
" Lebih baik kita membunuhnya saja. Lagi pula kita masih bisa mencari Jantung para Pria lain." Peri Kupu-kupu seakan tidak ingin bagian terlarangnya disentuh oleh siapapun.
Mendengar ucapan tersebut 20 Guru lain juga ikut setuju karena bagi mereka Kehormatan adalah hal mutlak.
" Mohon Maaf Guru Agung dan semua Guru lain, jika diizinkan aku akan melakukannya sebelum dia dibunuh. Lagi pula Sekte kita masih belum mampu melawan Sekte Besar. Maka kita butuh kekuatan Lebih. Aku Rela mengorbankan Kesucianku." Chieyu memberanikan diri.
" Benar Guru Agung. Aku juga Siap menanggung Resiko ini. Ditambah lagi kita sangat banyak membutuhkan Jantung untuk lebih kuat." Murid lain menimpal.
Mendengar ucapan tersebut Semua Murid yang ada di tempat itu telah membulatkan tekad demi mendapatkan Kekuatan yang lebih lagi.
Dari Ucapan Kesepuluh Murid tersebut, Peri Kupu-kupu kembali berfikir jika semua Pria yang ada di Wilayah Mereka sudah habis maka Kultivasi mereka juga akan terhenti.
" Aku menarik kata-kataku kembali. Aku akan memutuskan akan Menyerap Energi 'Yang' pada Pemuda itu. Mengingat kita butuh Ratusan Jantung untuk Naik Tingkat." Ucap Peri Kupu-kupu.
" Kalau begitu, Kami juga." 20 Guru membulatkan tekad.
" Kita butuh Pil Pengantin untuk Pemuda itu agar bisa menurut." Ucap Peri Kupu-kupu.
Setelah perundingan selesai, Peri Kupu-kupu meminta Kelima Pelayan untuk memberikan Pil Pengantin kepada Ryu lalu membawanya ke Ruangan Khusus.
Ryu yang melihat Pil tersebut hanya tersenyum walaupun sudah tau efeknya Bahkan menurutnya itu keberuntungan.
" Silahkan Tuan Istirahat. Jika perlu bantuan, Tuan bisa memanggil kami." ucap Salah satu Pelayan.
" Mmmmm'' Ryu mengangguk lalu bersila untuk menjernihkan Racun tersebut agar dia tidak Kehilangan kesadaran dan hanya menyisakan Penambah Stamina.
Setelah menunggu waktu 2 Jam, Peri Kupu-kupu mendatangi Kamar Ryu seakan malu-malu.
Ryu yang berpura-pura kehilangan kesadaran langsung memegang tangan Peri Kupu-kupu dan menariknya ke atas Ranjang.
' Tuan, Kau sangat beruntung mendapatkan Yin Murni dari Wanita yang Sudah berusia 120 Tahun. Tapi tidak kalah Cantiknya dari Gadis yang berusia 20 Tahun.' Shizi merasakan Energi Yin pada Peri Kupu-kupu sangat Padat.
Disisi lain Ryu langsung membuka Semua Pakaiannya tanpa memperdulikan suara dari Shizi.
'Sekarang kamu akan menjadi Korban yang pertama' Ryu sambil melepaskan pakaian Peri Kupu-kupu.
Terlihat Sebuah Gunung Kembar yan masih berdiri kokoh dengan kulit putih bersih hingga Ryu langsung menyentuh bagian tubuh Wanita tersebut hingga membuatnya menggeliat kenikmatan.
Proses itupun memakan Waktu selama Dua Malam satu Hari karena Energi Yin pada Peri Kupu-kupu sangat banyak hingga sampai Habis membuat dia langsung terkapar dan Pingsan.
Ke 20 Guru dan beberapa Murid yang mendengar suara jelas dari Peri Kupu-kupu membuat mereka merasa sedikit Takut dan berpikir kembali untuk melakukan Proses Penyerapan tersebut.
Ryu yang berada di dalam Kamar, kini langsung memakai Pakaiannya kembali sambil memperbaiki Posisi Peri Kupu-kupu yang sudah tidak berdaya lalu menutup tubuhnya dengan sehelai kain.
Setelah semua selesai, Ryu keluar dari Kamar kini disambut oleh 20 Guru lainnya untuk memastikan keadaan Peri Kupu-kupu langsung masuk kamar dengan wajah memerah dan Kaget.
" Secepat itu?" Guru Pertama merasakan Kultivasi Peri Kupu-kupu sudah mencapai Pendekar Langit Tahap Menengah dimana sebelumnya masih berada di Pendekar Bumi Tahap Akhir.
Mereka langsung menatap Ke Arah Ryu dengan penuh Keserakahan ingin lebih cepat lagi untuk meningkatkan Kultivasi mereka.
" Kalian tunggu saja di Luar, dan cari Kamar yang lain. Apa kalian mau melakukan itu disini sementara Guru Agung kalian masih disini." Ryu seakan mengerti maksud mereka.
Tanpa bicara apapun mereka langsung keluar dari Kamar dengan wajah memerah membayangkan diri mereka seperti yang terjadi pada Peri Kupu-kupu.
