I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *225*


__ADS_3

Zivanna berjalan cepat menuju ke Apartemen nya, dia ingin sekali membersihkan tubuh nya.


Zivanna memandangi pintu yang bisa keluar masuk wanita cantik dan seksi, Zivanna sampai berdiri di depan pintu tersebut.


" Aku merasa sangat yakin sekali jika lelaki itu adalah Felix, sekarang lebih baik kita lihat saja jika aku tidak lagi melihat wanita cantik di Apartemen ini itu tandanya memang Felix yang menempati Apartemen ini."


Zivanna pun meninggalkan Apartemen tersebut dia masuk ke dalam Apartemen nya, Zivanna langsung pergi ke kamar mandi dengan menyalakan lilin aromaterapi.


Zivanna benar-benar merasa sangat lelah sekali dia sampai memejamkan mata nya dia saat berendam.


Di tempat yang lain Samuel yang baru saja beres dengan pekerjaan nya dia pun langsung membaca pesan masuk yang tidak ada nama nya.


" Nomber baru, apakah ini adalah nomber handphone Maudy."


Samuel membuka pesan tersebut dan membaca nya.


" Ternyata pesan masuk dari Felix, lelaki yang menginginkan Zivanna. Dia sampai mencari tahu tentang kehidupan ku, seperti nya dia sudah datang ke kantor tapi aku yang sibuk."


Samuel memandangi handphone dia yang masih di perjalanan pulang.


" Kapan aku bertemu dengan nya yaa, jika hari-hari bisa pekerjaan ku sangat memupuk sekali dan dia pun juga pasti sama."


Samuel pun membalas pesan tersebut.


* Bagaimana jika malam ini kita bertemu di Restoran Mawar dekat dengan kantor Lollyta Skincare Beauty*


Felix yang sedang di perjalanan untuk pulang pun dia langsung membalas pesan dari Samuel.


* Baiklah aku datang ke sana sekarang juga*


Samuel tersenyum ketika membaca balasan pesan dari Felix.


" Semoga dia tidak membuat aku emosional, jangan sampai aku emosi di depan banyak orang dan menjadi pemberitaan di media sosial."


Samuel harus benar-benar bisa sabar ketika dia bertemu dengan Felix.


Samuel meminta kepada supir pribadi untuk lebih mempercepat laju kendaraan nya karena Samuel merasa sudah tidak sabar dia ingin bertemu dengan Felix.

__ADS_1


Sesampainya di Restoran Mawar, Samuel turun dari mobil nya dan dia mencari Felix yang ternyata belum datang.


Samuel pun memilih kursi dan meja untuk mereka berdua begitu juga dengan minuman nya.


Sambil menunggu kedatangan Felix, Samuel mengirimkan pesan kepada Zivanna.


* Kamu pasti sudah pulang bekerja yaa, jangan lupa makan yang banyak yaa. Jangan pernah melakukan diet yaa, kesehatan kamu itu jauh lebih penting*


Zivanna yang baru selesai mandi dia lagi mengambil handphone nya yang bergetar dan ternyata itu adalah pesan dari Samuel.


Zivanna tersenyum manis ketika membaca pesan dari Samuel.


* Memang nya jika aku gendut kamu nggak masalah, nanti kamu cari wanita lain*


Membaca balasan pesan dari Zivanna, akhirnya Samuel mengetahui jika Zivanna yang bukan hanya cemburuan tetapi juga sangat overprotektif sekali dengan Samuel.


* Untuk apa mencari yang lain jika aku sekarang sedang bersama dengan wanita yang sangat cantik sekali, kamu tetap Zivanna di mata ku yaa. Aku tidak peduli dengan perubahan fisik mu, yang aku tidak inginkan kamu merubah sikap mu kepada Bianca*


* Aku tidak akan pernah mengubah sikap ku kepada Bianca, karena Bianca itu adalah anak ku dia sudah aku anggap seperti anak kandung ku sendiri*


Samuel menyimpan handphone ketika dia yang seperti melihat kedatangan Felix yang sedang berjalan untuk mencari keberadaan nya.


Samuel lebih memilih untuk berdiri dan Felix pun akhirnya melihat Samuel.


