SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
CH 100. DILEMA


__ADS_3

" Sayang, sepertinya kamu sudah tidak memiliki 'Yang' Murni lagi." Tianhe menyelidik ke arah Ryu.


" Aaaahhhh... Itu..." Ryu memasang wajah memerah.


" Biasa namanya Pria... Lagi pula dari mana dia bisa menemukan Teknik Kultivasi Ganda ini jika tidak dari Lawan Jenis." Ucap Sheng Zhishu.


" Aku ngaku Salah... tapi itu semua aku lakukan demi menambah Kekuatan dan Bukan dari Hati. Jika tidak, mungkin aku sudah Mati." Ryu tidak bisa menyembunyikan hal tersebut.


" Sayang... Yang penting sekarang kita bertemu lagi itu sudah cukup. Apapun yang kamu lakukan, itu semua atas pertimbangan yang matang." Ucap Sheng Zhishu.


" Mmmmm'' Semua mengangguk setuju.


" Terimakasih karena sudah mempercayaiku. Tapi aku tidak akan memberikan Harta Langit ini Pada siapapun kecuali dengan kalian." Ryu membuka Armor Pelangi.


Seketika Aura Energi 'Yang' begitu Padat menyebar hingga membuat ketujuh Istrinya seakan Hilang kendali ingin cepat menyerap Energi tersebut.


" Sayang, Apa yang ditunggu lagi? Sebaiknya kalian Tidur di Kamar lainnya dan jangan lupa tutup pintu." Sheng Zhishu tidak sabar lagi lalu mengisyaratkan kepada yang lain agar tidak menggangu Proses Penyerapan dengan Kultivasi Ganda.


" Ciihhhh..." mereka juga seakan tidak Rela dengan wajah murung meninggalkan Kamar Ryu lalu menutup Pintu.


Tanpa ragu, Ryu langsung mempraktekkan semua pengetahuan yang pernah diajarkan oleh Shizi mulai dari awal sampai akhir.


Karena pertarungan mereka sangat lama, membuat Sheng Zhishu mencapai Puncaknya hingga Lima Kali dan tepat Sheng Zhishu mencapai Puncaknya yang Keenam, Ryu juga telah mencapai puncak dan terus membiarkan Tongkatnya terbenam di dalam Goa Suci milik Istrinya Sheng Zhishu.


" Sayang, sepertinya kamu sudah mahir." Sheng Zhishu merasakan Tongkat yang sangat Keras dari sebelumnya sedang menyatu pada Goa suci miliknya.


" Mau bagaimana lagi? memang begitulah caranya." jawab Ryu.


" Tapi aku suka." Sheng Zhishu tersenyum sambil mencium bibir Suaminya.


Setelah selesai melakukan Proses Penyerapan, Ryu langsung memompa kembali agar Yin-Yang mereka keluar lagi.


Hal itu terus mereka lakukan berulang-ulang selama Empat Hari, meskipun harus berhenti sejenak karena mengisi tenaga saja.


Selesai melakukan Kultivasi Ganda kepada Sheng Zhishu, Ryu kembali melanjutkan Kultivasi Ganda kepada Xin Chie, Huli Yue, Tianhe, Yunjiang, Yinshi hingga yang terakhir adalah Yuwang.


Setelah hari-hari berikutnya mereka melakukan Kultivasi Ganda seperti biasa Karena Yin Murni dari ketujuh Istrinya sudah habis. Begitupun Ryu Energi 'Yang' Padat juga sudah habis.


...****************...


Sepuluh Bulan telah berlalu, kini Ryu sudah mencapai Pendekar Suci Tahap Akhir berkat bantuan Kultivasi Ganda dan Energi Yin Murni dari ketujuh Istrinya.


Begitupun dengan Ketujuh Istrinya sekarang sudah berada di Pendekar Petapa Tahap Menengah berkat bantuan Kultivasi Ganda dan Energi 'Yang' pada Tubuh Suami mereka.


Dalam waktu Sepuluh Bulan namun masih dihitung Tiga Hari di Benua Pembantaian, Ryu juga meminta mereka agar Memperkuat kembali Fondasi dan Elemen mereka.


" Untuk Kali ini Aku tidak bisa membantu kalian untuk mempercepat Waktu lagi mungkin harus menunggu setahun atau dua Tahun lagi." ucap Ryu.


" Sayang, itu tidak masalah... Tapi jangan lupa untuk pulang, sekarang Kamu lebih kuat dari sebelumnya bahkan Itu lebih keras seperti Batu." Tianhe menatap ke bagian bawah Pusar Ryu.


" Apa mau yang lebih lembek? " Ryu menggoda mereka.


" Ah tidak... Aku sangat suka." Tianhe terlihat gugup dengan wajah memerah.

__ADS_1


" Kalau begitu aku pamit dulu." Ryu Keluar dari Dunia Quzhu dan kembali ke dalam Goa.


Setelah berada di dalam Goa, Ryu langsung menuju Tempat Kediaman Klan Xie karena tanpa sebuah Klan maka Kultivator tidak akan pernah bisa berkembang.


