SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
SEKTE BURUNG HANTU 3


__ADS_3

Di kediaman Tetua Mu Dan, dimana Ryu langsung diberikan hidangan yang sudah disediakan.


Sambil berbincang ringan, Mu Dan mulai mengutamakan tujuannya dengan penuh kehati-hatian agar Ryu mau menunjukkan keberadaan Harta langit tanpa menaruh curiga.


" Juan'er... Apa kamu mau menjadi anggota Sekte Burung Hantu? Biar aku sendiri yang mengangkatmu menjadi Muridku. Kebetulan aku hanya memiliki satu Murid." Mu Dan mulai melancarkan aksinya.


Sebenarnya Mu Dan yang jabatannya sebagai Tetua Sekte Burung Hantu, tidak lagi mengajarkan seorang Murid. Hanya saja karena ada satu orang yang masih memiliki hutang piutang dengannya, maka dia fokus menjadikan sosok tersebut sebagai ladang batu roh untuknya.


Sosok tersebut tidak lain adalah Wu Tian, dimana harus menjalankan misi secara paksa agar bisa melunasi hutangnya.


Untuk Ryu sendiri, Mu Dan merencanakan agar Ryu bisa bekerjasama dengan Wu Tian untuk mengambil Harta langit tersebut.


" Mohon maaf Senior... Saya tidak pantas menjadi Murid Sekte Burung Hantu ini, karena tidak memiliki bakat khusus seperti yang lain." Ryu juga melancarkan aksinya sambil menikmati hidangan yang sudah tersedia di atas meja makan.


" Juan'er... Aku yakin kamu memiliki bakat khusus. Hanya saja kamu masih belum menyadarinya. Oh ya, apa kamu masih ingat dengan buah yang kamu dapatkan itu? Buah itu sepertinya sangat enak. Jika dijual kepada beberapa restoran, maka buah itu bisa dibeli dengan harga satu Batu Roh. Apakah Buah itu sangat banyak?" Mu Dan kembali bertanya kepada Ryu.


" Sangat banyak Senior... Buah itu sangat lebat, mungkin bisa ratusan lebih. Sayangnya aku tidak bisa mengambilnya lebih banyak lagi karena Serigala itu mengejar ku. Sebenarnya aku ingin kesana untuk mengambilnya kembali, namun aku sendiri sudah tersesat hingga berada di tempat ini."


" Andai saja mataku tidak terkena asap tebal itu, mungkin penglihatanku masih normal seperti biasa, aku akan mengambilnya kembali dan menjualnya ke beberapa pedagang. Dengan begitu aku bisa membeli beberapa kebutuhan hidup sehari-hari." Ryu yang sudah merencanakan segala kemungkinan, melepaskan Cincin pemulihan miliknya sebelum berada di Sekte Burung Hantu."


" Meskipun aku masih bisa melihat dengan jelas, tapi aku tidak bisa menggunakan kemampuan mataku dengan sempurna." Ryu memasang ekspresi wajah murung.


' Ternyata dugaanku tidak salah, Pemuda ini benar-benar memiliki kemampuan khusus. Aku harus mencari cara untuk memulihkan penglihatannya. Setelah aku berhasil menemukan keberadaan Harta langit itu, aku akan membunuhnya.' Mu Dan membatin.


" Junior... Harus kamu ketahui bahwa Wanita cantik itu tadi sangat menyukai hubungan badan. Jika kamu beruntung, kamu bisa menikmati keindahan tubuhnya. Tapi ini sangat rahasia." Mu Dan menjelaskan tentang kepribadian Ling Xianzi, agar Ryu merasa tertarik dengan hal tersebut.

__ADS_1


" Benarkah Senior? Tapi apa mungkin Senior itu tadi melakukannya? Padahal dia sangat cantik." Ryu pura-pura kaget dan merasa tertarik dengan hal itu.


" Mmm... Tapi jika kamu ingin berhubungan dengannya, kamu harus memiliki stamina yang kuat. Karena tidak jarang Murid Pria yang lain jatuh terkapar setelah berhubungan badan dengannya." Mu Dan menjelaskan.


" Sekuat itu?" Ryu menaikkan alisnya.


Ryu memang sudah mengetahui bahwa Ling Xianzi memiliki sebuah teknik tubuh emas, karena Istrinya sendiri juga menggunakan Teknik tersebut bahkan sudah disempurnakan.


