I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #292#


__ADS_3

Zivanna sampai tempat lokasi pemotretan, dia pun membuka bekal yang di berikan oleh Suster Vina untuk nya.


" Dia membawa aku makanan yang sehat, terimakasih banyak Suster Vina."


Lollyta berlari menghampiri Zivanna.


" Zivanna, bukan kah suami kamu mengatakan jika kamu tadi pagi mual dan muntah."


Lollyta memegang tubuh Zivanna yang tidak demam.


" Iya aku sempat mual dan muntah tapi aku kembali sehat Bu."


Lollyta melihat Zivanna yang makan dalam porsi yang sangat banyak tidak seperti biasanya.


" Zivanna apakah kamu meminum obat penambah nafsu makan,? Kamu lahap sekali loh makan nya sayang."


Lollyta duduk di samping Zivanna.


" Tidak Bu, nafsu makan aku yang lumayan meningkat mungkin karena efek samping aku yang terlalu memikirkan sikap Bianca kepada ku jadi aku melampiaskan ke makanan saja."


Zivanna menghabiskan bekal yang di buatkan Suster Vina.


" Hmmm, drama kehidupan datang kembali di saat Bianca sudah memaksa untuk tinggal bersama Mama nya tapi dia tiba-tiba saja menagis dan meminta pulang dalam keadaan menangis."

__ADS_1


Lollyta melihat Zivanna yang seperti sudah tidak peka terhadap Bianca.


" Mungkin Bincang dia ingin bersama dengan mu Zivanna, dia sekarang menyadari jika kamu lebih baik dari nya."


Zivanna menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Tidak mungkin Bu, Bianca ingin membantu untuk mempersatukan Maudy dengan Papa dan aku hanya sebagai seorang penonton saja. Sekarang rasa kasih sayang ku seketika menghilang begitu saja kepada Bianca, di saat Bianca yang lebih ingin tinggal bersama dengan Maudy. Aku berubah menjadi Mommy tiri yang jahat, dan aku sudah tidak bisa lagi baik dengan Bianca."


Zivanna meninggalkan Ibu nya karena dia harus bersiap-siap untuk pemotretan.


" Kenapa Zivanna jadi seperti ini yaa, bagaimana dengan Samuel jika mengetahui Zivanna yang jadi benci kepada Bianca."


Lollyta menghampiri Zivanna dan melihat Zivanna yang memegang perut nya.


" Apakah Zivanna sedang hamil,? Mood nya menjadi berubah-ubah seperti ini yaa."


Lollyta membiarkan Zivanna untuk bekerja tapi dia juga terus memperhatikan Zivanna.


Lollyta tidak mau Zivanna yang terlalu kecapean untuk bekerja.


" Jika memang Zivanna sekarang sedang hamil, tapi dia kelihatan sangat semangat sekali dan kuat yaa."


Lollyta terus saja mendekati Zivanna hingga akhirnya Zivanna selesai pemotretan.

__ADS_1


Lollyta menarik tangan Zivanna dan mengajak nya untuk masuk ke dalam mobil nya.


" Ibu, kita mau ke mana Buu."


Lollyta tidak banyak bicara kepada Zivanna, jika dia akan membawa Zivanna ke Rumah Sakit.


" Sudahlah kamu tenang saja yaa Zivanna, ibu akan memberikan kejutan untuk kamu yaa."


Zivanna seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan Ibu nya.


Zivanna mulai merasa pusing kembali dan dia pun langsung mengambil permen yang di simpan di depan nya.


Zivanna dengan cepat mengambil permen tersebut supaya dia tidak langsung muntah.


Lollyta pun semakin yakin jika Zivanna yang sedang hamil tapi dia yang lebih memilih untuk merahasiakan nya.


Zivanna merasa kenal dengan arah jalan ini.


" Bu, kita akan pergi ke Rumah Sakit Permata yaa. Memang nya siapa yang sakit Buu,? Apa ibu kangen Ayah ingin bertemu dengan Ayah di Rumah Sakit?."


Lollyta menggelengkan kepalanya berkali-kali ketika mendengar perkataan Zivanna.


Lollyta memberhentikan mobilnya di tempat parkir dan dia pun turun bersama dengan Zivanna.

__ADS_1


__ADS_2