I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #297#


__ADS_3

Samuel akhirnya sampai di Rumah Sakit Permata, dia langsung mencari ruangan Bianca.


Samuel akhirnya menemukan nya, Samuel masuk ke dalam ruangan dia melihat Bianca yang sedang tertidur lemas.


Suster Vina memilih untuk keluar dari ruangan Bianca, dia membiarkan Bianca bisa bersama dengan Papa nya.


Samuel memegang tangan Bianca dia mencium tangan Bianca.


" Sehat kembali sayang, sekarang Papa ada bersama dengan mu."


Samuel merasa sangat bersalah sekali dengan Bianca, dia terus saja mencium tangan Bianca dengan penuh kasih sayang.


Suster Vina tidak melihat kehadiran Zivanna.


" Kenapa Zivanna tidak ada yaa, apakah dia tidak mau bertemu dengan Bianca."


Suster Vina mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Zivanna.


* Zivanna, Bianca sedang di rumah sakit apakah kamu tidak mau melihat nya*


Zivanna menangis di dalam kamar nya dia sangat sedih sekali, ketika suaminya meninggalkan nya.


Zivanna membaca pesan dari Suster Vina tapi dia mengabaikan pesan tersebut karena sekarang posisi dia pun ingin suaminya mengetahui jika dia sekarang sedang hamil anak nya juga.


Zivanna keluar dari kamar nya dia membawa martabak yang dibelikan oleh suaminya, Zivanna begitu sangat kesal sekali dia memilih untuk diam di rumah saja.

__ADS_1


Zivanna menyimpan nya di atas meja makan dan kembali berjalan menuju ke kamar nya.


Lollyta yang merasa tidak nyaman dengan sikap Zivanna kepada Bianca yang semakin tidak ada perubahan nya dia pun langsung menghampiri Zivanna.


Dokter Richard hanya bisa terdiam walaupun dia sudah melarang istri untuk bicara langsung dengan Zivanna karena pasti akan membuat Zivanna emosional dan menimbulkan pertengkaran diantara mereka berdua.


" Zivanna, Bianca dia sedang sakit Bianca adalah anak mu Zivanna kamu jangan seperti ini."


Zivanna mencoba untuk mengendalikan emosi nya di hadapan ibu nya.


" Aku tidak mau ke sana Buu, aku tidak peduli lagi dengan anak itu."


Lollyta begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Zivanna.


" ZIVANNA."


Dokter Richard langsung berlari menghampiri mereka berdua.


" Sudah ibu bicarakan sebelum nya kepada kamu yaa, jika kamu mencintai lelaki yang sudah mempunyai anak maka kamu juga harus sayang dengan anak nya bukan dengan Papa nya saja."


Zivanna tersenyum tipis ketika melihat Ibu nya yang begitu sangat emosional sekali kepada nya.


Dokter Richard mencoba untuk menenangkan perasaan istrinya.


" Baiklah Bu aku akan pergi sekarang, tapi untuk kembali lagi ke rumah ini."

__ADS_1


Zivanna masuk ke dalam kamar nya dia mengambil tas dan isi dompet nya.


" Zivanna, kamu jangan pergi Nak."


Dokter Richard memegang tangan Zivanna.


" Lepaskan tangan nya Ayah, aku janji akan baik-baik saja menjaga kehamilan ku ini."


Dokter Richard pun melepaskan genggaman tangan nya dan membiarkan Zivanna pergi.


Zivanna menagis sambil membuka pintu mobil nya dan dia pun masuk ke dalam mobil.


Zivanna mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan karena dia tidak mau sampai terjadi sesuatu dengan dirinya yang sedang mengendarai mobil.


Setelah merasa sedikit tenang, Zivanna pun langsung menyalakan mesin mobil nya.


" Aku tidur di mana yaa, untuk sementara aku tinggal di Apartemen lama ku saja setelah itu aku kembali mencari Apartemen yang lain."


Zivanna merasa sudah terbuang begitu saja.


" Sabar yaa sayang, bertahan kuat bersama dengan Mommy yaa sayang. Mommy berjanji akan selalu menjaga makanan yang bergizi untuk kamu yaa, semua nya demi kesehatan kita berdua."


Setelah beberapa jam akhirnya Zivanna sampai di depan Apartemen nya dia pun langsung turun dari mobil nya.


Ketika Zivanna turun dari mobil nya, Felix melihat Zivanna.

__ADS_1


" Zivanna malam-malam seperti ini kenapa dia ada di Apartemen nya yaa, hmmm seperti nya terjadi sesuatu dengan rumah tangga nya."


Felix memilih untuk kembali tinggal di Apartemen nya karena dia ingin dekat kembali dengan Zivanna walaupun Zivanna yang sudah berstatus istri orang.


__ADS_2