" Mmm... Jika Junior mampu bertahan lebih lama, maka Junior bisa berhubungan badan dengan Matriak, Tetua Agung, dan Guru Agung. Meskipun mereka sudah berusia lebih dari satu juta tahun, tapi tubuh mereka seperti seorang gadis yang masih berusia 20 tahun. Jika kamu mendapatkan hati mereka, maka kamu akan dibebaskan untuk berkeliaran di Sekte Burung Hantu ini." Mu Dan menjelaskan kepada Ryu karena tidak ingin Ryu meninggalkan Sekte Burung Hantu.


" Sepertinya Formasi di Sekte Burung Hantu ini sangat kuat. Apa Senior mau mengajarkanku!" Ryu langsung beralih topik pembicaraan.


" Haaaiiisss... Formasi ini tidak bisa dipelajari oleh siapapun. Hanya Matriak Sekte Burung Hantu saja yang mengetahuinya. Formasi ini dikendalikan langsung di kamar kediaman Matriak itu sendiri." Ucap Mu Dan.


Setelah beberapa saat Ryu dibawa ke suatu tempat oleh Mu Dan dimana terlihat sosok Pria yang masih muda.


" Salam Tetua." sambut Pria tersebut saat melihat kedatangan Mu Dan.


" Mmm... Juan'er... Perkenalkan nama Muridku Wu Tian." Mu Dan memperkenalkan Wu Tian kepada Ryu.


" Salam Saudara... Namaku Song Juan." Ryu memberi hormat kepada Wu Tian merasa sangat senang karena orang yang dia cari sudah ketemu.


" Salam Saudara Juan.," Wu Tian menundukkan kepala.


" Kalian boleh mengobrol dulu! Aku ada sedikit urusan." Mu Dan meninggalkan tempat tersebut agar Ryu semakin tertarik, karena Wu Tian adalah murid jenius di Sekte Burung Hantu sebelum kedatangan Ling Xianzi.

__ADS_1


Dari tingkat Kultivasi Wu Tian yang sudah mencapai Pendekar Langit tahap awal di usia muda, maka Wu Tian berfikir bahwa Ryu akan menganggap bahwa Sumberdaya yang diberikan kepada Wu Tian sangat banyak.


" Saudara Tian... Aku diutus oleh Ayahmu Wu Shan Liang untuk menyelamatkanmu." Ryu langsung berbicara kepada Wu Tian saat Mu Dan sudah pergi dari tempat itu.


Mendengar ucapan tersebut Wu Tian sangat kaget sambil memeriksa tingkat Kultivasi Ryu yang sudah mencapai Pendekar Bumi tahap awal.


" Saudara Juan... Bagaimana kamu bisa masuk ke dalam Sekte ini? Lebih baik kamu cepat keluar. Tempat ini terlalu berbahaya." Wu Tian merasa khawatir dengan keadaan Ryu.


" Saudara Tian... Kamu tenang saja, apa kamu mengetahui kediaman Matriak, Tetua Agung dan Guru Agung? " Tanya Ryu.


" Saudara Juan... Untuk apa kamu menanyakan hal itu kepadaku? Mereka adalah monster tua di Sekte Burung Hantu ini. " Wu Tian tidak ingin jika Ryu mengalami nasib yang malang.


" Tenang saja Saudara Tian. Percayalah padaku, karena aku bisa melakukannya. Yang aku butuhkan adalah tempat kediaman mereka saja." Ryu memastikan kepada Wu Tian.


Mendengar ucapan dari Ryu, Wu Tian mengangguk lalu mengeluarkan sebuah kertas lalu menulis tentang keadaan Sekte Burung Hantu.


" Saudara Juan... Kamu harus berhati-hati." Wu Tian memberikan kertas tersebut kepada Ryu.


Meskipun Wu Tian baru saja mengenal Ryu, namun entah kenapa dia merasa sangat yakin bahwa Ryu bisa dipercaya dan menganggap Ryu bisa melakukan pekerjaan tersebut.


Ditambah lagi dengan apa yang dikatakan oleh Ryu bahwa dia adalah utusan dari Ayahnya sendiri.


" Terimakasih Saudara. Untuk sekarang kamu mencari tempat yang aman, tidak lama lagi aku akan menyerang Sekte Burung Hantu." Ucap Ryu.


" Baik Saudara semoga saja berhasil." ucap Wu Tian.

__ADS_1


__ADS_2