I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 324


__ADS_3

Di saat Samuel bersama dengan Zivanna menikmati waktu kebersamaan di hotel, Bianca dia terus saja menangis histeris hingga akhirnya Suster Vina meminta ijin pulang sekolah duluan.


Suster Vina merasa sudah capek dengan sikap Bianca yang semakin hari semakin membuat nya pusing.


Setelah berada di dalam mobil, Suster Vina baru bisa meluapkan semua emosi nya.


" Bianca, kenapa kamu harus menangis histeris seperti itu. Ini adalah realita yang ada jika Mama pun pasti akan mempunyai bayi, sama seperti Mommy Zivanna. Kamu jangan bersikap seperti ini kepada Mommy Zivanna, karena bayi yang ada di dalam perut Mommy Zivanna adalah adik kandung mu."


Suster Vina mengambil handphone Bianca yang dia simpan di dalam mobil, Suster Vina mencari nomber handphone Maudy tapi ternyata tidak ada.


" Sebutkan nomber handphone Mama mu, Suster Vina akan menghubungi nya."


Bianca menyebutkan nomor handphone.


" Semoga saja langsung di jawab."


Maudy yang sedang berada di hotel dia melihat ada panggilan telephone masuk, tapi dia tidak mengetahui nomor siapa nya.

__ADS_1


Karena merasa penasaran Maudy pun langsung menjawab panggilan telephone tersebut.


* Hallo selamat siang dengan siapa yaa*


* Bu Maudy, saya Suster Vina sekarang sedang bersama dengan Bianca. Bianca di sekolah histeris menangis, sampai akhirnya saya meminta untuk ijin pulang*


" Kenapa Bianca bisa seperti itu, apakah Samuel yang sudah tidak peduli dengan Bianca karena Zivanna yang sedang hamil*


* Menurut saya bukan Pak Samuel yang tidak peduli, tapi Bianca yang tidak mengerti. Dan Ibu Zivanna yang selalu mengalah dengan Bianca*


* Menurut saya ibu Maudy ubah sikap Bianca seperti dulu lagi yaa. Karena Bianca yang dulu dia sangat manis dan sopan, tidak seperti sekarang dia sangat tempramental*


* Perubahan sikap Bianca karena merasa jika dia sudah tidak nyaman dengan lingkungan nya, mungkin dia sudah merasakan jika ibu tiri nya hanya ingin bersama dengan Papa nya saja*


Karena merasa kesal Suster Vina memilih untuk mengakhiri panggilan telephone dia pun tidak memberikan kesempatan kepada Bianca untuk bicara dengan Mama nya.


" Besok Mama pulang yaa, wahhhh aku sangat senang sekali. Aku tidak akan lagi sedih, aku akan selalu bahagia bersama dengan Mama."

__ADS_1


Seketika Bianca kembali tersenyum membuat Suster Vina menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Aku ingin menginap di rumah Mama Maudy, aku ingin secepatnya besok."


Bianca seakan lupa jika Sebastian tidak menerima kehadiran nya di rumah nya, karena Sebastian menginginkan Bianca bisa terus bersama dengan Zivanna.


Di perjalanan menuju rumah Bianca terus saja bercerita jika dia akan pergi ke tempat yang dia inginkan, Bianca juga ingin pergi ke sekolah dengan Mama nya.


Sesampainya di depan pintu rumah, Bianca langsung berlari keluar dari mobil nya.


Suster Vina memilih untuk mengirimkan pesan kepada Zivanna.


* Zivanna besok Bu Maudy pulang kembali ke Indonesia, dia akan mengambil Bianca. Kamu harus hati-hati yaa, aku hawatir ibu dan anak ini sedang merencanakan sesuatu yang jahat*


Membaca pesan dari Suster Vina, Zivanna hanya bisa menghela nafas panjang nya.


Dia langsung menghapus pesan tersebut sebelum terbaca oleh suaminya.

__ADS_1


__ADS_2