
Zivanna dengan cepat dia masuk ke dalam Apartemen nya, dia pun langsung membersihkan Apartemen nya tersebut supaya kelihatan rapih dan bersih di saat Ayah nya dan Felix datang ke sana.
Zivanna tersenyum dan berharap jika apa yang sudah dia rencanakan akan berjalan dengan lancar.
" Astaga, aku akan tidur bersama dengan Felix. Aku tidak menyangka jika Felix ternyata lelaki yang suka tidur bersama dengan banyak wanita, dan beruntung nya aku mengetahui nya sehingga aku aman tidak akan tertular penyakit yang bisa saja ada dalam tubuh Felix."
Setelah beres menjadikan Apartemen nya bersih dan sangat wangi, Zivanna pun ingin membersihkan tubuh nya.
Zivanna mandi dan dia harus kelihatan cantik, Zivanna harus bisa menjaga penampilan.
" Felix, mungkin malam ini aku akan terdiam setiap apapun yang keluar dari mulut mu itu. Tapi besok nya, kamu yang akan terdiam dengan kejutan yang di berikan oleh ku."
Setelah selesai mandi Zivanna pun memakai pakaian terbaik nya, dan duduk untuk menunggu kedatangan Ayah nya.
Zivanna berharap Ayah nya yang datang duluan bukan Felix, dia juga merasa was-was jika Felix yang datang karena takut Felix melakukan sesuatu kepada nya.
Bell pun berbunyi, Zivanna melihat terlebih dahulu dari cctv Apartemen nya dan beruntung sekali yang datang itu adalah Ayah nya.
" Ayah yang datang akhirnya."
Zivanna pun langsung membuka pintu tapi ternyata Ayah nya datang bersama dengan Felix.
" Kenapa kalian berdua bisa datang secara bersamaan seperti ini yaa,? aku benar-benar merasa sangat terkejut."
Zivanna membuka pintu dan mereka berdua langsung masuk ke dalam.
" Ayah sengaja menunggu Felix, agar kita berdua bisa datang secara bersamaan. Ayah juga merasa hawatir jika sampai Felix yang datang duluan, di saat kamu yang hanya sendirian di dalam Apartemen."
Tanpa Zivanna sadari jika Ayah yang sudah mengetahui sikap asli Felix seperti apa kepada nya.
" Yasudah kalian berdua bisa langsung duduk yaa, aku akan membawa minuman segar untuk kita."
Zivanna pergi ke dapur sambil memperhatikan Felix yang seperti sibuk dengan handphone nya.
__ADS_1
Zivanna merasa jika Felix yang sedang membahas tentang kencang malam nya bersama dengan dirinya.
Zivanna tersenyum manis, dia merasa ingin bisa secepatnya bersama dengan Felix.
Zivanna akhirnya membawakan minuman dingin tersebut dan mereka pun duduk bersama di tempat yang biasa Zivanna pakai untuk menonton televisi.
" Zivanna kamu sangat cantik sekali malam ini."
Felix berani memuji kecantikan Zivanna di hadapan Ayah nya.
" Apakah aku wanita tercantik yang pernah kamu lihat,? atau aku akan wanita yang ke sekian kalinya yang kamu bilang cantik."
Zivanna menuangkan minuman tersebut dan memberikan kepada Felix, Dokter Richard memperhatikan ekpresi wajah Felix ketika Zivanna mengatakan hal tersebut kepada nya.
" Zivanna apa maksud perkataan mu itu yaa, tidak ada wanita lain yang pernah aku lihat sebelumnya kecuali kamu."
Terdengar sangat jelas sekali suara Felix yang bergetar sehingga Dokter Richard semakin yakin jika Felix ini adalah seorang pemain cinta.
" Felix, Zivanna dan kamu adalah sama-sama anak tunggal. Banyak sekali harapan yang om inginkan dari pernikahan kalian berdua, om ingin kamu yang sehat dari fisik yaa."
" Saya sehat loh om, saya sering olahraga saya juga tidak merokok."
