I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #284#


__ADS_3

Maudy memilih untuk pergi ke sekolah Bianca, dia merasa hanya Bianca yang akan membuat nya tenang.


Suster Vina yang melihat mobil Maudy, dia pun hanya bisa terdiam saja dan seperti nya lebih membiarkan mereka berdua bertemu.


" Yasudahlah aku biarkan mereka berdua bertemu, karena dari pagi sampai di dalam mobil Bianca tidak mungkin bicara dengan ku."


Maudy menghampiri Suster Vina, dia mengeluarkan uang banyak untuk dia berikan kepada Suster Vina.


" Aku bisa memberikan uang yang banyak untuk mu, asalkan kamu mau mempertemukan aku selalu dengan Bianca."


Tanpa pikir panjang Suster Vina langsung memasukkan uang tersebut ke dalam tas nya.


Suster Vina langsung masuk ke dalam mobil nya, dia lebih memilih menunggu Bianca di dalam mobil saja.


Maudy merasa sangat terkejut sekali ketika melihat sikap Suster Vina yang tidak seperti biasanya.


" Kenapa dia menjadi berubah yaa, apakah tadi pagi telah terjadi sesuatu di rumah Samuel."


Maudy menunggu kedatangan Bianca, dia tidak sabar ingin cepat bertemu dengan Bianca.


Bianca yang awalnya tidak bersemangat akhirnya dia langsung bisa tersenyum lebar melihat kedatangan Mama nya.


Bianca pun langsung berlari menghampiri Maudy dia sangat senang sekali.

__ADS_1


" Mama, aku sangat merindukan Mama, aku ingin tinggal bersama dengan Mama saja."


Bianca memeluk erat tubuh Mama nya.


Maudy merasa sangat sedih sekali ketika mendengar perkataan Bianca.


Dulu dia yang begitu ingin bersama dengan Bianca tapi Bianca yang tidak menginginkan.


Tapi sekarang Bianca yang meminta nya.


" Yasudah yaa sayaaaaang, Mama akan menelephone Papa kamu dan mengatakan kepada Papa kamu jika kamu ingin menginap sehari saja bersama dengan Mama."


Bianca menganggukkan kepalanya dia merasa sangat senang sekali.


Samuel yang sedang di jam istirahat dia melihat ada panggilan telephone masuk dari Maudy.


Samuel pun langsung menjawab panggilan telephone dari Maudy.


* Hallo Maudy ada apa*


* Samuel, aku sekarang sedang bersama dengan Bianca. Bianca menangis seperti nya dia ingin bersama dengan ku, ijinkan Bianca tinggal bersama dengan ku satu hari saja*


* Maudy sebenarnya apa saja yang kamu katakan kepada Bianca, sehingga Bianca bisa benci Zivanna. Aku mohon Maudy, kembalikan Bianca seperti dulu lagi, karena aku sangat ingin Bianca seperti dulu lagi aku tidak mau rumah tangga ku sampai bermasalah*

__ADS_1


* Samuel aku tidak pernah mengatakan apapun kepada Bianca, semua masalah itu ada pada Zivanna. Dia ternyata tidak bisa menjadi ibu sambung yang sebenarnya, kasih sayang Zivanna itu palsu Samuel. Sekarang setelah dia menikmati dengan kamu, Zivanna bersikap seolah-olah Bianca yang salah itu sangat jahat sekali Samuel*


Bianca merebut handphone nya.


* Papa semalam aku sangat ketakutan sekali, bukan kah Pada mengetahui jika aku sangat takut petir. Aku mencoba untuk pergi ke kamar Papa, tapi aku melihat Papa yang sedang memberikan mahkota cantik untuk Mommy Zivanna*


Samuel terdiam ketika dia perkataan Bianca.


* Samuel, jika hubungan mu tidak mau di ganggu oleh Bianca. Biarkan Bianca bersama dengan ku, percuma dia tinggal bersama dengan mu pun tapi Bianca tidak bahagia. Itu karena kamu yang hanya melihat Zivanna dari kecantikan nya saja, tapi kenyataannya dia tidak mempunyai perasaan terhadap Bianca*


Karena merasa sangat emosional, Maudy pun langsung mengakhiri panggilan telephone nya.


Dan tanpa sepengetahuan mereka berdua ternyata, Suster Vina berada di belakang mereka mendengarkan perkataan mereka berdua.


" Mama pasti sangat emosional sekali yaa, yasudah Mama kita pergi saja."


Maudy tidak mau Bianca mengetahui jika dia sedang sedih.


Suster Vina mengeluarkan handphone nya untuk merekam pembicaraan mereka berdua.


" Sayang kamu jangan hawatir yaa, kita pasti akan bersama. Bianca, Mama dan Papa akan kembali dalam satu keluarga yang bahagia."


Bianca langsung terdiam ketika mendengar perkataan Mama nya.

__ADS_1


" Bukan kah Papa dan Mommy Zivanna sudah menikah,? Dan Mama juga yang suka menikah dengan Om Sebastian bagaimana mungkin Mama bisa bersama dengan Papa kembali."


Wajah Bianca yang sangat kebingungan sedangkan Maudy tersenyum manis dengan rencana jahatnya.


__ADS_2