
Lollyta masih merasa bingung dan tidak percaya dengan perkataan Zivanna.
" Apakah benar Zivanna akan menikah, bukankah Ayah nya lebih suka dengan Felix dari pada Samuel. Lalu ini maksudnya bagaimana yaa, aku masih merasa tidak percaya dengan perkataan Zivanna."
Lollyta mengirimkan pesan kepada suaminya, dia ingin memastikan perkataan Zivanna.
* Ayah, apa maksud dari Zivanna yang menelephone ibu. Dia berkata akan menikah dengan Samuel tiga hari lagi, apakah ini benar-benar terjadi atau hanya keinginan Zivanna yang sudah tidak tahu harus bagaimana lagi*
Dokter Richard tersenyum ketika dia membaca pesan dari istrinya.
" Zivanna lihatlah, Ibu sampai mengirimkan pesan kepada Ayah. Dia yang tidak percaya dengan perkataan mu di telephone, seperti sekarang Ibu sedang kebingungan di kantor."
Zivanna mengambil handphone Ayah nya dan dia pun langsung membaca pesan dari ibunya dengan tersenyum.
Zivanna pun langsung membalas pesan tersebut.
* Ibu, aku beneran loh ingin menikah di hari Minggu dan Ayah juga sudah menyetujui nya*
__ADS_1
Zivanna pun memberikan kembali handphone tersebut kepada Ayah nya.
" Zivanna, kamu menentukan sendiri tentang pernikahan ini apakah Samuel sudah mengetahui nya?."
Zivanna menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
" Dia belum mengetahui nya, ini akan menjadi kejutan untuk nya."
Dokter Richard tidak mengerti dengan apa yang di pikirkan oleh Zivanna, dia hanya berharap Zivanna bisa bahagia bersama dengan Samuel.
" Nanti sore aku akan datang ke rumah nya, dan aku akan memberitahu kan nya. Aku sangat tidak sabar sekali melihat ekpresi wajah Bianca, dia pasti akan sangat senang sekali mendengar nya."
Zivanna pun memilih untuk pergi dari ruangan Ayah nya.
" Seperti aku tidak akan masuk kerja, dan seperti nya aku langsung di pecat. Yasudahlah biarkan saja aku kan akan menjadi seorang ibu rumah tangga, jadi tidak masalah."
Zivanna memikirkan indah nya menjadi seorang ibu rumah tangga padahal dia tidak bagaimana rasanya menjadi ibu rumah tangga yang sebenarnya.
__ADS_1
Dokter Richard menutup rapat pintu ruangan nya, dia memikirkan Felix .
" Aku tidak menyangka jika pergaulan Felix yang sangat bebas sekali, dia sampai melakukan hal bisa mengancam kehidupan nya juga dengan banyak bermain dengan wanita-wanita malam."
Dokter Richard sekarang benar-benar mendukung keinginan Zivanna, dia berharap pilihan Zivanna ini benar dan bisa membahagiakan Zivanna.
Di tempat yang lain Lollyta di buat sibuk sendiri, dia pun mulai menyusun persiapan untuk pernikahan Zivanna dan Samuel.
Lollyta menginginkan yang terbaik untuk Zivanna, dia mulai menyewa gedung dan lain-lain nya.
Lollyta merasa kesal karena Zivanna yang seperti menganggap mudah semuanya ini, tapi Lollyta juga merasa sangat senang sekali akhirnya Zivanna bisa bersama dengan lelaki yang dia cinta.
" Pernikahan Zivanna akan menjadi berakhir nya drama Zivanna dan Maudy, sudah cukup Maudy di permainkan oleh Zivanna tapi dia pasti akan kaget sekali ketika mengetahui ini semua."
Lollyta kembali fokus pada Zivanna, dia menyerahkan pekerjaan kantor nya kepada asisten pribadi nya.
Lollyta memangil asisten pribadi nya, dia pun langsung menghampiri Lollyta.
__ADS_1
" Untuk tiga hari ke depan, aku serahkan semua nya kepada mu yaa."
Lollyta mempercayai pekerjaan nya tersebut dan asisten pribadi nya pun menyanggupinya semua pekerjaan itu.