Wajah Felix kelihatan sangat tegang sekali sehingga membuat Zivanna semakin yakin jika pembicaraan mereka sangat serius sekali.
" Ya, semoga saja kamu tidak membuat om kecewa yaa Felix. Kamu bisa memegang ucapan mu itu yaa, ingat yaa Felix permasalahan seorang lelaki yang kaya raya itu adalah seorang wanita cantik."
Felix terdiam mendengar perkataan Dokter Richard.
" Wanita yang kaya raya dia tidak membutuhkan seorang lelaki dalam kehidupan nya, tapi lelaki yang kaya raya dia harus menahan godaan banyak wanita."
Dokter Richard menepuk pundak Felix yang kelihatan sangat tegang sekali.
" Jangan membuat Om kecewa yaa, Om tidak akan pernah memberikan Zivanna pada lelaki yang salah."
__ADS_1
Zivanna tersenyum tipis mendengar perkataan Ayah nya, karena dia sangat yakin sekali jika Felix tidak akan pernah bisa bersama dengan nya.
" Aku lelaki baik-baik om, aku pasti akan membahagiakan Zivanna dengan kecukupan materi. Zivanna tidak perlu lagi bekerja di saat dia menikah dengan ku, Zivanna akan merasakan kehidupan seperti seorang Ratu."
Zivanna tertawa mendengar perkataan Felix.
" Aku pun terlahir dari keluarga yang berkecukupan Felix, dan aku pun di perlakukan seperti seorang Ratu di rumah. Sekarang yang aku inginkan dari seorang lelaki adalah kasih sayang cinta yang tulus, bukan uang dan uang yang selalu kamu bicarakan itu."
Zivanna semakin merasa sangat emosional sekali dan Dokter Richard membiarkan Zivanna untuk bisa meluapkan perasaan hati nya.
" Apakah kamu lupa dengan pekerjaan Ayah dan Ibu ku,? kenapa kamu selalu saja mengatakan jika kamu akan membuat aku bahagia dengan uang-uang mu itu. Maafkan aku yaa Felix. Aku juga mempunyai uang bukan hanya kamu saja yaa, ingat yaa perkataan aku ini yaa."
Felix seketika langsung terdiam mendengar perkataan Zivanna dan Dokter Richard pun memandangi wajah Felix.
Dokter Richard merasa jika Felix yang akan terus berusaha untuk bisa mendapatkan Zivanna walaupun dia yang begitu sangat mengecewakan Zivanna.
" Felix, lebih baik kamu pulang saja yaa. Seperti Zivanna sudah mulai emosional sekali dengan perkataan mu itu."
Zivanna pun memilih untuk pergi ke dalam kamar nya, dia mengunci rapat pintu kamar nya.
Felix mengikuti apa yang di katakan oleh Dokter Richard, dia langsung pergi dari Apartemen Zivanna.
Felix baru menyadari jika dia menikah dengan Zivanna, maka Zivanna tidak akan mengikuti apa yang di katakan oleh nya.
Zivanna tidak akan tunduk pada dirinya, Zivanna akan selalu berdebat dengan dirinya.
Tapi Felix yang memang sangat menyukai Zivanna dia merasa Zivanna adalah wanita cantik dan terbaik untuk dirinya.
Yang akan membuat bangga para pegawai yang ada di kantor nya, karena dia yang mempunyai calon istri seorang model cantik dan juga berprofesi sebagai seorang Suster.
Felix masuk ke dalam mobil nya, dia ingin sekali segera bertemu dengan gadis yang akan bersenang-senang bersama dengan nanti.
" Dia adalah gadis terakhir dan setelah itu aku yang akan mengakhiri perbuatan ku ini, aku akan stop menjadi seorang lelaki pemain cinta semua aku lakukan demi untuk mendapatkan Zivanna."
__ADS_1
Felix menjalankan mobilnya dia memilih untuk mencari Apartemen terbaru nya, karena dia sudah tidak mungkin bisa tinggal di Apartemen yang berdekatan dengan Zivanna.
Felix benar-benar hanya bisa mencari Apartemen yang aman.