Setelah mereka Keluar, Ryu langsung membuat Pelindung Tempurung Kura-kura seketika Shizi pu keluar.
" Tuan, Aku membutuhkan Tubuh ini. Karena Energi 'Yang' yang Tuan tinggalkan sangat banyak." ucap Shizi.
__ADS_1
" Mmmmm'' Ryu mengangguk setuju sambil berjalan ke arah Peri Kupu-kupu " Aku Mewakili Semua Para Pria yang telah Kalian Bunuh." Ryu Mencekik leher Peri Kupu-kupu dengan sekuat tenaga hingga mati.
Shizi yang melihat Kekejaman Ryu kini merasa ngeri membayangkan jika dia berada di Posisi Korban tersebut. Sedangkan Ryu sendiri jika tidak dibunuh sekarang, maka akan lebih banyak lagi Korban bahkan semua Kaum Pria akan Habis.
Ditambah lagi Ryu melakukan hal tersebut karena Shizi pasti akan melakukan hal apapun kepadanya Karena di dalam dirinya ada Energi 'Yang' .
Trik tersebut memang bekerja, Karena Shizi akan berpikir dua kali untuk menyerap Energi 'Yang' pada Tubuh Ryu.
" Sesuai janjiku. Sekarang lakukan saja, aku akan melakukan hal yang sama kepada mereka yang ada di Luar sana." Ryu langsung keluar Kamar yang Kini disambut 20 Guru Sekte Kupu-kupu Neraka.
" Aku Harus membutuhkan Waktu istirahat, Jadi Kalian memilih siapa yang lebih dulu? " Ryu langsung mengutarakan keinginannya.
" Kalau begitu Aku yang duluan, karena Muridku yang menemukannya." Guru Pertama tidak menaruh curiga sedikitpun.
" Baiklah, Kalau begitu sekaligus dengan Muridmu juga. Mungkin aku masih mampu." Ryu terlihat santai.
" Aku memiliki 20 murid, Apa kamu sanggup?" Guru Pertama menatap Ryu malu-malu.
" Tidak masalah, Tapi Aku Butuh waktu selama Satu Minggu setelah itu aku akan melayani kalian." Ryu mendekatkan wajahnya ke arah Guru Pertama lalu menatap ke arah Guru yang lain.
Melihat tatapan Ryu yang begitu tajam membuat jantung Guru Pertama berdegup kencang dengan wajah memerah karena selama hidupnya belum pernah mendekati seorang Pria apalagi berdekatan seperti itu.
" Guru Pertama, Apa kamu tidak malu dengan Muridmu melakukan hal itu bersamaan.? " Guru Kedua mengkritik.
" Ah... Itu..." Guru Pertama serba salah.
" Begini saja, Mengingat kami memiliki masing-masing 20 Murid, maka Kami Para Guru yang lebih dulu. Untuk masalah Pil Stamina kami akan menyediakan nya. Lagi pula Murid kami juga harus meningkatkan Kultivasi agar mereka tidak kesulitan menjalankan tugas." Guru ke -20 seakan tidak sabar Ingin cepat meningkatkan Kultivasi.
" Baiklah jika itu mau Kalian, Katakan pada Murid Kalian Agar menunggu jeda Satu Minggu." Ryu berusaha untuk menahan diri agar rencananya tidak ketahuan.
" Baik " 20 Guru langsung menuju ke tempat kediaman Murid Mereka masing-masing.
Sesampai di Kamar, Ryu Langsung melancarkan Aksinya memperlakukan mereka dengan cara yang sama terhadap Peri Kupu-kupu.
Beberapa Murid yang seakan menunggu Antrian, kini juga mendengar dengan jelas Suara ******* bahkan sesekali terdengar teriakan.
Hingga pada Hari Ketiga mereka juga Kehabisan Energi Yin yang membuat mereka satu-persatu Pingsan.
Saat itulah Ryu langsung menarik mereka ke Dunia Quzhu agar Pasukan Semesta bisa menyerap Energi 'Yang' pada Tubuh mereka untuk meningkatkan Kultivasi mereka.
Pasukan Semesta yang mendapatkan kiriman dari Tuan mereka terlihat saling berpandangan melihat 20 Sosok Wanita yang sudah tanpa busana.
Namun karena Energi pada Korban Ryu sangat padat, tanpa memperdulikan lagi hal tersebut mereka langsung menyerapnya secepat mungkin.
Hal itu terus berulang-ulang hingga mereka mendapatkan 220 Korban dengan kondisi yang sama.
Begitupun dengan Ryu, Selama Lima Bulan lebih telah berhasil melancarkan niat jahatnya hingga tidak ada satupun yang tersisa dari Anggota Sekte Kupu-kupu Neraka.
" Haaahh... Keserakahan membuat orang bisa kehilangan Akal Sehat membuat Seekor Harimau bisa menjadi Kucing Rumahan." Ryu langsung duduk Berkultivasi untuk menyerap Energi yang Selama ini dia Kumpulkan.
" Bboooom"
" Bboooom" Ryu menerobos Pendekar Alam Tahap Akhir.
