I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (89)


__ADS_3

Keesokan harinya Bianca terbangun dari tidurnya dan dia begitu sangat terkejut sekali beredar di kamar yang sangat luas dan mewah sekali.


"Aku sekarang di mana yaa, semalam kan aku bersama dengan Tante Lollyta."


Bianca merasa sangat lapar sekali karena dia yang dari siang belum makan apapun.


Bianca turun dari tempat tidur nya dia berjalan menuju ke jendela kamar dan membuka gorden jendela tersebut.


Bianca melihat pemandangan yang sangat indah sekali dan dia merasa jika rumah ini lebih besar dari rumah nya.


"Apakah ini adalah rumah nya Suster Zivanna yaa,? jika iya sangat mewah sekali rumah nya."


Zivanna masuk ke dalam kamar nya dan dia melihat Bianca yang sudah terbangun dari tidurnya.


"Bianca kamu sudah bangun sayaaaaang, ayo mandi yuu. Seperti nya kamu tidak masuk ke sekolah dulu yaa, kamu menenangkan dulu diri kamu di rumah ini."

__ADS_1


Bianca pun langsung mandi dan Zivanna menyiapkan pakaian untuk Bianca, Zivanna pagi-pagi sudah pergi mencari baju untuk Bianca.


Setelah mandi Bianca pakai baju dan dia pun langsung keluar dari kamar untuk sarapan pagi.


Bianca memegang perut nya dia kelihatan sangat kelaparan sekali, beruntung nya Lollyta sudah menyiapkan makanan


"Ayo Nak, makan yang banyak yaa karena kamu dari siang belum makan yaa."


Bianca dengan lahap dia memakan makanan tersebut dan datang lah Dokter Richard, dia tersenyum kepada Bianca tapi Bianca kelihatan sangat ketakutan sekali dia memilih untuk menundukkan kepalanya tidak berani menatap wajah Dokter Richard.


Lollyta pun fokus pada Bianca dia merasa sangat kasihan sekali melihat Bianca yang kurang kasih sayang orang tua nya.


"Kasihan sekali Bianca kurang kasih sayang orang tua, Omah dan Papa nya hanya fokus pada pekerjaan nya. Beruntung sekali kamu Zivanna bisa berada bersama dengan Bianca dia memang butuh sosok ibu di samping nya, walaupun kamu hanya sekedar Suster saja untuk nya."


Zivanna pun langsung mencium kening Bianca terlihat sangat jelas jika Zivanna begitu sangat sayang sekali dengan Bianca.

__ADS_1


"Bianca bukan kah kamu bilang jika kamu ingin menjadi seorang Dokter sama seperti Ayah nya Suster Zivanna, coba lihat ini adalah Ayah nya Suster Zivanna loh."


Bianca kelihatan tidak berani menatap wajah Dokter Richard.


"Dokter tidak jahat sayang, kenapa kamu kelihatan sangat ketakutan seperti itu."


Dokter Richard yang merupakan Dokter Specialis Anak dia pun mencoba untuk mendekatkan diri nya kepada Bianca.


Tapi Bianca tetap menolak nya dia seperti merasa tidak nyaman dengan kehadiran Dokter Richard padahal sebelumnya mereka berdua pernah bertemu di acara peresmian pruduk baru Lollyta.


"Yasudah Ayah jangan di paksakan, mungkin sekarang Bianca yang masih merasa trauma dengan apa yang sudah terjadi dengan nya."


Dokter Richard pun melihat jika Bianca memang menjadi sangat trauma dengan kejadian yang sudah dia rasakan.


"Bianca sayaaaaang, nanti Tante Lollyta akan datang ke kantor Papa Samuel dan menceritakan semuanya kepada Papa Samuel apa yang sebenarnya terjadi yaa. Sekarang Bianca main-main bersama dengan Suster Zivanna di rumah ini yaa."

__ADS_1


Lollyta memeluk Bianca sebelum dia pergi ke kantor dan Bianca pun merasakan kasih sayang yang sudah di berikan oleh Lollyta kepada nya.


__ADS_2