I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (140)


__ADS_3

Samuel tidak bisa membuat diam Bianca, Bianca yang terus menagis ingin bertemu dengan Suster Zivanna.


" Omah jahat, ini semua adalah keinginan Omah Suster Zivanna menjadi keluar dari rumah. Kenapa tidak Omah saja yang keluar dari rumah ini, aku tidak suka Omah aku benci Omah."


Sesilia melakukan ini semua demi menyelamatkan perusahaan nya, dia juga sebenarnya tidak tega tapi kenyataannya Suster Zivanna memang bersalah.


Sedangkan Sesilia yang memilih untuk pergi ke kantor karena dia tahu, Bianca akan menangis histeris seperti ini.


" Bianca lihat Papa sayang, Suster Zivanna pasti akan kembali karena Papa yakin ini hanya kesalahpahaman saja."


Samuel mencoba untuk menghapus air mata Bianca yang terus menerus mengalir deras di wajah cantik nya.


" Sudah yaa sayang jangan menagis lagi yaa."


Bianca memeluk erat Papa nya dan mereka pun langsung berjalan menuju ke kasur.


" Sekarang lebih baik Bianca tidur yaa sayang, jangan menagis terus yaa sayaaaaang."


Samuel mencoba untuk membuat Bianca tertidur pulas, tangan nya terus saja memegang tangan Samuel hingga akhirnya mereka berdua pun tertidur pulas.


Sesilia merasa sangat risih sekali ketika berada di dalam kantor nya dan dia terus saja membayang kan bagaimana mungkin Zivanna menjadi wanita simpanan Dokter Richard.


" Apakah Lollyta belum mengetahui nya yaa, seperti nya dengan sangat terpaksa aku harus bertemu dengan Maudy. Karena sumber nya adalah Maudy, dia yang mempunyai bukit foto-foto kebersamaan ini."


Sesilia ingin mendapatkan penjelasan dari Maudy. Dia pun mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Maudy, karena Sesilia tidak tega melihat Bianca yang pasti menagis terus di dalam kamar nya.


* Maudy bisakah kita berdua bertemu sekarang juga, aku ingin kamu menjelaskan tentang Zivanna. Karena sekarang Zivanna yang sudah tidak ada di rumah, aku ingin mengetahui kebenarannya nya seperti apa karena mengeluarkan Zivanna dari rumah itu membuat Bianca sangat sedih*


Maudy yang sedang berada di dalam mobil membaca pesan masuk dari Sesilia dia merasa sangat bahagia sekali, akhirnya yang dia inginkan terjadi.

__ADS_1


* Baiklah sekarang aku sedang berada di mobil, kita berdua bisa bertemu di Restoran biasa yaa*


* Ok, aku pergi ke sana sekarang*


Maudy merasa menjadi pemenang nya, dia pun sekarang bisa bertemu dengan Sesilia yang awalnya sangat benci dengan nya.


" Sedikit demi sedikit mereka akan menerima kehadiran ku di rumah itu, aku tidak peduli jika Samuel yang biasa saja di bandingkan dengan kekayaan Sebastian. Yang penting aku bisa bersama dengan Sebastian, dan menjadi ibu untuk Bianca. Yang paling penting aku bisa tersenyum di atas penderitaan Zivanna."


Maudy pun akhirnya sampai di Restoran tersebut, dia memesan makanan dan juga minimum.


Maudy merasa jika hari sangat spesial sekali untuk nya.


Menunggu beberapa jam akhirnya Sesilia pun datang, dia yang sebenarnya masih sangat benci Maudy tapi kedatangan dia ingin mencari informasi tentang Zivanna.


Maudy pun tersenyum manis ketika melihat Sesilia datang dan menghampiri nya.


" Silahkan duduk Mama, aku sudah memesan makanan dan minuman."


