I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #276#


__ADS_3

Keesokan harinya Zivanna begitu sangat bersemangat sekali untuk pergi ke kantor nya, ketika Zivanna memilih untuk menjadi seorang model dan meninggalkan kembang tugas nya menjadi seorang Suster.


Zivanna sudah duduk di tempat makan sendirian, Sesilia melihat Zivanna yang sangat cantik sekali pagi ini.


" Kamu sangat cantik sekali Nak, Mama sangat kagum dengan mu."


Zivanna tersipu malu ketika mendapatkan pujian dari Mama mertua nya.


" Terimakasih banyak Mama atas pujiannya."


Tidak lama kemudian datang Samuel bersama dengan Bianca.


Samuel tersenyum melihat kecantikan istri nya.


" Astaga istriku, kamu sangat cantik sekali pagi ini."


Bianca merasa tidak senang ketika Papa nya memuji Mommy Zivanna.


Tatapan mata Bianca begitu sangat jutek sekali kepada Mommy Zivanna.


" Istri yang cantik karena di berikan modal oleh suami untuk membeli kebutuhan nya, terimakasih suamiku sangat baik sekali."


Sesilia merasa sangat senang sekali ketika melihat Zivanna dan Samuel begitu sangat harmonis sekali.


" Kamu menang sangat cantik Zivanna, jika tidak cantik tidak mungkin kamu menjadi istri ku."

__ADS_1


Bianca pun langsung tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Papa nya.


" Mama Maudy juga kan istri Papa dulu, itu tandanya Mama Maudy juga cantik yaa Pap."


Zivanna tersenyum ketika mendengar perkataan Bianca yang memulai memancing suasana di pagi hari.


" Jelas sekali Mama Maudy itu sangat cantik sekali, karena kecantikannya dia juga lebih memilih bersama dengan Papa Sebastian ya kan Papa Sam."


Zivanna tidak selalu di pojokan oleh Bianca, karena menurut Zivanna. Bianca sudah seperti Maudy yang harus di lawan, namun beda nya dengan Bianca harus secara perlahan.


" Iya bener sekali Mama Maudy sangat cantik dia sampai meninggalkan kamu dan Papa demi lelaki lain."


Bianca seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan dari Mommy Zivanna dan Papa Samuel.


" Mama dan Mas Sam, aku berangkat sekarang yaa. Karena hari ini adalah peresapan Brand Ambassador terbaru, setelah untuk sebelum nya mengundurkan diri aku pergi dulu yaa."


Zivanna bersalaman dengan Mama Sesilia dan juga suaminya.


" Zivanna kamu hati-hati yaa, apakah kamu di antarkan oleh supir pribadi?."


Zivanna menggelengkan kepalanya sambil tersenyum manis kepada suaminya.


" Tidak perlu supir pribadi, aku membawa mobil pribadi ku dari rumah aku tidak mau menjadi bahan pembicaraan antara anak dengan Mama nya."


Zivanna pun langsung memilih untuk pergi dia sudah merasa hilang rasa sayang nya kepada Bianca.

__ADS_1


Bianca pun langsung menangis ketika mendengar perkataan Zivanna kepada nya.


" Mommy Zivanna jahat dia membicarakan aku."


Suster Vina langsung memberikan tissue kepada Bianca dan mencoba untuk menenangkan perasaan Bianca.


" Bianca sayang, bisakah kamu jangan banyak bicara dengan Mama Maudy?. Suster Vina merasa curiga jika Bianca mempunyai nomor handphone Mama Maudy."


Mendengar perkataan Suster Vina, Samuel langsung mengambil handphone Bianca.


Tapi beruntung nya Bianca yang lebih memilih untuk menghafal dan tersebut dari pada menyimpan nya.


Samuel tidak menemukan nomber handphone Maudy.


" Tidak ada nomber handphone Maudy di dalam kontak handphone Bianca."


Samuel menyimpan kembali handphone Bianca.


" Aku ingin pergi sekolah sekarang, Papa sekarang jahat sekali Kep ku."


Bianca kelihatan sangat marah sekali kepada Papa nya, Bianca pun langsung berjalan keluar dia tidak berpamitan dengan Papa dan Omah nya.


" Sikap Bianca sekarang sama seperti Maudy, memang buah itu tidak pernah jatuh jauh dari pohonnya."


Sesilia pun memilih untuk pergi juga dan Samuel masih tetap duduk diam dia memikirkan Bianca dan Zivanna yang berubah menjadi musuh.

__ADS_1


__ADS_2