" Bboooom"
" Bboooom"
__ADS_1
" Bboooom" Ryu menerobos Pendekar Bumi Tahap Akhir.
Waktu terus berjalan hingga berjam-jam Ryu masih dalam posisi Berkultivasi.
" Bboooom" Ryu berhasil menerobos Pendekar Langit Tahap Awal.
Setelah menunggu beberapa saat Ryu tidak ada lagi merasa ada peningkatan hingga dia memutuskan untuk memperkuat Fondasi kembali.
Selama Satu Tahun Ryu berada di Sekte Kupu-kupu Neraka kini dia telah berada di Pendekar Langit Tahap Awal dengan Fondasi Tubuh Sisik Naga Bumi, Tulang Naga Bumi, Aura Naga Bumi, Jiwa Naga Langit Qi Naga Bumi 5 Juta Lingkaran.
Untuk meningkatkan Fondasi Ryu memang tidak merasa Khawatir, Karena dia masih banyak menyimpan Harta Langit namun Ryu tidak ingin Shizi mengetahui hal tersebut karena Dunia Quzhu hanya untuk Ketujuh Istrinya dan Pasukan Semesta.
Ryu juga berfikir untuk meningkatkan Armor Pelangi untuk menutupi Aura Energi 'Yang' pada tubuhnya karena Semua Kultivator Wanita sudah pasti akan memburunya.
Dengan berbagai Sumberdaya yang dia Dapatkan dari Jarahan di Sekte Kupu-kupu Neraka, Ryu Langsung meningkatkan Armor Pelangi hingga tidak ada lagi yang bisa merasakan Aura Energi 'Yang'.
Setelah menyelesaikan Pekerjaannya, Ryu kembali menuju ke arah dimana Shizi sedang berada hingga saat mencapai Kamar Peri Kupu-kupu terlihat Sosok Wanita yang Cantik dengan Alis dan bulu mata lentik memiliki kulit putih bersih sedang berbaring di atas Ranjang.
" Tuan Kemana saja selama ini? " Shizi langsung bangkit dari tempat tidur.
" Shizi, Ternyata kamu Sangat Cantik. Bagaimana kalau kita Berkultivasi Ganda?" Ryu memandang Shizi dari atas hingga bawah hanya sekedar menguji.
" Tidak Tuan. Jangan! Lagi pula Tuan sudah mencapai Pendekar Langit Tahap Awal." Shizi masih terbayang saat Ryu Mencekik leher Peri Kupu-kupu.
" Tapi kamu lebih dari satu Tingkat dariku." Ryu merasakan Shizi sudah berada pada Pendekar Langit Tahap Menengah.
" Tuan Tolong, dengan Tubuh Baru ini Aku masih Suci." Shizi seakan enggan.
" Haaahh... Aku hanya bercanda. Lagi pula Aku lakukan pada Anggota Sekte Kupu-kupu Neraka karena tidak ada pilihan lain. Dan aku masih mencintai Ketujuh Istriku." ucap Ryu.
" haaahh Syukurlah." Shizi merasa lega.
" Shizi, bagaimana dengan cara kita menuju Dunia Abadi?" Ryu kembali Serius.
" Tuan... Itu... Sebelumnya aku minta maaf." Shizi merasa tidak enak.
" Shizi, Maksudmu Apa?" Ryu menyelidik.
" Tuan... Sebenarnya Mengenai Ketujuh Istri Tuan, aku hanya mengarang cerita." Shizi sangat menyesal.
" Apa? Jadi kamu memanfaatkan aku selama ini?" Ryu langsung melepaskan Aura Naga Bumi.
" Gluug" Shizi menelan ludah. Meskipun Tingkat Kultivasinya tinggi dari Ryu, Tapi Shizi sangat faham Perbedaan Fondasi juga menentukan Kekuatan yang sesungguhnya.
" Tuan, memang Awalnya aku hanya memanfaatkan Tuan. Tapi setelah lama mengenal Tuan, Aku tidak tau dengan Perasaan ini benar-benar tertarik dan Mencintai Tuan." Shizi berkata jujur.
" Pergi! sebelum aku berubah Fikiran " Ryu yang diselimuti rasa marah.
" Tapi aku ingin bersama Tuan." Shizi enggan meninggalkan Ryu.
" Bukankah ini yang kamu inginkan? Sekarang kamu sudah bebas menentukan pilihan dengan tubuh baru." Ryu langsung keluar dari kamar.
Shizi yang masih berada di dalam Kamar, kini meneteskan Air mata tertunduk lesu sangat menyesal karena telah berbohong kepada Ryu.
" Tuan... Apakah kamu benar-benar membenciku?" Shizi menyandarkan tubuhnya di Samping tempat tidur.
Di sisi lain, Ryu yang merasa dirinya telah tertipu kini Terus melangkahkan kakinya melewati Kabut Putih hingga sudah mencapai jalan setapak.
__ADS_1
" Lebih baik aku kembali ke Sekte Harimau Putih." Ryu menyamarkan Kultivasi ke Pendekar Alam Tahap Awal.