
Zivanna dan Bianca pun kelihatan sangat bahagia sekali di perjalanan menuju ke tempat yang ingin mereka kunjungi.
" Mommy aku sangat senang sekali, aku ingin kita berdua selalu bersama seperti ini."
Zivanna pun begitu berharap besar jika dirinya bisa bersama dengan Bianca, dia yang sebenarnya ingin secepatnya menikah dengan Samuel tapi Zivanna tidak mengetahui bagaimana caranya agar mereka berdua bisa bersama.
" Kamu sabar yaa sayang, semoga saja kita di percepat untuk bisa bersama."
Zivanna tidak mau memperlihatkan wajah sedih nya kepada Bianca, Zivanna ingin selalu tersenyum manis di depan Bianca.
" Semoga saja Mama Maudy tidak menjadi penghalang hubungan kita berdua yaa, semoga Mama Maudy bisa di sadarkan."
Zivanna dan Bianca pun akhirnya sampai di tempat tersebut dan ternyata banyak sekali pengunjung nya itu adalah para remaja.
" Wow lumayan banyak sekali ya pengunjung nya, ayo sayang kita masuk ke dalam."
Zivanna memegang erat tangan Bianca dan mereka berdua pun duduk.
Zivanna mulai memesan ice cream yang akan mereka makan berdua.
" Kita pesan yang rasa strawberry, coklat dan vanilla yaa. Ini sangat enak sekali pasti rasanya, dan Bianca pasti suka."
Zivanna dan Bianca kelihatan sangat senang sekali mereka berdua menunggu es cream itu datang.
Tanpa sepengetahuan Zivanna ternyata Felix pun datang ke tempat yang sama bersama dengan wanita yang akan dia ajak tidur nanti malam di Apartemen dekat dengan Zivanna.
__ADS_1
Tapi Zivanna dia tidak menyadari dia hanya fokus pada Bianca saja.
Felix yang duduk lumayan jauh dari Zivanna dia memperhatikan dari belakang.
" Dari bentuk tubuh nya seperti Zivanna, tapi kenapa dengan anak kecil perempuan yaa. Jika itu Zivanna tidak mungkin dia membawa anak kecil, anak siapa itu."
Wanita yang akan tidur dengan Felix dia mendengar perkataan Felix dan juga mendengar perkataan Felix.
" Kenapa kamu memperhatikan wanita tersebut, apakah kamu mengenal nya dia seperti nya sudah mempunyai anak perempuan."
Wanita tersebut kelihatan sangat cemburu sekali dengan Felix.
" Dia seperti Zivanna Lollyta Lenoel, tapi aku merasa mungkin hanya mirip di tubuh nya saja."
Felix mencoba untuk fokus kembali pada wanita yang ada di hadapannya.
Felix mulai merasa emosional dengan wanita yang ada di hadapannya.
" Lebih baik kita kembalikan uang ku sekarang juga, kamu itu hanya wanita bayaran dan tidak harus memakai hati ketika sedang bersama dengan ku. Karena kita hanya tidur di satu malam saja, setelah itu hubungan kita berdua selesai."
Wanita tersebut mulai merasa ketakutan mendengar perkataan Felix kepada nya.
" Maafkan aku Felix, aku tidak akan bicara seperti itu dengan mu."
Wanita tersebut sampai menundukan kepalanya karena bayaran Felix yang sangat mahal sekali kepada nya.
__ADS_1
" Zivanna Lollyta Lenoel, dia anak dari pasangan Dokter Richard Lenoel pemilik Rumah Sakit Permata dan istrinya Seorang Dokter Kecantikan yang bernama Lollyta Putri dia pemilik perusahaan Kosmetik ternama."
Wanita tersebut terus saja menunjukkan kepalanya.
" Dia adalah calon istri ku."
Felix merasa hilang perasaan terhadap wanita yang ada di hadapannya itu.
Padahal dia sangat cantik sekali seperti keinginan Felix.
" Aku membatalkan kencan kita berdua, aku hilang nafsu melihat mu."
Felix berdiri dari tempat duduk dia berniat untuk meninggalkan wanita tersebut.
Tapi tangan wanita tersebut begitu sangat erat sekali memegang tangan Felix.
" Aku mohon Felix jangan batalkan kencan kita berdua, aku tidak mau Felix aku sudah meminta maaf kepada mu."
Felix melepaskan genggaman tangan tersebut secara paksa sehingga membuat wanita tersebut terjatuh ke lantai.
Keributan tersebut membuat para pengunjung langsung fokus memperhatikan ke arah Felix.
" Mommy lihat ada yang terjatuh ke lantai."
Zivanna langsung membalikkan badannya tapi dia tidak fokus pada wanita yang terjatuh melainkan lelaki yang ada di hadapannya wanita tersebut.
__ADS_1
Zivanna memperhatikan dengan fokus dia seperti mengenal lelaki tersebut.