I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #259#


__ADS_3

Maudy merasa mendapatkan informasi besar tapi dia tidak merekam pembicaraan mereka berdua.


" Andai saja aku merekam nya, ini sangat luar biasa sekali. Seorang Felix Felio menghamili wanita dan meminta uang menggugurkan nya dengan memberikan uang 2 milyar, lalu bagaimana dengan Zivanna. Felix yang mencintai Zivanna tapi ternyata dia bukan lelaki baik-baik, aku tidak pernah menyangka nya."


Maudy memilih untuk memesan makanan dan minuman karena dia yang sangat lapar sekali.


" Besok aku akan datang ke sekolah Bianca, aku yakin Bianca pasti bisa menerima kehadiran ku."


Maudy menikmati makanan yang datang dia merasa sangat puas sekali dengan makanan yang di sediakan di Restoran tersebut.


Di saat Maudy yang sedang menikmati makanan nya, di tempat yang lain Zivanna dan Samuel sedang menikmati masa-masa indah honeymoon mereka berdua.


Samuel tersenyum manis melihat Zivanna.


" Apakah kamu bahagia menikah dengan ku,? apa yang kamu rasakan sekarang?."


Zivanna tersenyum tipis sambil memeluk Samuel.


" Aku tidak jauh-jauh dari suamiku, aku rasanya ingin memperpanjang kebersamaan kita di sini."


Zivanna melepaskan pelukan erat nya dan Samuel pun menjawab perkataan Zivanna.


" Tidak sayang, tidak bisa memperpanjang waktu karena aku yang sibuk bekerja dan kamu juga bagaimana? mau melanjutkan pekerjaan atau menjadi ibu rumah tangga."


Zivanna mulai memikirkan nya, jarak Rumah Sakit Harapan yang terlalu jauh dari rumah Samuel.


" Seperti nya, aku akan melanjutkan pekerjaan ku di Rumah Sakit Harapan sampai satu bulan. Dan setelah itu aku tidak tahu apakah aku akan menjadi Suster atau menjadi model Ibu. Karena seperti Maudy yang tidak akan kembali, dia seperti sangat malu untuk datang ke kantor ibu."


Samuel pun tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Maudy, yang membuat pemberitaan seperti itu.


Ketika Zivilia yang menginginkan sesuatu kembali tiba-tiba saja handphone Samuel berdering kencang.


Dan membuat Zivanna langsung mengindar dari Samuel.


* Hallo Bianca cantik*


* Hallo Papa, besok Papa pulang*


* Tidak sayang, besok nya lagi Papa pulang*


* Papa tidak merindukan aku yaa*


* Papa rindu kamu sayang*


* Nanti Papa pulang ke sini yaa, bukan ke rumah Mommy Zivanna kan. Papa tidak boleh menginap di sana yaa, Papa harus tinggal di rumah kita*


Zivanna merasa Bianca yang berubah menjadi overprotektif terhadap Papa nya.


Zivanna memilih untuk mandi karena setiap Bianca telephone dia tidak pernah menanyakan tentang dirinya.


Zivanna mulia merasa tidak nyaman dengan perubahan Bianca kepada nya.


Samuel memperhatikan Zivanna yang lebih memilih untuk pergi karena Samuel menyadari Bianca yang tidak pernah bertanya tentang Zivanna.

__ADS_1


* Bianca sayang, kenapa kamu tidak pernah bertanya tentang Mommy Zivanna*


* Aku marah dengan Mommy Zivanna, soalnya Mommy Zivanna yang mengambil Papa menjauh dari aku. Aku kan ingin nya kalian berdua bersama dengan aku, tinggal bersama bukan meninggalkan aku seperti ini*


* Sayang hanya dua hari saja yaa, nanti juga Papa dan Mommy pulang. Jangan seperti itu yaa sama Mommy Zivanna, Mommy Zivanna tidak membuat kita berdua berpisah*


* Baiklah Papa aku tunggu kedatangan Papa yaa*


* Iya sayang*


Zivanna yang mendengar obrolan Bianca dan Samuel, dia pun memutuskan untuk pulang besok.


" Aku lebih harus mengalah, karena ini adalah keputusan aku untuk menikah dengan lelaki yang sudah mempunyai anak."


Zivanna duduk di samping suaminya.


" Cantik sekali sayang."


Samuel mencium kening Zivanna.


" Besok kita pulang saja yaa, kasihan Bianca dia sampai merindukan Papa nya."


Samuel langsung terdiam seperti nya Zivanna yang mendengarkan pembicaraan mereka berdua.


" Zivanna kamu jangan sampai salah paham terhadap Bianca, nanti kita jelaskan kepada Bianca."


Samuel tidak mau membuat Zivanna sedih.


" Apakah Bianca akan menjadi membenci aku yaa, dia menjadi berubah sekarang dia menjadi overprotektif sekali dengan kamu."


" Aku sangat sedih yaa, aku merasa jahat sekali dengan Bianca."


Samuel memeluk Zivanna dengan sangat erat sekali.


