
Ketika Samuel sedang berbahagia dengan Zivanna dan Bianca, Maudy yang begitu sangat emosional sekali dia masuk ke ruangan Lollyta.
Lollyta begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Maudy yang kembali ke kantor tanpa sepengetahuan nya.
" Maudy, kamu sudah sehat yaa."
Maudy yang tidak mau banyak basa basi dia pun langsung duduk berhadapan dengan Lollyta.
" Kenapa setiap aku tidak bekerja harus di gantikan oleh Zivanna,? kenapa tidak dengan model yang profesional yang punya nama."
Pertanyaan Maudy membuat Lollyta sedikit emosi karena Lollyta melakukan ini semua Zivanna yang merupakan anak kandung nya.
" Memang nya kenapa dengan Zivanna,? walaupun dia bukan model yang profesional tapi dia cantik dan kulit nya pun putih mulus. Dan asal kamu tahu yaa, penjualan produk lebih tinggi pada saat Zivanna yang menjadi model nya."
Lollyta memberikan bukti nya dia begitu sangat emosional sekali.
" Tapi Bu Lollyta, harga diri saya seperti turun drastis jika di gantikan dengan seorang yang tidak mempunyai nama besar."
__ADS_1
Lollyta tersenyum sinis kepada Maudy.
" Harga diri mu turun drastis,? lalu bagaimana jika pada wartawan mengetahui jika aku mempunyai Brand Ambassador yang despresi sampai dua kali."
Maudy seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan an Lollyta.
" Sudahlah pergi dari ruangan ku, jika kamu masih ingin bekerjasama dengan ku maka ikutilah keinginan ku tapi jika tidak kamu bisa keluar yaa Maudy."
Lollyta benar-benar membuat Maudy terdiam, dan dia pun langsung keluar dari ruangan Lollyta.
" Bagaimana jika hal tersebut terjadi, tidak aku tidak akan pernah membiarkan ada seseorang yang membongkar rahasia ini. Tidak ada yang boleh mengetahui apa yang aku pernah rasakan, jangan sampai ada tahu jika aku pergi mengalami despresi itu akan membuat karir ku tenggelam."
" Sebenarnya dia itu sakit apa yaa, tubuh nya tidak kurus dan tidak kelihatan lemas juga setelah sakit."
Para pegawai yang lain pun ikut mengikuti memperhatikan Maudy.
Tapi Maudy mengabaikan nya dia tetap saja terdiam dan fokus pada pekerjaan nya.
__ADS_1
" Nama Zivanna melejit ketika dia mengantikan posisi ku yaa, artis dadakan yang tidak mempunyai prestasi aku sangat benci dia."
Maudy mengatakan hal tersebut di depan orang yang memilih kan baju untuk nya.
" Tapi dia sangat cantik sekali loh, dia masih muda dan sangat segar sekali."
Pegawai tersebut merasa tidak menerima perkataan Maudy terhadap Zivanna.
" Cantik itu pasti karena dia adalah wanita simpanan, dan lelaki simpan nya pun bukan orang biasa."
Pegawai tersebut merasa tidak suka dengan cara bicara Maudy, dia memilih untuk langsung pergi saja setelah memilihkan pakaian untuk Maudy.
" Sebagai seorang wanita sekarang aku juga menghawatirkan jika suami ku tergoda oleh Zivanna, dia saat hubungan ku yang sedang seperti ini dan aku berharap Sebastian tidak akan bertemu dengan Zivanna. Kerena Zivanna dia bisa saja melupakan Samuel, di saat dia mengetahui ada lelaki lain yang lebih kaya raya."
Maudy semakin hari semakin membenci Zivanna dan dia benar-benar ingin membuat Zivanna malu sehingga semua orang memandangi dia rendah.
" Ahhhh, aku sangat benci dan semoga aku tidak bertemu dengan dia lagi. Aku sangat benci dan seperti ingin mengakhiri hidupnya, dia itu tidak berdosa dan masuk penjara."
__ADS_1
Maudy mempersiapkan semua nya dia ingin kelihatan sempurna dan memberikan yang terbaik untuk produk nya.