
Zivanna pun langsung memakai makeup tersebut walaupun dia hanya memakai tipis saja.
"Setidaknya aku tidak kelihatan pucat dan kurang makan yaa."
Zivanna merasa sudah cukup karena untuk Makeup sesungguhnya adalah pada saat pemotretan tiba.
"Kamu sudah siap, kita turun yaa."
Zivanna merasa tidak harus mempermasalahkan ucapan karena dia memang memanggil dengan sebutan ibu.
Zivanna hanya perlu menjaga jarak kedekatan nya dengan ibunya.
Kedatangan Zivanna dan Lollyta membuat Maudy begitu sangat terkejut sekali melihat nya.
Maudy dengan wajah yang sinis dia langsung berpikir ada apa lagi sekarang, kenapa Lollyta datang bersama dengan Zivanna.
Para pegawai yang ada di toko pun terkesima dengan kecantikan wanita yang sedang bersama dengan Lollyta, mereka semua berpikir jika wanita tersebut akan menggantikan posisi Maudy untuk menjadi Brand Ambassador produk milik Lollyta.
Lollyta tersenyum sebelum dia mengatakan sebuah kejutan ini.
__ADS_1
"Semuanya selamat pagi, saya datang bersama dengan wanita muda yang sangat cantik menurut saya. Dia adalah seorang Suster, dia mengurus anak perempuan berusia 5 tahun umur nya masih 23 tahun. Saya merasa sangat tertarik dengan nya dan ingin menjadi kan dia sebagai model produk shampo terbaru kita."
Para pegawai pun memuji kecantikan Zivanna seperti boneka.
"Suster cantik sih ini namanya, seperti ibu dan anak yaa."
Para pegawai memuji kecantikan Zivanna mereka yang merasa dia Zivanna sangat pantas untuk di jadikan sebagai model.
Maudy pun memilih untuk pergi dia merasa sangat muak sekali melihat mereka berdua.
Melihat Maudy pergi membuat Lollyta tersenyum manis setidaknya dia berhasil membuat Maudy marah.
"Baiklah Zivanna sekarang kamu langsung bersiap-siap untuk melakukan pemotretan ya, tidak harus menunggu waktu yang lama."
"Baiklah Bu."
Zivanna masuk ke ruangan makeup dia pun merasa sangat gugup sekali.
"Aku merasa sangat gugup sekali karena aku yang bukan seorang model, jadi mohon bantuannya."
Zivanna tidak mau membuat para pegawai yang ada di sekitar nya menerima kekurangan nya.
__ADS_1
"Tidak harus gugup saya yakin bisa kok."
Zivanna pun hanya bisa tersenyum saja dan dia pun segera melakukan pemotretan.
Lollyta datang untuk melihat pemotretan Putri nya dan dia memperhatikan Zivanna yang tidak kaku dalam foto pemotretan pertama.
Zivanna melakukan dengan sangat sempurna sekali.
"Ternyata bukan hanya bisa menjadi Suster, Zivanna pun sangat cantik sekali menjadi seorang model. Kenapa aku yang menjadi Ibu nya tidak menyadari hal tersebut."
Lollyta begitu sangat bersemangat sekali melihat Zivanna yang dengan baik melakukan nya.
Maudy pun tidak mau kalah dia juga memperhatikan Zivanna, dia pun merasa jika penampilan Zivanna yang sangat menarik.
"Hanya sebuah keberuntungan saja, Zivanna yang masih muda dan bisa mengurus tubuh nya. Tapi lihatlah aku yang sudah mempunyai anak tubuh ku pun tidak kalah menarik dari nya, dan wajah ini pun selalu menjadi incaran produk kosmetik kecantikan."
Zivanna melihat Maudy yang memperhatikan nya.
"Seperti nya dia akan berbuat jahat kembali, aku sangat terkejut melihat wajah nya yang sangat jahat sekali. Tapi yasudahlah aku akan mencoba untuk menghadapi nya."
Setelah pemotretan selesai Lollyta pun langsung menghampiri Zivanna.
__ADS_1
"Sangat sempurna sekali hasil nya, ternyata kamu berhasil melakukan nya."
Lollyta pun langsung memeluk Zivanna dengan sangat erat sekali.