I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 392.


__ADS_3

Setelah menemani Maudy sampai di Rumah Sakit Jiwa, Sebastian merasa sangat sedih untuk bisa meninggalkan Maudy, dia menghampiri Maudy sambil memegang tangan nya.


" Aku akan membuat lelaki itu bertanggung jawab, Felix dia harus mengurus Christian Gunawan atau mungkin nama itu akan di ganti oleh keluarga Felix."


Maudy hanya terdiam saja dia seperti tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Sebastian.


" Aku pulang dulu yaa, kamu hati-hati yaa Maudy. Aku akan selalu datang untuk mu, kamu tidak usah hawatir."


Kepergian Sebastian membuat Maudy meneteskan air mata nya, dia seperti mengerti tetapi tidak mau menjawab apa yang di katakan oleh Sebastian.


Sebastian berharap Maudy bisa sembuh dan dia akan menjadi seorang single, Sebastian yang sebenarnya menikah dengan Maudy hanya sebatas nikah sirih saja.


Sebastian masuk ke dalam mobil nya, dia merasa getaran di handphone nya.


Sebastian mengambil handphone nya dia melihat ada pesan masuk dari Irene.


* Aku akan mengantarmu ke rumah Felix, dengan membawa bayi lelaki nya agar Felix mau bertanggung jawab*


* Apakah kita juga akan meminta pertanggung jawaban terhadap Felix juga, karena anak mu itu anak Felix juga*


* Tidak, aku tidak akan meminta pertanggung jawaban dari Felix karena aku sedang menunggu kamu untuk segera meninggalkan Maudy dan menikah dengan ku*

__ADS_1


Sebastian memilih untuk tidak membalas pesan dari Irene, dia merasa Irene selalu saja memancing dirinya agar bisa meluapkan semua perasaan hati nya kepada nya.


" Wanita cantik ini dia masih muda, tapi kenapa selalu saja membuatkan gemas. Jika aku sampai menikah dengan nya, aku sudah mendapatkan bayi lelaki."


Sebastian menyalakan mesin mobil nya dia ingin bertemu dengan Felix di kantor nya.


Irene tersenyum puas ketika dia selesai mengungkapkan perasaan hati nya kepada Sebastian.


" Aku akan mendapatkan mu, kamu menikah dengan ku. Aku akan memberikan anak yang lucu untuk mu, walaupun bayi ku belum satu tahun."


Irene sudah berhayal tinggi untuk bisa mendapatkan Sebastian.


Irene mengendong dulu bayi lelaki nya.


" Mommy pergi dulu yaa sayang, baik-baik bersama dengan Suster di rumah."


Irene mencium pipi chubby anak nya dia pun langsung pergi.


" Aku harus bisa menjaga diri, jangan sampai aku seperti Maudy."


Di sepanjang perjalanan Irene memutar musik dengan volume yang sangat kencang, Irene sambil bernyanyi-nyanyi menikmatinya indahnya kehidupan nya.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, akhirnya Irene sampai di tempat tersebut dia masuk ke dalam dan melihat banyak sekali yang memakai baju transparan.


" Cantik sekali mereka tapi sayang sekali hanya sebatas untuk menggoda saja, mereka tidak bisa menjaga harga diri nya."


Irene menikmati musik dan memesan minuman dia begitu sangat menikmati suasana di tempat tersebut.


Ketika Irene hendak memesan yang lain, dia seperti melihat orang yang dia kenal.


" Siapa yaa kenapa aku merasa sangat penasaran sekali, semua wanita cantik berkumpul di sana."


Irene menghampiri nya dan membuat para wanita memandangi Irene dengan mata yang sinis.


Dan ternyata lelaki yang sedang mereka dekati itu adalah Felix, Felix mengeluarkan uang dari dompet nya untuk membagikan kepada wanita cantik yang menghampiri nya.


Irene sampai menghelakan nafas panjang nya, dia mengambil dompet Felix secara tiba-tiba dan membuat para wanita yang ada di hadapannya merasa sangat terkejut.


Felix pun seketika dia langsung terdiam ketika melihat Irene ada di hadapannya.


" Uang mu banyak yaa, dengan mudah nya kamu memberikan kepada banyak wanita. Kamu berniat ingin menambah lagi anak yang banyak, karena belum mendapatkan anak perempuan yaa."


Irene melemparkan dompet tersebut ke depan wajah Felix, Irene begitu sangat emosional sekali melihat Felix yang tidak pernah bisa berubah.

__ADS_1


__ADS_2