" Zivanna itu sangat licik sekali bahkan Lollyta saja yang mengetahui semuanya, dia hanya bisa diam dan seperti pasrah dengan keadaan. Zivanna benar-benar membuat Lollyta menjadi takut, dia seperti mengancam Lollyta. Sebelumnya Zivanna datang ke kantor, dia langsung masuk ke dalam ruangan Lollyta dan Lollyta hanya diam saja."


Sesilia merasa tidak percaya dengan perkataan Maudy, karena dia yang mengetahui bagaimana Zivanna sehari-harinya di rumah nya.


Sesilia sudah mengenal Zivanna karena Zivanna sudah cukup lama tinggal di rumah nya.


Tapi Sesilia memilih untuk mendengarkan apa yang di katakan oleh Maudy.


" Dan yang membuat aku kaget, Zivanna sampai mengatakan hal seperti ini. Dokter Richard begitu sangat cinta kepada ku, dia lebih menyayangi ku dari pada kepala istrinya."


Maudy begitu sangat bersemangat sekali ketika mengatakan hal tersebut kepada Sesilia.

__ADS_1


" Sangat tidak mudah untuk percaya dengan semua ini, tapi sekarang kasihan sekali Bianca dia yang sangat menginginkan Suster Zivanna kembali kepada nya."


Maudy merasa gagal untuk membuat Sesilia percaya dengan nya, Maudy pun tidak punya bukti rekaman sehingga Sesilia bisa percaya kepada nya.


" Ya karena Mama yang selalu melihat Zivanna adalah seorang Suster yang baik, dia yang membuat Bianca merasa nyaman. Tapi di balik kecantikan nya dan kepolosan Zivanna ada hati yang sangat licik sekali, sekarang coba saja Mama berpikir. Zivanna itu dari keluarga miskin, tapi lihat penampilan nya dia selalu memakai baju yang mahal. Gajih nya mungkin di berikan kepada orang nya, dan untuk penampilan di biayai oleh Suggar Daddy nya."


Mendengar perkataan ini Sesilia baru menyadari nya, dia juga melihat memang penampilan Zivanna yang sangat berbeda.


" Sekarang Mama tidak usah hawatir memikirkan Bianca, ketika aku dulu sakit ada Suster yang menemani ku. Aku akan mengirimkan Suster Vina untuk datang ke rumah besok, dia sangat baik sekali dan pasti akan membuat Bianca merasa nyaman bersama dengan nya."


Sesilia sampai menghelakan nafas panjang nya, dia pun sekarang mulai percaya dengan perkataan Maudy.


Karena melihat Zivanna yang memang selalu memakai baju mahal, yang mungkin jika di beli dengan gajih nya tidak mungkin cukup membelinya.


Sesilia juga memperhatikan dari mulai baju, tas dan sepatu itu harganya sangat mahal sekali.


" Sekarang lebih baik kita kita menikmati makanan yang ada di hadapan kita, aku berharap hubungan kita berdua bisa seperti dulu kembali yaa."


Maudy secara tiba-tiba akhirnya bisa mengambil hati Sesilia yang jelas-jelas dulu sangat benci sekali dengan nya.


Maudy terus saja tersenyum kepada para Sesilia.


" Yasudah suruh saja Suster Vina besok untuk datang ke rumah, yaa walaupun Bianca belum tentu bisa menerima kehadiran Suster Vina seperti menerima Suster Zivanna tersayang."


Sesilia merasa sangat gagal sekali untuk bisa mendapatkan kebahagiaan Samuel, Sesilia yang sebenarnya ingin menjodohkan Zivanna dengan Samuel.


Walaupun sekarang dia sedang bersama dengan Maudy, belum tentu juga Sesilia mau menerima kehadiran Maudy kembali ke dalam hati Samuel.


" Mama makan yang banyak yaa, ini adalah makanan yang dulu sering kita berdua makan. Dulu Mama begitu sangat dekat sekali dengan ku, sampai sekarang pun Mama sangat baik sekali dengan ku."

__ADS_1


Maudy sengaja mengulang masa lalu agar Sesilia mau menerima kehadiran nya.


__ADS_2