I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (82)


__ADS_3

Zivanna terbangun dari tidurnya dia pun langsung video call dengan Bianca.


Bianca yang sudah bangun dia pun langsung menjawab panggilan video call dari Zivanna.


*Hallo Suster Zi, aku sangat rindu sekali*


*Hallo sayaang, besok Suster kembali yaa kamu sabar ya sayang*


*Baiklah, aku sekarang ke sekolah dengan Omah. Aku takut Mama datang dan bersikap kasar pada Omah*


*Tidak sayang, itu tidak akan pernah terjadi yaa. Mama tidak akan datang ke sekolah karena sekarang Suster Zi berkerja bersama dengan Mama*


*Jadi Mama juga seorang model seperti Suster Zi*


*Iya sayang, Mama Maudy itu model yang sangat hebat dan terkenal. Bianca harus bangga mempunyai Mama seorang yang sangat hebat sekali*


*Iya Suster Zi, tapi tetap saja aku tidak suka dengan sikap Mama*


*Yasudah ya sayang sekarang waktunya mandi karena Suster juga harus bersiap-siap untuk pemotretan yang terakhir*


*Suster Zi pasti sangat cantik sekali, aku menunggu foto-foto Suster Zi yaa*

__ADS_1


*Iya sayang*


Zivanna mengakhiri panggilan video call nya dia pun langsung bersiap-siap untuk pergi ke kantor Ibu nya.


Zivanna harus memberikan yang terbaik untuk ibu nya, selesai mandi Zivanna pun langsung sarapan pagi dan pergi ke kantor.


"Hari ini aku ingin sekali orang yang pertama kali bertemu dengan ku ada Ibu Maudy Larissa, dia pasti sudah gatal ingin mengobrol dengan ku."


Zivanna pun akhirnya sampai di kantor dan ternyata Maudy memang sudah menunggu nya.


Zivanna pun tersenyum manis kepada Maudy.


Maudy merasa sangat kesal sekali melihat wajah polos Zivanna.


"Bagaimana cara nya kamu bisa makan malam bersama dengan Suggar Daddy mu dan juga istri sah nya, itu sangat luar biasa sekali dan aku merasa kamu adalah seorang pelakor yang sangat menyakitkan sekali."


Zivanna pun semakin mendekati Maudy karena dia tidak mau sampai ada yang mendengar percakapan mereka berdua.


"Bukan kah itu adalah pemandangan yang sangat indah, di saat aku bisa bersama dengan nya dan juga bisa bisa bersama dengan istri nya. Dan istrinya begitu sangat baik sekali, bahkan Ibu Lollyta memesan baju yang sama kita seperti melakukan kencan dengan satu lelaki yang sama-sama di cintai oleh dua wanita."


Maudy menggelengkan kepalanya berkali-kali dia begitu sangat sesak sekali mendengar nya.

__ADS_1


"Kamu itu dilahirkan dari seorang wanita tapi kamu sebagai seorang wanita benar-benar tidak mempunyai perasaan, di saat kamu bermain cinta bersama dengan suami nya kamu pun bekerja di perusahaan milik istri nya."


Zivanna pun tersenyum sinis kepada Maudy.


"Aku tidak mencintai nya, aku hanya menginginkan uang nya saja. Dan mungkin saja aku akan segera mengakhiri semuanya dan mencari lelaki yang lebih banyak uang nya. Mungkin dari seorang pengusaha sukses tapi bukan termasuk Pak Samuel."


Seketika Maudy langsung merasa takut jika suami nya di goda oleh Zivanna.


"Jika sampai kamu menggoda suami ku, akan aku Jambak rambut panjang mu itu sampai botak. Dan tidak akan lagi terlihat cantik, bahkan mungkin aku akan menyiksa mu sampai tidak bernyawa. Aku tidak peduli walaupun sampai harus masuk penjara yang penting aku sudah puas."


Maudy pun langsung pergi dan Zivanna pun merasa akting berhasil.


"Lelaki itu adalah Ayah kandung sendiri, sampai kapan pun dia akan selalu mencintai ku bahkan selama nya."


Zivanna merasa sangat puas sekali mempermainkan Maudy, Zivanna merasa menang walaupun dia harus berbohong.


"Aku tidak akan memberitahu Ayah dan Ibu biarkan saja Maudy yang mengadu domba aku dan Ibu. Biarkan dia membuat cerita drama versi dirinya."


Zivanna pun langsung masuk ke dalam ruangan make up, karena dia yang memang harus bersiap-siap untuk melakukan pemotretan walaupun Ibu nya yang belum datang.


Tapi Zivanna harus tetap datang lebih awal karena dia yang masih senior.

__ADS_1


__ADS_2