" Zivanna, kenapa kamu mempunyai pikir seperti itu. Kenapa kamu bilang kamu jahat, kamu adalah wanita yang bisa membuat Bianca menginginkan pernikahan kita berdua. Bianca yang memilih kamu jadi Mommy yaa, sudah sekarang lebih baik kita bersikap seperti biasanya saja yaa."


Zivanna menganggukkan kepalanya dan dia pun menjauh dari Samuel, Zivanna memilih untuk membaringkan tubuhnya di atas kasur.


Samuel tidak mengerti kenapa Bianca bisa sampai berubah seperti ini, Samuel hawatir Bianca yang bertemu dengan Maudy.


Melihat Zivanna yang sedang beristirahat, Samuel mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Suster Vina.


* Suster Vina, apakah sebelum nya Bianca bertemu dengan Maudy. Kenapa sikap Bianca berubah seperti ini, Bianca seperti menjadi benci kepada Zivanna*


Suster Vina pun langsung membalas pesan dari Samuel.


* Seperti nya Bianca merasa cemburu karena kalian berdua pergi tidak mengajak dia, untuk di jelaskan pun Bianca pasti tidak akan pernah bisa mengerti*


* Jika memang seperti itu, aku meminta Suster Vina untuk bisa memberikan penjelasan positif terhadap Bianca. Karena sekarang Zivanna juga mulai merasa sedih karena Bianca yang tidak pernah menyangka Zivanna di saat di telephone*


* Baiklah Pak Samuel*


Samuel menyimpan kembali handphone dia ingin fokus dengan Zivanna, Samuel ingin menikmati masa-masa kebersamaan dengan Zivanna.

__ADS_1


Suster Vina menghampiri Bianca yang sedang sibuk mewarnai.


" Bianca sayang, jangan marah dengan Mommy Zivanna."


Bianca langsung menghentikan melukis nya, dia kelihatan sangat tidak senang sekali.


" Mommy Zivanna, mengambil Papa dari aku. Apakah ini tandanya jika Mommy Zivanna itu ibu tiri yang jahat."


Suster Vina langsung memeluk Bianca.


" Mommy Zivanna ingin lebih dekat dengan Papa Samuel, nanti juga mereka berdua pulang sayang. Kenapa sih Bianca sampai mempunyai pemikiran jika Mommy Zivanna itu jahat, padahal Bianca sebelumnya sudah tahu kan jika Mommy Zivanna itu sangat baik sekali."


Suster Vina seperti mengingatkan kembali Bianca jika Mommy Zivanna adalah wanita yang baik.


" Aku pernah membaca dongeng dan seperti itu cerita nya, di saat ada Ayah nya ibu tiri nya baik sekali tapi di saat Ayah pergi bekerja. Ibu tiri nya berubah menjadi ibu yang jahat."


Suster Vina pun akhirnya mengetahui apa yang membuat Bianca mempunyai pikiran seperti itu kepada Zivanna.


" Tidak sayang, Mommy Zivanna tidak akan seperti itu sayang. Dia akan selalu baik dengan Bianca, Mommy Zivanna tidak akan seperti yang ada di cerita dongeng."


Bianca pun akhirnya bisa merasa tenang karena Suster Vina seperti menyakinkan bahwa Mommy Zivanna itu adalah orang yang baik.


" Baiklah Suster Vina, nanti aku akan meminta maaf kepada Mommy Zivanna. Sekarang aku mau menyelesaikan dulu tugas sekolah ku yaa, aku harus menyelesaikan tugas melukis ku ini."


Suster Vina merasa sangat emosional sekali akhirnya Bianca bisa kembali seperti sebelum nya.


" Suster Vina bantu yaa sayang."


Bianca menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil tersenyum.


" Tidak usah Suster Vina, aku bisa melakukan nya sendiri. Aku sudah hebat dan pintar, aku tidak perlu bantuan Suster Vina."


Suster Vina pun langsung keluar dari kamar Bianca, dia menuju ke dapur untuk membuatkan cemilan untuk Bianca.


Suster Vina lebih memilih untuk membuat rainbow cake untuk Bianca.


" Walaupun mungkin akan sedikit memakan waktu yang lama, tapi aku ingin sekali membuat rainbow cake untuk Bianca."


Suster Vina memang sangat ahli sekali memasak dia di ajarkan oleh ibu nya yang membuka toko kue dan catering.


Suster Vina ingin Bianca bisa menikmati kue buatan nya.


Bianca selesai melukis tapi dia menunggu kedatangan Suster Vina.


Bianca pun memilih untuk menyusul Suster Vina di dapur.


" Suster Vina sedang apa yaa, seperti nya dia sangat sibuk sekali."


Bianca pun sampai di dapur dan dia melihat Suster Vina yang sedang sibuk.


" Suster Vina membuat apa, kenapa adonan kue nya warna warni cantik sekali."


Suster Vina pun memberikan salah satu adonan nya untuk Bianca.

__ADS_1


" Hari ini kita buat rainbow cake yaa sayang, kue pelangi yang sangat cantik.'


Bianca pun begitu sangat bersemangat sekali karena dia juga sangat suka memasak di dapur.


__ADS_2