
Zivanna yang datang dengan taksi online dia akhirnya bisa diantarkan pulang oleh Samuel, Zivanna belum berani memandangi wajah Samuel di saat Samuel yang sudah mengungkapkan perasaan terhadap nya.
Samuel membukakan pintu mobil dan Zivanna pun masuk ke dalam.
" Zivanna, keadaan yang tidak seperti keadaan keluarga mu. Mungkin jika di bandingkan aku di bawah keluarga mu, tapi aku akan mencoba untuk bisa membuat mu bahagia walaupun kamu hidup sederhana dengan ku."
Samuel sadar diri jika dirinya di bandingkan dengan keluarga Zivanna, keluarga Zivanna yang sangat kaya raya.
" Rumah Sakit itu atas nama Ayah ku dan bisnis besar skincare pun milik Ibu ku, aku tidak mempunyai apa-apa kenapa harus berkata seperti itu kepada ku."
Zivanna memberanikan diri untuk bisa menatap wajah Samuel.
Samuel pun tersenyum tipis sambil menjalankan mobilnya.
" Lalu bagaimana dengan keluarga mu, apalagi Ayah mu. Jika dia tidak merestui hubungan kita berdua, karena aku yakin dia pasti ingin yang terbaik untuk mu."
Samuel terus saja berpikiran negatif dia yang sudah ketakutan dia tidak mau hubungan keluarga Zivanna terjadi masalah hanya karena dia.
" Sekarang kita jalani saja hubungan ini, kita bisa perlihatkan kepada orang tua ku. Jika kamu bisa membuat ku bahagia, dan aku bisa menjadi ibu yang sempurna untuk Bianca."
Samuel merasa sangat kagum dengan perkataan Zivanna yang begitu sangat dewasa sekali.
Samuel merasa tidak salah untuk bisa membuka hati nya untuk Zivanna, mereka berdua pun akhirnya sampai di depan pintu gerbang rumah Zivanna.
__ADS_1
Zivanna melihat seperti nya ada mobil yang masuk ke dalam rumah nya.
" Terimakasih banyak Pak Samuel, sudah mau mengantarkan aku pulang yaa."
Zivanna membuka pintu mobil tapi Samuel memegang tangan nya.
" Aku ingin kita bisa bertemu yaa, di saat nanti jam istirahat."
Zivanna tersenyum manis kepada Samuel sambil menganggukkan kepalanya.
" Hati-hati yaa."
Zivanna melambaikan tangan nya kepada Samuel dan dia pun berjalan menuju ke pintu gerbang.
Zivanna mempercepat langkah kaki nya dia pun langsung berjalan masuk ke dalam dan ternyata benar saja Felix dan orang tua yang sudah menunggu kedatangan nya di tempat makan.
" Zivanna, kamu pulang dari mana saja?."
Lollyta hanya bisa terdiam dia mengetahui jika Zivanna yang baru saja bertemu dengan Samuel.
" Aku baru saja bertemu dengan Bianca, aku sangat merindukan Bianca."
Zivanna pun menghampiri orang tua dia duduk di samping Ibu nya.
__ADS_1
" Untuk apa kamu selalu mendatangi anak itu,? kamu sudah tidak berkewajiban untuk selalu perhatian kepada Bianca karena sekarang kamu sudah bukan Suster nya."
Zivanna merasa sangat terkejut sekali ketika dia mendengar perkataan Ayah nya yang sebelumnya tidak pernah seperti ini.
" Memang kenapa Ayah,? bukan kah Ayah itu adalah Dokter Specialis Anak. Ayah jauh lebih paham dari aku, dan Ayah pun lebih mengenal karakter anak yang seperti apa."
Zivanna melirik sinis ke arah Felix.
" Apakah kamu tidak mempunyai rumah,? untuk apa kamu selalu saja berada di rumah ku?. Hanya untuk menumpang makan malam,? aku tidak suka melihatnya kehadiran mu yang selalu sering datang ke rumah ku."
Zivanna memilih untuk langsung pergi ke kamar nya, dia yang menjadi berani dan berbeda.
Felix merasa sangat tersinggung dengan perkataan Zivanna, jika Zivanna tidak cantik dan pintar dia tidak mau mendekati Zivanna.
" Felix, maafkan Zivanna yaa. Tante akan mencoba untuk bicara baik-baik dengan Zivanna, kamu makan duluan yaa dengan Om Richard."
Lollyta pun memilih untuk menghampiri Zivanna dan Dokter Richard sampai memegang kepala ketika mendengar perkataan Zivanna kepada nya dan juga Felix.
" Seperti nya Zivanna di pengaruhi oleh seseorang, karena Zivanna tidak pernah seperti itu. Zivanna itu sangat lembut sekali dan sopan santun, kita harus mencari tahu apa yang menyebabkan Zivanna seperti ini."
Dokter Richard pun seketika dia berpikir jika Zivanna yang mempunyai perasaan terhadap Samuel, Zivanna mendekati Bianca karena dia menginginkan Samuel.
" Sudahlah Felix, lebih baik kamu makan saja yaa. Mohon di maafkan apa yang sudah di katakan oleh Zivanna, mungkin dia sekarang yang banyak sekali permasalahan karena sekarang dia yang mengantikan posisi Maudy Larissa di kantor Ibu nya."
__ADS_1
Felix pun percaya dengan perkataan Dokter Richard, dia pun memilih untuk meneruskan makan malam nya padahal Felix berniat untuk memberikan cincin berlian untuk Zivanna.