I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (139)


__ADS_3

Zivanna akhirnya pulang ke rumah nya bersama dengan Lollyta, di perjalanan Zivanna memikirkan bagaimana dengan Bianca sekarang.


" Zivanna kamu baik-baik saja kan,? kenapa kamu diam seperti sedang memikirkan sesuatu."


Zivanna menghelakan nafas panjang nya.


" Aku memikirkan Bianca, bagaimana dia di sana yaa. Aku saja merasa kehilangan bagaimana dengan Bianca, aku merasa sangat sedih sekali buuu. Bianca sudah seperti anak kandung ku sendiri, tapi aku yakin jika suatu saat nanti Maudy akan datang ke sana untuk bisa menggantikan posisi ku karena dia yang masih mencintai mantan suami nya."


Lollyta melihat jika Zivanna memiliki perasaan terhadap Samuel.


" Zivanna apakah kamu mempunyai perasaan terhadap Samuel Mahendra,? kamu cinta kepada nya?."


Zivanna melihat Ibunya yang seperti sangat serius sekali bertanya kepada nya.


" Ya, aku mempunyai perasaan terhadap Pak Samuel dari awal aku bertemu dengan nya. Sebelum aku bertemu dengan Bianca, aku sudah menyukai Papa nya."


Lollyta pun langsung tersenyum ketika dia mendengar perkataan Zivanna, pantaslah Zivanna begitu sangat membenci Maudy karena mereka berdua yang sedang bersaing untuk mendapatkan Samuel Mahendra.


" Zivanna, apa yang membuat kamu bisa mempunyai perasaan terhadap lelaki yang sudah mempunyai anak. Seragam kamu sendiri belum merasakan kehidupan berumah tangga, dan bagaimana nanti jika kamu menikah dengan Samuel dan mempunyai anak. Kamu harus bisa bersikap adil, sedangkan kamu belum tau bagaimana rasanya bahagia ketika kita baru mempunyai anak pertama."


Lollyta tidak ingin Zivanna menjadi ibu yang pilih kasih terhadap anak nya dan anak sambung nya.


" Aku belum memikirkan sejauh itu Bu, yang sekarang aku ingin kan bisa bersama dengan Bianca dan juga bisa menjadi Ibu yang sebenarnya untuk Bianca."


Lollyta merasa jika Zivanna yang belum berpikir dewasa untuk hubungan yang serius.


" Zivanna menikah dengan seorang lelaki yang sudah pernah berumah tangga bahkan sudah mempunyai anak itu berbeda dengan lelaki yang singel, jika kamu menikah dengan lelaki yang singel sama seperti mu. Maka kehidupan rumah tangga itu di mulai dengan belajar dan mencoba untuk saling melengkapi tapi mungkin juga jika kamu menikah dengan Samuel dia tidak mau mengulangi masa lalu nya."

__ADS_1


Zivanna dan Lollyta akhirnya sampai di depan rumah nya dan di sambut oleh Ayah nya.


Zivanna tersenyum manis ketika dirinya bertemu dengan Ayah nya.


" Suggar Daddy ku hahahaha."


Lollyta menggelengkan kepalanya sedangkan Dokter Richard merasa kebingungan.


" Apa maksud nya, kenapa Zivanna sampai mengatakan hal tersebut kepada Ayah nya sendiri."


Lollyta dengan terpaksa menjelaskan kepada suaminya, sambil berjalan menuju ke meja makan.


" Sebenarnya aku merasa malas untuk membahas tentang ini, tapi yang menginginkan untuk melanjutkan drama Zivanna sebelum wanita simpanan seperti yang di sangka oleh Maudy. Tapi sekarang masalahnya semakin panjang, Maudy memberikan foto-foto kalian berdua kepada Samuel dan Sesilia sehingga membuat Zivanna keluar dari rumah itu dan meninggalkan Zivanna."


Dokter Richard pun hanya tersenyum saja.


Zivanna menginginkan hal tersebut dia benar-benar ingin mempermalukan Maudy.


" Aku sekarang sedang menunggu di saat Maudy menyebarkan foto-foto kebersamaan kita berdua Ayah, itu akan membuat satu Rumah Sakit Permata tersenyum mendengar pemberitaan ini."


Lollyta sudah tidak bisa berkata-kata lagi karena dia sekarang mengetahui, Zivanna melakukan ini semua karena mereka sedang bersaing cinta untuk mendapatkan Samuel Mahendra.


" Sudah jangan banyak bicara sekarang lebih baik kita makan yaa."


Zivanna kelihatan sangat lapar sekali.


" Aku belum makan dari pagi dan aku sangat kelaparan sekali, hmmmm akhirnya aku bisa makan seperti ini."

__ADS_1


Zivanna menikmati momen tersebut.


" Zivanna memang nya kamu di sana tidak pernah makan,? kenapa kamu sampai berkata seperti itu."


Lollyta mulai menghawatirkan Zivanna selama menjadi Suster di sana.


" Makanan dia sangat sehat dan bergizi seimbang, aku di suruh makan satu meja dengan mereka. Tapi aku tidak mungkin bisa makan dengan lahap sekali, aku malu Buu. Jadi di saat aku makan yaa, seperti seorang princess padahal sebenarnya aku masih sangat lapar sekali."


Lollyta merasa kasihan dengan Zivanna.


" Lalu bagaimana dengan sekarang, apakah kamu akan kembali ke rumah itu. Sedangkan kamu itu di usir loh Zivanna, kamu tetap ingin berada di rumah itu."


Lollyta mulai merasa tidak nyaman jika Zivanna yang menjadi Suster kembali untuk Bianca.


Di saat Lollyta sedang berbicara dengan Zivanna tiba-tiba saja Dokter Richard pergi karena ada panggilan telephone masuk.


" Bu, ibu kan tahu. Kalau aku sayang dengan Pak Samuel, kalau tidak berada di sana bagaimana aku bisa menikah dengan Pak Samuel."


Lollyta langsung terdesak ketika dirinya mendengar perkataan Zivanna.


Zivanna pun langsung memberikan minuman kepada Ibunya.


" Zivanna kamu sudah memikirkan pernikahan,? sedangkan kamu juga tidak tahu apakah Samuel menyukai mu atau tidak. Lebih baik kamu menuggu Samuel yang mengatakan cinta kepada kamu. Jangan sampai kamu yang mengatakan cinta ya, Ibu tidak mau kamu sampai melakukan nya."


Mereka berdua tidak melanjutkan pembicaraan mereka berdua karena Dokter Richard yang kembali duduk bersama dengan mereka berdua.


Dokter Richard melihat wajah Zivanna yang cemberut, dia merasa ada pertengkaran antara mereka berdua di saat dia sedang menerima telephone.

__ADS_1


__ADS_2