukan Zivanna saja yang menjadi Brand Ambassador semua produk Lollyta, aku tidak menyangka."
Dokter Richard pun langsung menghubungi Lollyta untuk membicarakan tentang Zivanna dan kebetulan rapat yang sudah selesai tapi masih ada para karyawan nya.
*Bu, Ayah sangat terpesona sekali melihat Zivanna dia sangat cantik sekali*
*Ayah sudah melihat foto model terbaru ibu, syukurlah jika Ayah bilang Zivanna cantik*
Maudy yang ada di samping Lollyta terkejut mendengar nya, dan Maudy memilih untuk pergi saja dia merasa tidak kuat melihat nya.
"Ibu Lollyta saya keluar duluan yaa."
__ADS_1
Lollyta menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan dia melanjutkan telephone nya dengan suaminya.
"Astaga berani sekali memuji kecantikan wanita simpanan nya di depan isteri sah, ini sangat membuat aku pusing kepala."
Maudy memilih untuk pulang untuk beristirahat karena hari ini dia banyak di kejutkan dengan banyak sekali perkataan yang membuat nya sesak nafas.
Lollyta pun dalam keadaan sendirian di dalam ruangan nya.
*Bu, bagaimana malam ini kita makan malam bersama dengan Zivanna*
*Untuk acara apa Ayah*
*Untuk keberhasilan nya menjadi model terbaik untuk Ibu nya, produk terbaru mu itu pasti akan laku keras*
*Baiklah Ayah ibu akan mengirimkan pesan kepada Zivanna agar bersiap untuk pergi nanti malam*
*Yasudah yaa Bu*
*Iya Ayah*
"Zivanna Lollyta Lenoel, terimakasih sudah membantu pekerjaan ibu mu ini yaa."
__ADS_1
Lollyta lebih memilih untuk tidak menghubungi Zivanna dia langsung pulang saja ke rumah dan membawa Zivanna untuk membeli pakaian dan juga pergi salon kecantikan bersama.
Lollyta keluar dari ruangan nya untuk menuju ke mobil nya dan dia pun tiba-tiba saja di hampiri oleh pegawai.