Hal itu Ryu dapatkan sejak You Kong menyentuh tubuhnya. Entah sengaja atau tidak You Kong memberikan Semua Informasi yang ada di Dunia Setengah Abadi dimana salah satunya Benua Pembantaian.


Di Dalam Benua Pembantaian, semakin Besar sebuah Klan maka semakin besar juga Sumberdaya yang didapat.


Begitupun jika ingin masuk Klan maka seseorang harus Menikah dengan Anggota Klan tersebut, Baik dengan Hubungan sungguhan atau hanya sekedar Topeng agar mendapatkan pengakuan.


Jika ingin menaikkan status Klan, maka harus menempuh jalan Pertempuran namun sayangnya jika Klan yang diserang adalah menantu dari Klan Besar baik itu Sebagai Istri ataupun Selir maka sudah pasti Klan Besar tersebut akan membalas dendam.


Dari hal juga Ryu menemukan Bahwa Sepuluh Klan Besar adalah dibawah Perlindungan Klan Long karena Putra dari Ketua Klan Long Bernama Long Bai telah mengambil Selir dari Sepuluh Klan Besar.


Untuk meningkatkan Kultivasi dengan Hanya ada Satu Tempat yaitu harus masuk ke Akademi Naga Langit yang berada di Wilayah Klan Long.


Dalam Akademi Naga Langit bebas untuk melakukan apapun yang Kuat akan menindas yang lemah asal tidak Membunuh, Memperkosa dan Menghilangkan Kultivasi Korban.


Begitu juga dengan Batu Roh sangatlah berharga di Benua Pembantaian bahkan untuk Klan Xie sendiri hanya memiliki Pendapatan 10.000 Batu Roh setiap Bulan.


" Benar-benar cara yang Unik. Untung saja aku memiliki Tambang Batu Roh dari Dunia Fana." Gumam Ryu sambil berjalan.


Setelah berjalan beberapa saat, Ryu sudah kembali ke Klan Xie yang terlihat Xie Kai sedang menunggunya di depan Gerbang.


" Tuan Ryu." Xie Kai terlihat senang.


Mendengar ucapan tersebut Ryu mengerutkan keningnya mengapa terjadi perubahan pada sikap Mereka.


Bahkan semua yang awalnya terlihat Cuek bahkan merasa jijik melihat Ryu, kini telah berubah 180⁰ menjadi sopan.


Saat Ryu masuk ke dalam kediaman Klan, dia juga disambut oleh Xie Dong yang langsung membawanya ke Ruang Ketua Klan.


" Selamat datang Tuan Ryu, aku kira kamu tidak kembali." Xie Tang seakan melihat Harta yang berjalan.


" Ketua Tang..Tidak Perlu menyambut ku terlalu berlebihan." Ryu mengerutkan keningnya.


Tiba-tiba Xie Shuxiang dan para Gadis yang ingin dijodohkan kepada Ryu sebelumnya juga ikut hadir dalam pertemuan tersebut.


Tentu saja mereka melakukan hal itu karena ingin meningkatkan Status mereka dan menganggap Ryu sebagai Batu loncatan agar bisa meningkatkan Kultivasi mereka tanpa kendala.


" Salam Tuan Ryu." sambut mereka sambil menebarkan senyuman menggoda.


" Mmmmm'' Ryu hanya mengangguk.


' Jadi semua ingin bermain Sandiwara denganku? Baiklah, kita buktikan siapa yang paling unggul dalam bermain Sandiwara.' Ryu dengan senyuman Jahatnya.


" Sebelumnya aku ucapkan terimakasih karena telah menolongku. Saudara Kai, mohon jangan ditolak." Ryu memberikan sebuah Pedang Roh Tingkat Bumi.


" Ah... Tuan Ryu, Tuan sangat baik." Xie Kai menerima Pedang tersebut dengan tangan bergetar seakan bermimpi bisa mendapatkan Pedang yang harganya senilai 10.000 Batu Roh setara dengan Penghasilan Klan Selama Sebulan.


Melihat Pedang Roh Tingkat Bumi tersebut semua menelan ludah langsung mengukur seberapa banyak Harta yang dimiliki Ryu.


Tidak sampai disitu saja, Ryu juga memberikan Pedang Roh dengan Tingkat yang sama kepada Xie Tang, Xie Tong dan Xie Dong.

__ADS_1


Semua tidak bisa berkata apapun lagi karena Ryu memberikan Pedang Roh Tingkat Bumi Begitu mudah kepada mereka.


Disamping itu, Ryu memberikan Pil Krisan Kultivasi Tingkat Suci kepada Xie Tang, Xie Tong, Xie Dong dan Xie Kai masing-masing dua Pil membuat mereka semakin kagum kepada Ryu.


Ryu sebenarnya ingin memberikan Pil Krisan Kultivasi Tingkat Bumi, namun karena melihat Ekspresi mereka terlalu serakah Akhirnya dia memilih untuk memberikan Pil Krisan Kultivasi Tingkat Suci.


