
Maudy akhirnya di persilahkan untuk pulang ke rumah nya tanpa sepengetahuan Sebastian, karena orang tua nya yang terus menerus meminta kepada pihak medis agar Maudy di rawat di rumah saja.
Maudy tersenyum tipis akhirnya rencana jahatnya akan segera di mulai dengan mendapatkan dukungan dari orang tuanya.
Pada saat sampai di dalam mobil, Maudy bicara dengan Mama nya.
" Aku tidak despresi tapi aku lebih takut kehilangan Sebastian, sekarang Sebastian pasti sedang bersenang-senang bersama dengan wanita muda nya. Tapi itu tidak akan bertahan lama, Sebastian akan menagis karena dia sudah membuat aku masuk ke rumah sakit jiwa."
Orang tua Maudy hanya bisa terdiam saja, karena mereka juga sangat benci sekali dengan Sebastian.
" Aku ingin Mama datang ke rumah Samuel, untuk membawa Bianca kembali kepada ku. Karena Bianca tidak akan pernah bahagia hidup bersama dengan Samuel, karena Zivanna yang sudah memiliki bayi."
Orang tua Maudy hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kepada Maudy.
" Kamu tenang saja, kita akan selalu membantu mu yaa untuk bisa mendapatkan Bianca dan membuat Sebastian menyesal perbuatan nya."
Maudy memejamkan mata nya dia merasa sangat sakit di bagian kepala nya, di perjalanan menuju ke rumah nya Maudy memilih untuk tidur.
__ADS_1
Sebastian yang sedang berada di kantor dia mendapatkan kabar dari pihak Rumah Sakit jika Maudy di bawa pulang oleh kedua orang tuanya.
Sebastian merasa sangat kecewa sekali, dan dia pun merasa Irene dalam keadaan tidak aman.
Sebastian mencoba untuk menghubungi nomer handphone Irene, Irene yang sedang bersama dengan bayi nya dia begitu sangat senang sekali ketika Sebastian menelephone nya.
* Hallo Pak Sebastian*
* Hallo Irene, kamu sekarang sedang berada di mana*
* Aku di rumah bersama dengan bayi ku, memang kenapa yaa*
* Apakah ini tandanya Maudy hanya berpura-pura despresi saja,? Karena Ingin aman dari perselingkuhan nya. Dan kembali lagi dengan mu, ahhhhh tidak semudah itu karena sekarang aku yang ingin mendapatkan mu*
* Pokoknya kamu harus hati-hati yaa jaga diri, jika ingin keluar rumah pergi bersama dengan bodyguard mu saja*
* Baiklah*
__ADS_1
* Aku kembali bekerja yaa*
Sebastian mengakhiri panggilan telephone nya.
Irene merasa sangat senang karena Sebastian yang menyimpan rasa perhatian kepada nya, Irene berharap Sebastian akan menjadi milik nya.
" Apakah aku ini masuk ke dalam golongan pelakor,? tapi lelaki aku inginkan di khianati oleh istrinya sendiri seperti aku bukan wanita seperti itu."
Irene kembali fokus pada bayi nya sedangkan Maudy dia baru saja sampai ke rumah nya, Maudy begitu sangat merindukan rumah nya yang dulu.
" Semenjak aku menikah dengan Sebastian, aku tidak pernah pulang ke rumah. Aku hanya bisa mengirimkan uang setiap bulan, sekarang aku kembali lagi ke rumah ini."
Maudy berjalan menuju ke kamar nya, dia membuka pintu kamar nya dia melihat tidak ada sedikitpun perbedaan dari kamar yang dulu.
Foto-foto kebersamaan dirinya bersama dengan Samuel.
" Samuel begitu sangat sayang sekali dengan ku, tapi kenapa aku bodoh sekali lebih memilih bersama dengan lelaki lain."
__ADS_1
Maudy mengambil salah satu foto nya, dia tersenyum sambil meneteskan air mata nya.