I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #266#


__ADS_3

Ketika merasa aman di dalam kamar sendirian Bianca mencari kertas putih yang di berikan oleh Mama nya.


Bianca mencoba untuk menghafal nomber tiga tersebut, agar tidak ketahuan oleh Papa nya.


Bianca pun mencoba untuk menghubungi nomer handphone Mama nya.


Maudy yang baru saja pulang dari luar dia melihat ada panggilan telephone yang masuk yang tidak ada namanya.


Maudy pun memilih untuk kembali masuk ke dalam mobil dia berpikir jika itu adalah nomber handphone Bianca.


* Hallo selamat malam*


* Hallo Mama ini aku Bianca*


* Astaga sayang, akhirnya kamu mau juga menelephone nomber handphone Mama*


* Iya Mama, aku merasa sangat kesal sekali Papa lebih perhatian kepada Mommy Zivanna*


* Kasihan sekali anak Mama, menang nya bagaimana sikap Papa kepada Mommy Zivanna*


* Papa sudah tidak mau lagi tidur dengan ku, Papa lebih suka tidur bersama dengan Mommy Zivanna aku tidak di ajak*


* Yasudah sayang kamu ketuk saja pintu kamar Papa dan jangan pernah biarkan mereka berdua bersama*


* Baiklah Mama aku akan mengikuti apa yang Mama katakan*

__ADS_1


* Iya sayang Bianca anak yang pintar sekali*


* Kalau begitu sudah dulu yaa Mama, aku mau bersiap-siap untuk tidur*


* Iya sayang, besok jangan lupa yaa telephone Mama lagi yaa sayang*


* Baiklah Mama*


Bianca mengakhiri panggilan telephone dia pergi ke kamar mandi dulu.


Maudy tersenyum puas ketika dia menyuruh Bianca untuk mengacaukan hari-hari Zivanna dan Samuel.


" Mereka berdua tidak akan bisa menikmati waktu bersama di rumah, hal tersebut pasti akan membuat Zivanna merasa kesal dan memilih untuk mengakhiri pernikahan nya. Hmmmm ini sangat menarik sekali, aku sangat menyukai nya."


Maudy turun dari mobil nya dia kelihatan sangat senang sekali dia merasa jika hari adalah hari yang sangat menyenangkan untuk dirinya.


Samuel pun langsung mengunci pintu kamar nya dan bersiap untuk bercinta dengan istri nya.


Selesai memakai rangkaian skincare malam, Samuel pun langsung memeluk erat tubuh Zivanna.


Hari-hari pengantin baru yang masih sangat di rindukan oleh mereka berdua membuat Samuel begitu sangat agresif sekali dengan Zivanna.


Zivanna pun membalikkan badannya dia memilih untuk memeluk erat tubuh suaminya dari depan.


"Kenapa aku selalu saja merindukan kebersamaan ini yaa, aku yang sangat mencintai mu."

__ADS_1


Samuel mencium leher Zivanna dan membuat Zivanna merasa sangat terangsang sekarang.


Samuel tidak mau menunggu lama lagi dia pun langsung mengendong Zivanna ke atas tempat tidur di saat Samuel mulai membuka baju Zivanna tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu depan sangat keras sekali membuat Zivanna langsung membereskan kembali pakaian nya.


" Papa buka pintu nyaaa, aku ingin tidur bersama dengan Papa."


Mendengar suara Bianca, Samuel pun langsung membuka pintu kamar nya.


Dan Bianca pun langsung memeluk Samuel dengan membawa boneka kesayangan nya.


" Papa aku takut sekali tidur sendirian, malam ini aku ingin tidur bersama Papa yaa."


Samuel menatap wajah Zivanna, tapi Zivanna lebih memilih untuk menarik selimut nya dan membalikkan badannya.


" Iya sayang ayo kita tidur bersama."


Bianca melihat Mommy Zivanna yang tidur membelakangi nya dia pun langsung berpikir jika Mommy Zivanna yang memang tidak suka dengan kehadiran nya.


Tapi Bianca merasa sangat senang sekali ketika dia berhasil untuk bisa memisahkan Mommy Zivanna dengan Papa nya.


Bianca tidur di tengah dan Samuel pun memeluk erat tubuh Bianca sehingga membuat nya sangat nyaman sekali.


Zivanna hanya menahan rasa kesabaran nya di saat dia yang sudah sangat menginginkan nya dia harus bisa menahan keinginan nya itu.


Melihat Bianca yang sudah tertidur pulas, Samuel pun mencoba untuk membangunkan Zivanna karena dia pun merasa jika keinginan yang belum selesai membuat nya merasa pusing.

__ADS_1


Tapi Zivanna hanya bisa terdiam saja dan berpura-pura sudah tidur.


Zivanna merasa sangat malas sekali untuk mengulang nya dari awal lebih baik dia tidur saja.


__ADS_2