Ryu memberikan semua itu demi mencari Sumberdaya yang lebih banyak lagi Karena Sumberdaya yang ada di Dunia Setengah Abadi tidak berfungsi dengan adanya Pohon Akar Jiwa Langit yang bisa mempercepat pertumbuhan Sumberdaya dari Dunia Fana saja.


Apalagi ditambah dengan Ketujuh Istrinya yang pasti akan membutuhkan banyak sekali Sumberdaya untuk mempercepat Kultivasi mereka karena Energi 'Yang' Padat pada tubuhnya sudah habis, begitupun dengan Energi Yin Murni dari ketujuh Istrinya juga sudah hilang dan artinya hanya bisa melakukan Kultivasi Ganda biasa saja.


" Tuan Ryu... Terimakasih banyak." Xie Tang sambil menatap Pil Krisan Kultivasi miliknya yang diperkirakan senilai 30.000 Batu Roh


" Tuan Ryu, Apa ini Pil Kultivasi buatanmu? Xie Tong melihat Pil Kultivasi Tingkat Suci namun memiliki Aura sepuluh kali lipat dari Tingkat Suci pada umumnya.


" Itu bukan Buatanku. Tapi itu buatan Chaizu yang Tiga Hari yang lalu datang kesini yang mengaku sebagai Guruku. Padahal aku tidak mengenalnya." Ryu mengarang cerita karena dia sendiri tidak tahu Sosok Misterius tersebut.


" Apa? " Semua langsung Kaget mengingat Sosok yang datang Tiga hari yang lalu diperkirakan sudah mencapai Pendekar Semesta.


' Ini tidak boleh dibocorkan. Pemuda ini harus menjadi menantu Klan Xie. dengan begitu Klan Xie tidak ada lagi yang meremehkan.' Xie Tang sangat terobsesi.


' Pemuda ini bisa Aku manfaatkan, tidak masalah berkorban sedikit demi mendapatkan Pil Kultivasi. Setelah aku Bisa mencapai Pendekar Langit, aku sendiri yang membuangnya. Dengan begitu Aku bisa menjadi Menantu Klan Long.' Pikir Shuxiang.


Begitu juga dalam pemikiran Gadis yang lainnya, demi mendapatkan Pil Kultivasi tidak ada salahnya menjadi Selir Ryu. Setelah mencapai Puncak Keberhasilan mereka juga akan membuangnya.


Di sisi lain Ryu melihat Ekspresi dari wajah mereka, hanya Xie Tong, Xie Dong dan Xie Kai lah yang memiliki Niat yang tulus membantunya. Meskipun mereka juga terlena dengan Harta, namun itu hal wajar karena mereka ingin menjadi Kuat.


" Kalau begitu, Aku pamit undur diri." Ryu kembali bersandiwara.


" Tunggu! Tuan Ryu... Jika Tuan ingin mencari Istri ataupun Selir aku siap melayani dengan sepenuh hati." ucap salah satu dari Gadis tersebut.


" Aku juga." yang lain ikut menimpal.


" Kalian harus sadar diri. Mana mungkin Tuan Ryu memilih kalian, bukankah Aku sangat Cantik dari kalian." Xie Shuxiang sangat percaya diri.


Mendengar ucapan tersebut Xie Dong dan Xie Kai menggelengkan kepalanya tidak menyangka sosok Xie Shuxiang memiliki pikiran picik seperti itu.


'Ciihhhh... Merasa Paling Cantik? Jika dibandingkan dengan Istriku, Kamu Ibarat langit dan bumi.' Ryu merasa Jijik dengan perkataan tersebut langsung meninggalkan Ruangan.


" Ayah... Aku setuju jika menikah dengan Tuan Ryu." Xie Shuxiang sangat senang.


" Sekarang aku berubah pikiran." Xie Dong meninggalkan Ruangan.


" Aku senang jika kau Menikah dengan Tuan Ryu. Tapi aku tidak setuju dengan caramu." Xie Kai meninggalkan Ruangan.


" haaahh..." Xie Tong juga meninggalkan Ruangan.


" Jika ingin menaikkan status kalian, aku berharap Kalian bisa menjaga sikap. Sekarang kalian boleh pergi" Xie Tang meminta mereka.


" Baik Ketua." sahut mereka langsung meninggalkan Ruangan.


Didalam Kamar, Ryu terlihat kebingungan karena tidak tau apa yang akan Dia lakukan. Jika Ryu tidak menjadi Menantu Klan, maka dia akan secepatnya keluar dari Klan.


" Hanya ada satu cara, Aku harus memilih salah satu dari mereka sebagai Istri meskipun hanya sebuah Simbol. Dengan begitu Aku bisa mendaftar di Akademi Naga Langit." Ryu bergumam.

__ADS_1


Tidak lama, Xie Tong muncul di depannya dan menanyakan tentang keputusan dari Ryu meskipun dia sendiri menginginkan Ryu tetap tinggal. Namun jika diketahui oleh Klan Besar, maka Nama Klan akan tercoreng.


__ADS_2