I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 319


__ADS_3

Zivanna mencoba untuk bangkit karena juga hanya bertanggung jawab atas pekerjaan nya, Zivanna tidak mau membuat ibu nya harus menunda pekerjaan nya.


Pagi hari yang cerah Zivanna sudah berada di depan meja makan dia kelihatan lebih segar dari sebelumnya.


" Zivanna kamu mau kemana,? ini masih pagi loh."


Zivanna tersenyum manis kepada Ibu nya.


" Aku mau bekerja karena aku di pilih ibu untuk menjadi brand ambassador produk terbaru ibu kan."


Lollyta melihat Zivanna yang tidak seperti sebelumnya nya, Zivanna kelihatan seperti tidak mempunyai masalah apapun di kehidupan nya.


" Baiklah, tapi ingat yaa jika terjadi sesuatu dengan kandungan mu. Kamu harus bicarakan dengan ibu yaa, kamu harus mementingkan kehamilan mu bukan pekerjaan mu."


Zivanna menganggukkan kepalanya.


Dokter Richard turun dari tangga dia melihat Zivanna yang sedang menikmati sarapan pagi nya.


Dokter Richard merasa sangat senang karena Zivanna yang sedang hamil dia harus tenang.


" Zivanna, bagaimana dengan kondisi kandungan mu sekarang?. Apakah masih merasa keram kembali,? Lebih baik kamu sekarang bertemu dengan Dokter Specialis Kandungan untuk melihat kondisi kehamilan mu."


Dokter Richard yang begitu sangat perhatian dengan kehamilan Zivanna karena ini adalah cucu pertama nya.


" Seperti nya tidak sekarang Ayah, nanti saja aku memberikan nya. Karena sekarang aku tidak merasakan keluhan di kehamilan ku, sudahlah Ayah jangan terlalu berlebih-lebihan."

__ADS_1


Zivanna mencoba untuk menenangkan pikiran Ayah.


" Baiklah Zivanna, kamu harus bisa menjaga kesehatan mu yaa apalagi makanan yang bergizi."


Lollyta melihat jam dia pun mengajak Zivanna untuk segera bersiap untuk pergi ke kantor.


" Zivanna makan yang banyak yaa, setelah itu kita harus segera berangkat."


Lollyta meninggalkan meja makan dia harus bersiap-siap, melihat ibu nya yang sibuk sendiri.


Zivanna pun memilih untuk membantu ibu nya.


" Ayah, aku pergi dulu yaa."


Zivanna bersalaman dengan Ayah nya.


Zivanna menghampiri ibu nya.


" Sudah kamu tidak usah membantu ibu, kamu tunggu di dalam mobil saja yaa."


Zivanna mengikuti apa yang di katakan oleh ibunya dia berjalan menuju ke mobil.


Zivanna duduk dan memikirkan suaminya.


" Sedang apa yaa suamiku di sana, dia sudah bangun belum yaa. Jujur ini sangat sakit sekali rasanya, aku yang sebenarnya ingin berada di dekat suami ku ketika aku yang sedang hamil anak pertama nya dari ku."

__ADS_1


Zivanna meneteskan air mata nya, dia yang lebih peka dan mudah sedih.


Zivanna memegang handphone nya dia berharap Samuel yang duluan menghubungi nya.


Di saat Zivanna yang sedang sedih, Lollyta datang dengan membawa buah-buah dan makanan untuk Zivanna.


" Terimakasih banyak yaa Buu."


Lollyta memperhatikan wajah Zivanna yang seperti habis menangis.


" Zivanna kamu kenapa menangis,? Apa yang membuat mu sedih."


Lollyta mendekati Zivanna.


" Ntahlah, aku tidak tahu kenapa perasaan ku ini berubah-ubah seperti ini. Tadi pagi aku merasa lebih bersemangat, tapi sekarang tiba-tiba saja aku merasa sangat sedih sekali."


Lollyta merasa ada yang di sembunyikan oleh Zivanna.


" Kamu merindukan suami mu,?"


Zivanna menatap wajah ibu nya.


" Haruskah aku seperti ini, aku harus selalu mengalah demi anak nya. Sedangkan aku sekarang pun sedang mengandung anak pertama nya dari ku, haruskah aku mengalah hanya karena aku yang sudah dewasa dan dia yang masih anak kecil."


Zivanna menangis di hadapan ibu nya.

__ADS_1


" Zivanna sebelum nya ibu tidak pernah berpikir sampai harus seperti ini, ketika sikap Bianca menjadi berubah di saat kamu yang sudah menjadi ibu sambung nya."


Lollyta merasa sangat kasihan sekali melihat Zivanna terkadang dia juga menyesal dengan pernikahan ini.


__ADS_2