
Lollyta harus bisa menutupi apa yang sebenarnya terjadi dengan Maudy, para wartawan pun langsung menghampiri Lollyta.
" Kondisi Maudy Larissa sudah membaik karena dia hanya mengambil pingsan saja. Seperti nya itu karena Maudy yang terlalu capek yaa karena aktifitas nya yang begitu sangat padat sekali sehingga Maudy tidak ada waktu untuk beristirahat."
Lollyta pun segera masuk ke dalam mobil nya walaupun sebenarnya wartawan yang terus saja banyak bertanya kepada nya.
" Semoga kamu cepat sembuh Maudy, sembuh hati dan pikiran juga."
Lollyta memilih untuk tidak kembali ke kantor dia yang ingin fokus pada acara makan malam nya dia juga lupa untuk memberitahu suaminya.
* Ayah ibu akan mengadakan acara makan malam bersama dengan keluarga Bianca, karena mereka pasti sangat merindukan Bianca dan jaga sikap dengan Zivanna*
Dokter Richard yang tidak sedang sibuk dia pun merasa membalas pesan dari istrinya.
* Acara makan malam untuk Maudy,? apakah untuk kemenangan kalian semua haha*
__ADS_1
* Astaga aku tidak sejahat itu, ini sudah aku rencanakan sebelum mengetahui Maudy masuk ke Rumah Sakit. Tapi aku baru saja melihat kondisinya, dan seperti nya dia butuh psikolog atau psikiater untuk memperbaiki mental nya*
* Yasudah berikan Bianca segera kepada keluarga nya, bukan itu yang membuat nya menjadi despresi. Karena terlalu memikirkan Bianca, dia takut masuk ke penjara*
* Baiklah jika itu keinginan Ayah. Zivanna pun malam ini juga harus pergi bersama dengan keluarga Bianca*
* Bagaimana lagi Zivanna adalah Suster nya Bianca walaupun sebenarnya Ayah masih menginginkan Bianca untuk masih bisa tinggal bersama dengan kita berdua*
*Yasudah yaa Ayah sekarang ibu mau pulang mempersiapkan untuk makan malam bersama, karena ini adalah sebuah kejutan untuk Bianca dia tidak mengetahui jika keluarga akan datang ke rumah kita*
Lollyta kelihatan sangat bersemangat sekali dia pun merasa begitu sangat senang sekali ketika Bianca berada di rumah nya.
"Begitu sangat menyenangkan sekali yaa ketika di rumah ada anak kecil nya, anak yang bisa membuat suasana rumah menjadi lebih berwarna."
Lollyta pun seketika dia membayangkan jika Zivanna yang sudah berumah tangga dan memberikan cucu kepada nya.
__ADS_1
" Aku merasa sangat tidak sabar sekali jika Zivanna yang sudah menikah dan mempunyai anak, aku akan menjadi seorang Nenek."
Di perjalanan menuju ke rumah nya, Lollyta hanya membayangkan hal tersebut sampai dia tersenyum karena halusinasi nya itu.
Lollyta pun akhirnya sampai di rumah dia langsung berjalan menuju ke tempat yang akan di jadikan lokasi makan malam tersebut.
Lollyta ingin dekorasi yang simpel tapi kelihatan sangat mewah sekali, dia juga ingin Keluarga Bianca merasa sangat nyaman menikmati makan malam.
Setelah melihat tempat untuk makan malam, Lollyta berjalan cepat menuju ke dapur dia ingin melihat makanan dan minuman yang akan di sajikan di acara tersebut.
" Aku ingin sekali mereka merasakannya kenyamanan dalam tempat dan juga makanan yang enak."
Lollyta melihat pintu kamar Zivanna yang tertutup.
" Seperti nya Zivanna mengunci pintu kamar nya, dia tidak mau acara kejutan ini gagal. Bianca pasti akan merasa sangat senang sekali karena bisa bertemu dengan keluarga nya."
__ADS_1
Lollyta kembali sibuk dengan para pegawai nya dia ingin melihat proses nya seperti apa, Lollyta tidak pernah ada perbedaan antara dirinya dengan para pegawai yang ada di rumah nya.