
Keesokan harinya Zivanna tidak bertugas ke Rumah Sakit, dia yang akan bertemu dengan Felix.
" Sebenarnya aku merasa sangat ketakutan sekali jika sampai Felix melakukan hal-hal yang di luar batas, tapi aku merasa sangat beruntung sekali karena CEO Tampan yang akan melindungi ku. Dia tidak mungkin membiarkan calon istri nya di sentuh oleh lelaki lain, astaga ini sebenarnya sangat seram sekali."
Zivanna yang berencana untuk bisa bertemu dengan Bianca, dia pun mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah Bianca.
" Selain aku yang sangat merindukan Bianca, aku juga sangat ingin bertemu dengan Maudy. Masih kah dia tertipu dengan perkataan ku, jika aku ini adalah selingkuh Ayah ku sendiri."
Merasa sudah cantik, Zivanna pun keluar dari kamar nya dan dia melihat wanita cantik tersebut seperti membawa barang-barang nya.
" Maaf, kepada pergi dari Apartemen ini? yaa lalu bagaimana dengan kencan saya dengan Felix Felio."
Zivanna sudah mulai ketakutan sekali dia tidak mau rencana sampai gagal.
" Maaf nama kamu siapa yaa, kamu memberikan nomber handphone saja dan tidak aktif juga."
Zivanna lupa dia yang memberikan nomor handphone yang tidak pernah di pakai khusus untuk di Rumah Sakit saja.
" Nama saya Vanna, umur saya 25 tahun."
Zivanna mulai memperkenalkan indentitas dirinya, dan wanita tersebut melihat penampilan Zivanna yang sangat cantik dan menarik.
Wanita cantik itu merasa jika Felix pasti menyukai wanita ini.
" Nanti malam Tuan Felix yang akan menghubungi kamu yaa, aku merasa Tuan Felix seperti nya akan jatuh cinta kencan bersama dengan mu."
Zivanna tersipu malu-malu ketika mendengar perkataan tersebut.
" Ahhhh, bisa saja. Orang kaya tidak mungkin mau bersama dengan wanita sederhana seperti aku."
Zivanna pun langsung pergi begitu saja dan dia merasa sangat beruntung sekali jika wanita tersebut tidak mengenalinya sebagai model produk kecantikan.
" Zivanna rencana mu sebentar lagi akan menjadi kebahagiaan, kamu sekarang tinggal menunggu pesan masuk dari Felix dan kamu pun akan membongkar rahasia Felix agar bisa bersama dengan CEO tampan."
Zivanna begitu sangat bersemangat sekali dia pun langsung masuk ke dalam mobil nya, Zivanna kelihatan seperti akan mendapatkan kemenangan yang luar biasa.
Ketika Zivanna akan menyala mesin mobil nya, terdengar suara handphone nya ada panggilan telephone masuk.
__ADS_1
Zivanna langsung mengambil handphone nya dan ternyata panggilan telephone masuk dari Maudy.
" Maudy, kenapa yaa harus Maudy."
Zivanna merasa sangat tidak suka dia ingin mengabaikan nya tapi dia juga merasa sangat penasaran sekali apa yang akan di bicarakan oleh Maudy kepada nya.
* Hallo Maudy*
* Zivanna aku ingin bertemu dengan mu*.
* Tidak, aku sibuk*
* Hahaha, kau sibuk apa hah. Bukan kah Lollyta sudah tidak memperkejakan mu lagi*
* Ya, aku sudah tidak bekerja di sana. Karena sudah tidak mempunyai hubungan istimewa dengan Dokter Richard, tapi setengah dari kekayaan Dokter Richard sudah menjadi milik ku. Dan sekarang aku mencari lelaki tampan yang lain yang lebih banyak uang nya, karena aku butuh uang buku cinta*
Perkataan Zivanna membuat Maudy tidak bisa berkata-kata, Maudy tidak menyangka jika Zivanna lebih licik dari yang dia bayangkan.
