I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (56)


__ADS_3

Lollyta sedikit bergetar ketika dia mendengar percakapan mereka berdua.


"Ahhh, aku pikir mereka berdua itu adalah seorang anak dan Ayah nya tapi ternyata. Mereka berdua itu pasangan kekasih."


Lollyta sampai menghelakan nafas panjang nya dia pun seketika mengingat perkataan Maudy.


"Astaga Lollyta, apa yang ada di pikiran mu sekarang. Jangan pernah sampai berpikir seperti itu, tidak mungkin sekali suami mu menghianati cinta mu."


Lollyta mencoba untuk tetap tenang dia tidak mau berpikiran negatif hanya karena melihat hal seperti itu.


"Aku harus tenang karena hari ini aku yang akan memasak, jangan sampai masakannya menjadi Aneh hanya karena perasaan negatif ini."


Lollyta pun akhirnya sampai di rumah dia pun langsung berlari menuju ke dapur.


"Hari biarkan saya yang masak, kalian masak saja untuk makan malam kalian."


Lollyta pun mulai fokus untuk memasak dan tiba-tiba saja pegawai nya menghampiri dengan membawa bucket bunga warna-warni.


Tapi pegawai itu berhenti dia membalikkan badannya karena melihat Dokter Richard yang sudah ada, Lollyta hanya melihat dari dapur saja.


Dia melihat suaminya memegang bucket bunga tersebut.


"Tidak ada nama pengirimnya, tapi pegawai bunga tersebut mengatakan jika wanita muda yang memberikan bucket bunga tersebut."

__ADS_1


Lollyta melihat wajah suaminya yang tersenyum manis ketika mendapatkan bucket bunga tersebut.


"Seperti nya ini kiriman dari Zivanna, astaga anak itu sangat berbeda sekali sekarang."


Lollyta kembali ke dapur dia pun menyuruh pegawai untuk membawa hasil makanan ke meja makan.


Padahal makanan tersebut yang belum di berikan bumbu dan rasanya pasti sangat hambar.


Lollyta pun mencoba untuk tersenyum ketika dia melihat suaminya memegang bucket bunga tersebut.


"Seperti nya ini adalah kiriman bucket bunga dari Zivanna, karena tadi yang memberikan bunga warna-warni ini adalah seorang wanita muda yang sangat cantik. Tentu saja siap lagi jika bukan Zivanna."


Lollyta mencoba untuk tetap tersenyum manis di hadapan suaminya.


Lollyta berniat ke toilet untuk menghubungi nomer handphone Zivanna. Sedangkan Dokter Richard mencoba makanan istri nya sangat hambar sekali.


"Tidak biasanya Lollyta memasak seperti ini, dia lupa memasukkan bumbu. Apakah Lollyta sedang mempunyai masalah yaa."


Dokter Richard pun memilih untuk menunggu istri nya, dia ingin menanyakan sesuatu kepada istrinya.


Lollyta masuk ke dalam toilet dia mengunci nya dan tangan pun sedikit bergetar ketika dia ingin menelephone Zivanna.


*Hallo Zivanna*

__ADS_1


*Hallo Bu, ibu kenapa ? suara ibu kenapa bergetar seperti ini*


*Hmmmm, Ibu baik-baik saja sayaang. Ibu hanya sakit tenggorokan saja*


*Oh seperti itu yaa Buu*


*Hmmmm sayaaaaang, apakah kamu hari ini mengirimkan bucket bunga warna-warni untuk Ayah*


*Tidak Bu, aku tidak memberikan bucket bunga kepada Ayah*


Seketika nafas Lollyta terasa sangat sesak sekali mendengar nya.


*Oh begitu yaa sayang, mungkin yang memberikan bucket bunga itu pasien Ayah*


*Bu, semuanya baik-baik saja kan Bu ?*


*Semuanya baik-baik saja sayang, Ibu hanya ingin menanyakan saja karena tidak ada kartu nama pengirimnya*


*Baiklah Bu, sekarang aku mau membacakan buku cerita untuk Bianca yaa*


*Iya sayang, maafkan ibu yang menggangu waktu kamu yaa*


Lollyta mengakhiri panggilan telephone dia pun seketika langsung terdiam. Lollyta yang tidak mungkin langsung menyalakan karena dia yang tidak mempunyai bukti yang kuat.

__ADS_1


__ADS_2