
Maudy membersihkan tubuh nya, dia tidak mau memakai baju tersebut ketika sampai di rumah bertemu dengan Bianca.
Maudy memilih untuk pergi ke salon kecantikan, dia ingin merubah sedikit penampilan nya.
" Aku ingin rambut di gunting sepundak, aku sudah bosan dengan rambut panjang ini."
Maudy di awali dengan gunting rambut setelah itu dia perawatan seluruh tubuh nya.
Maudy merasa dia sudah kembali seperti dulu lagi, sekarang dia tinggal menyingkirkan Irene.
" Irene, tunggu giliran mu yaa."
Maudy mencoba untuk memastikan apakah orang-orang tersebut sudah menjalankan tugas nya dengan baik.
Maudy mengirimkan pesan kepada orang tersebut.
*Bagaimana, apakah kalian sudah menjalankan perintah ku. Dudukan Felix di kursi depan, pakaikan sabuk pengaman dan dorong mobil nya ke jurang*
Maudy menunggu balasan nya dan menikmati perawatan yang sedang dia lakukan.
Maudy sampai memejamkan mata nya, tapi tiba-tiba saja handphone nya berdering kencang.
Maudy mengambil handphone nya tapi ternyata panggilan telephone dari Mama nya.
" Mama, ada apa yaa dengan Bianca."
Maudy dengan cepat dia menjawab panggilan telephone tersebut.
* Hallo Mama*
__ADS_1
* Maudy apakah kamu sedang bersama dengan Bianca*
* Aku tidak bersama dengan Bianca, aku sedang di salon kecantikan sekarang*
* Maudy, Bianca tidak ada di rumah*
* Maksud Mama Bianca hilang, atau Bianca kabur dari rumah kembali ke Samuel*
* Mama tidak tahu, Mama sekarang sedang bersama dengan anak lelaki mu. Lebih baik kamu segera pulang saja sekarang, atau kamu menghubungi Samuel*
* Bagaimana mungkin aku menghubungi Samuel, bukan kah Samuel mengetahui jika aku ini masih despresi*
* Yasudah cepat pulang, temani bayi lelaki mu*
* Baiklah Mam, aku pulang sekarang*
Maudy dengan terpaksa tidak melanjutkan perawatan nya, dia langsung pergi ke rumah.
Maudy masuk ke dalam mobil nya dia mengendarai mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Maudy tidak mau Bianca sampai hilang, di saat dia sudah bisa bersama dengan anak lelaki nya.
" Aku ingin berkumpul bersama anak-anak ku, Bianca jangan membuat Mama hawatir."
Maudy akhirnya sampai dia pun langsung berlari masuk ke dalam rumah, Maudy melihat Mama nya yang mencoba untuk menenangkan anak lelaki nya.
" Berikan kepada ku Mam, lebih baik Mama telephone saja Suster Vina. Nomber handphone ada di handphone ku, Mama tidak perlu datang ke sana."
Larrisa mengikuti keinginan Maudy, dia mengambil handphone Maudy dan mencari nomber handphone Suster Vina.
__ADS_1
Larrisa pun langsung menghubungi nya, Suster Vina yang sedang mengobrol dengan Zivanna dia melihat ada panggilan telephone masuk.
" Ada panggilan telephone masuk tapi tidak ada nama nya, siapa yaa."
Suster Vina merasa ragu untuk menjawab panggilan telephone tersebut.
" Jawab saja, siapa tau penting."
Suster Vina menjawab panggilan telephone tersebut.
* Hallo siapa yaa*
* Saya Larissa, Nenek nya Bianca*
* Oh Ibu Larissa, ada apa yaa*
* Apakah Bianca ada di rumah,? Bianca sudah pulang ke rumah*
* Bianca tidak ada di rumah, bukan kah besok dia akan kembali ke rumah*
* Benarkah Bianca tidak pulang*
* Tidak mungkin Bianca pulang sendirian, dia tidak pernah menggunakan kendaraan umum*
* Bianca tidak ada di sini, lalu kemana Bianca*
* Maksud apa yaa Bianca hilang,? Kenapa Bianca hilang apa yang kalian katakan kepada Bianca sehingga dia sampai kabur dari rumah*
* Saya memperlakukan Bianca dengan baik, karena Bianca cucu pertama saya*
__ADS_1
* Lalu kenapa Bianca hilang, saya tidak mau tau yaa pokoknya kembali Bianca secepatnya dalam keadaan sehat dan selamat*
Suster Vina mengakhiri panggilan telephone dia kelihatan sangat emosional sekali.