I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 321


__ADS_3

Lollyta menghampiri Zivanna yang baru selesai live di media sosial nya, Lollyta tersenyum manis sambil memberikan bucket bunga tersebut.


" Samuel tadi datang dan memberikan bucket bunga ini untuk mu, tapi karena Samuel harus segera ke kantor dia menitipkan bucket bunga ini ke Ibu."


Zivanna mengambil nya dia kelihatan sangat senang sekali.


Tidak lama kemudian handphone Zivanna bergetar, dan ternyata ada pesan masuk dari Samuel.


* Maafkan aku yaa istri ku, aku berharap besar kamu bisa selalu bertahan hidup bersama dengan ku sampai kapanpun. Karena begitu sangat mencintaimu, aku tidak ingin kamu meninggalkan ku*


Zivanna merasa terharu membaca pesan dari suaminya, dia mencoba untuk mengatur nafas nya agar bisa menahan air mata nya.


Zivanna memilih untuk langsung pergi, dia ingin menyendiri sambil membawa handphone nya.


Lollyta membiarkan Zivanna, dia merasa Zivanna memang butuh waktu untuk sendiri.


" Semoga semuanya baik-baik saja, Zivanna kamu anak yang kuat Nak."


Lollyta kembali fokus pada pekerjaan nya, dan Zivanna masuk ke ruangan pribadi nya.


Zivanna mencoba untuk menghubungi suami nya, Zivanna ingin meluapkan semua perasaan nya secara langsung.

__ADS_1


Samuel yang ternyata masih berada di sekitar kantor Zivanna, dia melihat ada panggilan telephone masuk dari istrinya.


* Hallo Zivanna, bagaimana dengan kondisi mu sekarang*


* Aku sudah membaik, maafkan aku yang memilih untuk bekerja kembali tanpa memberitahu kamu sebelumnya. Aku tidak mau selalu mengingat kembali apa yang sudah terjadi, karena aku yang sedang hamil harus banyak berpikiran positif dan selalu bahagia*


* Zivanna, maafkan aku yaa. Sekarang bisakah kamu keluar dari kantor mu, aku sekarang sedang berada di depan gerbang*


* Kamu masih berada di depan gerbang kantor Ibu, aku pikir kamu sudah pergi ke kantor*


Zivanna mengakhiri panggilan telephone nya, dia pun segera menghampiri suaminya.


Zivanna berjalan cepat menuju ke depan gerbang dan dia melihat mobil hitam milik suaminya.


Samuel langsung membukakan pintu mobil nya, Samuel keluar dari mobil nya dia memeluk Zivanna.


" Zivanna aku sangat merindukan mu, maafkan aku yaa sayang."


Samuel melepaskan pelukan erat nya dia mencium perut Zivanna sambil mengelus nya.


" Sayang, maafkan Papa yaa."

__ADS_1


Zivanna kelihatan sangat senang sekali.


" Ayo masuk ke dalam mobil, kita pergi ke Dokter Specialis Kandungan."


Samuel ingin memastikan kondisi kandungan Zivanna, setelah kemarin selalu merasakan keram.


" Iya, ayo kita pergi ke Rumah Sakit. Semoga semuanya baik-baik saja yaa, aku pun merasa sangat takut sekali menghawatirkan kondisi bayi kita."


Samuel memegang tangan Zivanna.


" Tenang yaa, semuanya pasti akan baik-baik saja."


Samuel mencoba untuk menenangkan perasaan dan pikiran Zivanna.


" Iya, aku harus tenang yaa."


Samuel memakaikan sabuk pengaman untuk Zivanna.


Samuel menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang sangat rendah, dia ingin berlama-lama bersama istrinya.


" Setelah pulang dari Rumah Sakit, kita pesan kamar hotel yaa. Aku ingin bisa bersama dengan mu seharian, kita nonaktifkan handphone kita masing-masing agar tidak ada yang menggangu kebersamaan kita berdua."

__ADS_1


Zivanna hanya tersenyum saja dia tidak terlalu banyak berharap karena Zivanna merasa akan ada panggilan telephone masuk dari Bianca yang akan membuat semuanya tidak terjadi.


Zivanna yang sudah mengetahui sikap aali suaminya seperti apa.


__ADS_2