I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (121)


__ADS_3

Hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari di mana Zivanna pergi bersama dengan Samuel hanya berdua.


Samuel menuggu Zivanna sambil minum Coffe.


Sesilia duduk di samping Samuel.


" Jangan sampai kamu membuat gara-gara lagi yaa, Mama tidak mau ketika kamu pulang. Tiba-tiba saja kamu bilang Zivanna ketinggalan, kamu lupa membawa Zivanna pulang."


Samuel pun langsung tertawa di hadapan Mama nya.


" Itu tidak mungkin terjadi Bu, aku tidak mau lupa membawa Zivanna pulang ke rumah."


Zivanna dan Bianca pun akhirnya keluar dari kamar nya. Dan penampilan Zivanna membuat Samuel langsung berdiri dari tempat duduk nya, dia kelihatan sangat terpesona sekali melihat Zivanna.



Sesilia pun begitu sangat terpesona sekali melihat Zivanna yang sangat cantik.


" Zivanna kamu sangat cantik sekali, sangat luar biasa sekali."


Karena tidak mau sampai salah tingkah di hadapan Zivanna, Samuel pun langsung menarik tangan Zivanna.


" Ayo kita segera pergi sekarang juga."


Bianca tersenyum ketika Papa nya mulai berani memegang tangan Suster Zivanna.

__ADS_1


" Mama dan Bianca kita berdua pergi dulu yaa, tidak akan lama kok."


Zivanna pun melambaikan tangan nya kepada Bianca.


" Hati-hati untuk kalian berdua."


Zivanna berjalan cepat menuju mobil karena Samuel yang sudah berada di dalam mobil.


" Kenapa harus cepat-cepat sekali sih, memang kita berdua mau pergi ke mana."


Tanpa sepengetahuan Zivanna, Samuel tidak akan membawa Zivanna ke klinik kecantikan. Tapi Zivanna akan di bawa ke taman bunga yang sangat indah sekali.


" Lebih cepat itu jauh lebih baik yaa, kita bisa lebih santai."


Zivanna mengikuti apa yang di katakan oleh Samuel, di perjalanan Zivanna memperhatikan sudah ada 2 klinik kecantikan yang di lewati oleh Samuel.


" Apakah aku akan di bawa ke klinik kecantikan di Singapore,? kenapa kita tidak sampai juga."


Zivanna mulai kelihatan sangat resah sekali.


" Kamu jangan takut aku tidak akan menculik kamu, sekarang lebih baik kamu tidur saja. Agar tidak terasa sudah sampai di tempat nya, ayo tidur saja."


Mendengar perkataan Samuel membuat Zivanna merasa tambah ketakutan sekali.


" Sebentar nya kita mau pergi ke mana,? sumpah aku jadi takut banget ini."

__ADS_1


Zivanna semakin tidak mau diam dia pun sampai membuka jendela mobil.


" Aku teriak yaa, jika kamu tidak menjawab pertanyaan ku."


Samuel malah semakin mempercepat laju kendaraan dan membuat Zivanna semakin ketakutan sekali.


Mata Zivanna yang sudah berkaca-kaca dia seperti sedang ingin menangis sepuasnya di hadapan Samuel.


Tapi ternyata ketika Zivanna mau berteriak tiba-tiba saja mobil yang berhenti dan mereka berdua ternyata sudah sampai di tempat tersebut.


" Aku di mana ini yaa, aku tidak akan di buang kan."


Samuel memberikan kunci mobil nya untuk di parkiran sedangkan Samuel dan Zivanna berjalan masuk ke dalam.


Zivanna pun seketika dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat indah pemandangannya di dalam.


Zivanna bisa melihat banyak nya macam-macam bunga yang belum pernah dia lihat sebelumnya.


" Apakah ini yang di namakan dengan surga bunga,? sangat indah sekali bunga yang ada di sini dan aku sangat senang sekali."


Zivanna merasa sangat terharu sekali ketika dia bisa sampai di tempat tersebut.


" Aku merasa kamu lebih suka dengan tempat seperti ini ya, dari pada klinik Elisabeth. Karena wajah kamu yang sudah cantik tidak perlu di lakukan apa-apa lagi, sekarang kamu bisa menikmati keindahan ini."


Zivanna pun menarik tangan Samuel.

__ADS_1


" Aku tidak mau sendirian, aku ingin di temani oleh kamu."


Samuel tersenyum ketika Zivanna memanggil nya dengan sebutan kamu mengingat kan dia ketika sedang berkencan dengan Maudy.


__ADS_2