" Itu dia Samuel Mahendra, langsung saja aku pergi ke sana."


Felix bersalaman dengan Samuel, dan Samuel memperhatikan wajah Felix yang sama seperti yang di lihat ketika keluar dari Apartemen Zivanna.


" Sebelum aku seperti pernah melihat kamu yaa, di Apartemen yang dekat dengan Rumah Sakit Harapan. Malam hari di saat kamu dalam kondisi sedang mabuk, dan bersama dengan wanita cantik."


Felix begitu sangat terkejut sekali ketika Zivanna dan Samuel melihat dirinya di tempat yang sama.


Felix merasa sangat panik sekali ketika Samuel mengatakan hal tersebut di hadapan nya.


" Seperti salah orang yaa, aku tidak pernah bermain-main seperti itu yaa."


Samuel merasa sangat yakin sekali jika Felix yang dia maksud itu.

__ADS_1


" Oh mungkin di dunia memang ada manusia yang mirip yaa, tapi sepertinya tidak sampai seperti kembar yaa yang sangat mirip sekali seperti yang aku lihat."


Samuel mulai melihat Felix yang merasa sangat panik sekali dia pun memilih untuk minum agar perasaan nya jauh lebih baik.


" Baiklah, lupakan tentang itu yaa. Sekarang aku ingin mengetahui apa maksud dari kamu yang ingin bertemu dengan ku,? ini membicarakan tentang Zivanna?."


Felix menyimpan gelas minuman tersebut.


" Ya, Zivanna telah di jodohkan oleh orang tua dengan ku. Jadi bisakah kamu tidak mendekati Zivilia,? Karena menurut ku Zivanna yang terlalu muda bersama dengan mu dan kamu juga yang terlalu tua untuk Zivanna."


Samuel tertawa mendengar perkataan Felix.


" Apakah umur itu sangat berpengaruh terhadap perasaan seseorang,? jika aku yang lebih tua untuk Zivanna dan kamu yang seumuran dengan Zivanna tapi Zivanna yang tidak menyukai perasaan terhadap mu ? lalu bagaimana dengan kehamilan kalian berdua? hubungan tanpa ada nya rasa cinta dan sayang."


Felix terdiam ketika Samuel yang seperti nya sudah mengetahui jika Zivanna yang tidak mempunyai perasaan terhadap nya.


" Sekarang aku akan mundur jika Zivanna yang memilih kamu, Zivanna yang menginginkan bisa bersama dengan mu."


Samuel pun berdiri dari tempat duduk nya.


" Saya permisi dulu yaa, tolong jangan ingat selalu perkataan saya tadi yaa. Jika Zivanna yang lebih memilih kamu, maka aku akan langsung mundur dari hubungan ini."


Felix membiarkan Samuel pergi begitu saja karena dia yang merasa kartu nya di ketahui oleh Samuel.


" Kenapa dia sampai bisa mengetahui aku yang sedang bersama dengan wanita lain, beruntung sekali dia tidak mengambil foto. Ini bisa sangat bahaya sekali jika Om Richard mengetahui aku yang kondisi sedang mabuk bersama dengan wajah lain. Di depan Om Richard aku adalah lelaki baik-baik ya bahkan tidak merokok, tapi di belakang itu semua kehidupan ku yang sangat bebas sekali."


Felix sekarang lebih memikirkan jangan sampai Zivanna dan Samuel sampai membicarakannya tentang nya.


Jika mereka berdua sampai mengobrol bersama semuanya akan ketahuan.


Felix meninggalkan tempat tersebut, dia merasa pertemuan yang hanya membuang-buang waktu nya saja.


" Jika aku mengetahui akan seperti ini, sudah tidak mau aku bertemu dengan Samuel Mahendra pertemuan ini hanya untuk menjebak ku saja."


Felix yang penuh dengan rasa kecewa dia pun langsung masuk ke dalam mobil nya, Felix lebih memilih untuk pulang ke rumah nya.


Felix memilih untuk melupakan tempat-tempat hiburan malam dia harus kelihatan baik di mata keluarga Zivanna.

__ADS_1


__ADS_2