I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (87)


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari Bianca, Lollyta pun langsung mengajak Bianca untuk pulang ke rumah nya. Karena jika Bianca di bawa pulang ke rumah nya dia pasti akan marah kepada Omah nya, dan pasti menangis histeris kembali karena perbuatan Mama nya.


"Yasudah sekarang lebih baik Bianca pulang ke rumah Tante Lollyta bertemu dengan Suster Zivanna, besok pagi Bianca kembali pulang bersama dengan Suster Zivanna yaa."


Bianca kelihatan sangat senang sekali dia bahagia karena akhirnya Bianca bisa bertemu dengan Suster Zivanna.


"Terimakasih banyak Tante cantik, sangat baik sekali sama aku."


Lollyta pun menggenggam tangan Bianca dan mereka berdua pun keluar dari kantor.


"Kantor nya besar sekali yaa."


Bianca memperhatikan kantor nya dia pun merasa sangat terpesona sekali melihat nya.


"Iya sayang ini kantor pusat nya dan tidak jauh sedikit dari sini adalah proses produksi kosmetik nya nya."


Bianca pun masuk ke dalam mobil dan Lollyta langsung menyalakan mesin mobil nya.


"Bianca kamu pasti sangat lapar sekali ya sayang, nanti kita makan di rumah saja yaa. Karena kalau kita makan di luar itu nantinya kemalaman sayaang."

__ADS_1


Bianca menganggukkan kepalanya dia mengikuti apa yang di katakan Lollyta.


Karena merasa lelah Bianca pun sampai ketiduran di mobil dan Lollyta pun tersenyum.


"Maudy dia benar-benar sangat keterlaluan sekali, bagaimana jika Bianca tidak sepintar ini. Anak masih TK sudah berani naik taksi malam-malam yang tidak tahu alamat dia hanya mengatakan kantor Lollyta Kosmetik."


Lollyta pun akhirnya sampai di depan rumah nya, dia pun ingin mengirimkan pesan kepada Maudy.


*Maudy kenapa kamu tidak datang di hari pemotretan mu tadi siang, dan apakah kamu mengetahui jika Bianca hilang*


Lollyta sengaja mengirimkan pesan tersebut kepada Maudy agar dia merasa semakin bersalah.


"Bagaimana yaa aku bangunkan atau tidak yaa, karena tidur nya sangat pulas sekali tapi dia belum makan dari siang kasihan."


Lollyta turun dari mobil dan meminta satpam untuk mengendong Bianca ke dalam.


"Kamu bawa yaa ke kamar Zivanna."


Zivanna dan Dokter Richard yang sedang makan malam merasa sangat terkejut sekali ketika melihat satpam mengendong anak kecil.

__ADS_1


Zivanna pun langsung berlari menghampiri satpam tersebut.


"Bianca, kenapa Ibu bisa membawa Bianca ke rumah kita?."


Lollyta menyuruh satpam tersebut untuk langsung membawa Bianca ke kamar Zivanna.


"Ibu akan menjelaskan nya di meja makan."


Dokter Richard pun memberikan minum untuk istri nya agar bisa menjelaskan dengan tenang.


"Bianca datang sekitar jam 8 malam dia menggunakan taksi, dia menangis histeris di hadapan Ibu dan dia bilang Mama nya datang ke sekolah nya dan membuat Bianca berlari dan mengumpat di sekitar sekolah nya."


Zivanna mengakhiri makan malam nya dia langsung berlari menuju ke kamar nya.


"Astaga itu sangat berbahaya sekali, Maudy seharusnya dia tidak selalu memaksakan untuk ingin bisa bersama dengan Bianca. Beruntung sekali Bianca dia berani dan sangat pintar, dia bisa sampai di kantor kamu."


Lollyta pun sampai menghelakan nafas panjang nya.


"Bianca diantar oleh Omah nya, pertanyaan nya sudah tahu Maudy itu sedang mengincar Bianca. Lalu di mana Omah nya di saat jam pulang sekolah, seperti memang tidak ada yang peduli selain Zivanna."

__ADS_1


Lollyta kelihatan sangat emosional sekali melihat keluarga Samuel terhadap perlindungan Bianca.


__ADS_2