* Sudah yaa, aku sibuk dan jaga baik-baik suami itu yaa. Jangan sampai dia mempunyai perasaan terhadap ku, karena aku pasti akan memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil uang-uang nya Saja*
" Astaga Zivanna dia benar-benar wanita perampok harta kekayaan suami orang, tidak aku tidak akan pernah membiarkan Sebastian bertemu dengan Zivanna. Ini sangat berbahaya sekali, Zivanna bisa membuat perusahaan Sebastian bangkrut."
Maudy membatalkan rencana untuk bertemu dengan Zivanna, bahkan dia berharap jika dia tidak akan pernah bertemu dengan Zivanna lagi.
Lollyta memperhatikan Maudy, yang selesai telephone dengan Zivanna.
" Kenapa wajah Maudy kelihatan sangat panik sekali yaa setelah menjawab panggilan telephone, apakah dia sudah di tagih hutang oleh seorang."
Lollyta yang penasaran dia pun langsung menghampiri Maudy.
" Maudy kamu baik-baik saja kan,? kenapa wajah mu sangat panik sekali seperti itu?."
Maudy mencoba untuk menenangkan perasaan dia belum mau membicarakan tentang Zivanna kepada Lollyta.
" Aku baik-baik saja, seperti nya pagi ini aku lupa meminum kopi jadi aku kurang bersemangat seperti nya."
Maudy pun pergi untuk meminta di buatkan kopi dan Lollyta terus saja memperhatikan Maudy.
__ADS_1
Lollyta merasa sangat penasaran sekali dia pun memilih untuk tetap mendekati Maudy, sampai Maudy mau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya.
" Bicarakan kepada ku, aku tidak mau sampai kamu despresi kembali."
Maudy membalikkan badannya dan dia pun mulai bercerita pelan-pelan dengan Lollyta.
" Zivanna mengancam ku, dia bilang jangan sampai Sebastian bertemu dengan nya."
Lollyta begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Maudy.
" Kamu menghubungi Zivanna,? atau Zivanna yang menghubungi mu ?."
Mereka berdua akhirnya bisa berbicara.
" Aku yang menghubungi nya, dia sudah berbicara seperti. Ahhhhhh dis sangat membahayakan sekali, aku tidak mau bertemu dengan nya lagi."
Lollyta merasa Zivanna melakukan ini semua agar membuat Maudy tidak lagi menganggu hubungan nya dengan Samuel.
" Dan Zivanna bilang sekarang dia sudah tidak lagi mempunyai hubungan dengan Dokter Richard, karena dia sudah mendapatkan setengah dari kekayaan Dokter Richard. Apakah kamu mengetahui nya,? suami mu memberikan harta kekayaan kepada selingkuh nya dan kamu hanya bisa terdiam saja?."
Maudy sampai menggelengkan kepalanya berkali-kali.
" Suamiku memberikan Rumah Sakit Permata untuk Zivanna, bukan hanya setengah nya."
Maudy di buat tidak bisa berkata-kata ketika dia mendengar dari Lollyta langsung.
" Aku tidak mengambil pusing tentang hal tersebut, yang penting aku sekarang mempunyai penghasilan juga kan."
Lollyta akhirnya memperpanjang permainan Zivanna ke dalam Maudy, dia membuat Maudy tidak bisa berkata-kata.
Lollyta masuk ke dalam ruangan dia membuka pintu sambil memperbaiki ekpresi wajah Maudy yang merasa tidak percaya dengan ucapan Lollyta.
" Tidak hanya Rumah Sakit Permata, Klinik Kecantikan dan juga Kantor ini pun akan menjadi milik Zivanna Lollyta Lenoel."
Lollyta tidak kuasa menahan rasa tawanya dia pun langsung masuk ke dalam ruangan nya, sedangkan Maudy dia masih saja memikirkan perkataan Lollyta kepada nya.
Maudy berpikir seperti nya Zivanna mengancam akan menikah dengan Dokter Richard, dan Dokter Richard akan berpisah dengan nya.
__ADS_1