I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *177*


__ADS_3

Samuel masuk ke dalam kamar Bianca dia melihat Bianca yang sedang memeluk erat Zivanna.


" Suster Zivanna jangan pulang yaa, Suster Zivanna harus tetap di sini menginap yaa."


Zivanna pun tersenyum manis ketika mendengar perkataan Bianca.


" Tidak bisa yaa sayang, Suster Zivanna harus pulang tapi sepertinya Suster Zivanna tidak akan sibuk lagi seperti biasanya karena Mama Maudy yang sudah sembuh dia yang akan lebih sibuk dengan pekerjaan nya."


Samuel mendekati mereka berdua dan Suster Vina merasa jadi pengganggu diantara mereka, Suster Vina pun memilih untuk keluar dari kamar Bianca.


Melihat Suster Vina keluar, Bianca pun langsung berlari mengejar Suster Vina dan Bianca menutup rapat pintu kamar nya.


Samuel dan Zivanna pun akhirnya mereka berduaan dan Zivanna hanya bisa terdiam saja dia yang lebih ingin mendengarkan perkataan Samuel kepada nya.


" Suster Zivanna, aku merasa sangat bahagia sekali ketika Bianca yang merasa nyaman bersama dengan Suster Zivanna dia yang begitu merasakan kasih sayang dari seorang yang dia sayangi dengan sangat tulus."


Zivanna menundukan kepalanya dia tidak mau berbicara sepatah kata pun, dia hanya ingin mendengarkan saja.


" Aku tidak harus bagaimana sekarang, karena aku juga merasa jika tidak mudah untuk bisa mendapatkan seorang yang bisa menerima kehadiran seorang anak yang bukan anak kandung nya."


Samuel memberanikan diri untuk memegang tangan Zivanna dan membuat Zivanna langsung menatap wajah Samuel.

__ADS_1


" Aku tidak bisa berkata-kata romantis seperti yang kamu inginkan, tapi aku hanya ingin kita berdua menjalani hubungan ini dulu. Karena aku merasa jika berat untuk menjadi seorang Zivanna Lollyta Lenoel, putri tunggal dari orang yang sangat terpandang dan juga sangat suka sekali."


Mata Zivanna pun sampai berkaca-kaca ketika mendengar perkataan Samuel kepada nya.


" Aku belum pernah berpacaran sebelum nya, aku pun tidak mengerti kenapa aku sampaikan mempunyai perasaan ini. Aku mencintai seseorang pria yang sudah berumur dan membuat anak, awal pertama kali bertemu aku mungkin hanya memiliki perasaan terhadap Pak Samuel saja, tapi kenyataannya aku lebih sayang kepada Bianca."


Samuel langsung memeluk erat Zivanna dan Zivanna pun menangis di pelukan Samuel dia seperti melampiaskan semuanya.


Suster Vina dan Bianca yang mendengar tangisan Zivanna mereka berdua memilih untuk masuk ke dalam dan menghampiri Suster Zivanna.


" Papa, kenapa Suster Zivanna menangis. Apakah Papa melakukan sesuatu kepada nya,? Papa melukai Suster Zivanna."


Zivanna melepaskan pelukan erat nya dia pun langsung memeluk Bianca.


Perkataan Zivanna membuat Bianca langsung terkejut dan memeluk Zivanna dengan sangat erat sekali.


" Yee, akhirnya Suster Zivanna bisa bersama dengan Papa."


Bianca kelihatan sangat gembira sekali dan Samuel pun berdiri dari tempat duduk nya.


" Yasudah yaa, sekarang Suster Zivanna harus pulang yaa sayang."

__ADS_1


Samuel memegang tangan Zivanna di hadapan Bianca, wajah Bianca pun tiba-tiba saja langsung cemberut ketika mendengar Zivanna yang harus pergi.


" Sayang jangan sedih yaa, Bianca kan bisa main ke rumah Suster Zivanna bersama dengan Suster Vina kalau pulang sekolah yaa."


Zivanna mencoba untuk tidak membuat Bianca sedih karena nya.


" Baiklah, Suster Zivanna boleh pergi sekarang juga. Suster Zivanna hati-hati yaa, karena Suster Zivanna itu adalah calon ibu aku."


Zivanna merasa sangat gemas sekali dengan Bianca dia pun langsung mencium kening Bianca.


" Yasudah yaa Suster Zivanna pulang yaa."


Zivanna melambaikan tangan nya dan membuat Bianca pun langsung tersenyum manis kepada Suster Zivanna.


" Yeeee, aku sangat senang sekali."


Suster Vina mengambil buku cerita dia pun mengajak Bianca untuk naik ke tempat tidur nya.


" Ayo kita segera tidur yaa."


Suster Vina membacakan buku cerita tapi baru saja satu halaman Bianca yang tiba-tiba saja sudah tertidur pulas.

__ADS_1


Dan Suster Vina pun langsung mematikan lampu kamar nya ketika melihat Bianca yang sudah tertidur pulas.


__ADS_2