SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
PERCAKAPAN DI BUKIT YEXUAN


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan dari Kawan-kawan para Pembaca SANG DEWA AGUNG, penulis berharap namun tanpa unsur paksaan cukup memberikan waktu luang untuk:




Memberikan 'LIKE ' di setiap Episode.




Sempatkan untuk meninggalkan ' KOMENTAR ' meski hanya huruf 'x' maupun 'z'




Dengan demikian Penulis bisa lebih bersemangat untuk menyelesaikan cerita ini sampai Tamat. 🙏🙏🙏


...****************...


" Di setiap Dunia, kami ada Delapan. Lima diantaranya masih berada di Dunia Manusia yaitu, Penguasa Elemen Petir yaitu Aku sendiri, Penguasa Elemen Api, Penguasa Elemen Es, Penguasa Elemen Air, Penguasa Elemen Angin, Penguasa Elemen Tanah."


" Sedangkan untuk Penguasa Elemen Cahaya kamu harus mencarinya di Dunia para Dewa, Penguasa Elemen Kegelapan kamu harus mencarinya di Dunia para Iblis dan Penguasa Elemen Racun kamu harus mencarinya di belahan Dunia yang lain."


" Sepertinya kamu memiliki 12 Akar Jiwa itu berarti membuatmu kesulitan. Tapi aku sarankan untuk memperkuat fisikmu, lebih baik kamu mengisi 4 Akar Jiwa itu dengan Inti Pohon Bodhi. Karena Setiap inti Pohon Bodhi kamu akan mendapatkan kekuatan fisik 10% itu artinya setelah kamu mendapatkan 4 Inti Pohon Bodhi maka kekuatan fisikmu bertambah 40%" Ucap Penguasa Elemen Petir.


" Maaf Penguasa... Bukankah Aku hanya mencari Inti Roh Hewan Ilahi untuk mengisinya?" Ryu mengerutkan keningnya.


" Dasar Makhluk payah. Kekuatan Inti Roh Hewan Ilahi hanya 10% sampai 20% saja tergantung tingkatan mereka. Apa kamu mau kehilangan Inti Elemen yang sebenarnya? " ucap Penguasa Elemen Petir.


" Baik Penguasa... Aku akan mencari Penguasa Elemen yang lain lagi. Tapi untuk Pohon Bodhi, dimana aku bisa mencarinya di Dunia Abadi ini?" Tanya Ryu.


" Kamu sudah mengambil Inti Pohon Bodhi di Benua Matahari Terbit dan Benua Kesengsaraan atau sering disebut Benua Pembantaian di Dunia Setengah Abadi. Itu artinya kamu tidak bisa memintanya untuk kedua kali. Kamu bisa Turun kembali ke Dunia Setengah Abadi dan mengambil Inti Pohon Bodhi di Benua Tanpa Kultivator dan Benua Ganda karena di Dunia Abadi tidak ada Pohon Bodhi." Ucap Penguasa Elemen Petir.


" Tapi Penguasa... Aku disini seorang Kaisar, bagaimana mungkin aku meninggalkannya. Ditambah lagi dimana aku akan mencari 2 Inti Pohon Bodhi yang lain." Ryu terlihat kebingungan karena Inti Pohon Bodhi yang pernah dia dapatkan sebelumnya telah dia berikan kepada Chaizu agar bisa naik ke Dunia Abadi.


" Makhluk payah... Bukankah kamu memiliki Transportasi yang kamu tinggalkan di Dunia Fana? Kamu tinggal membuatnya disini seperti itu lagi? Lagi pula kamu memiliki Tubuh Agung, jadi Hukum Alam tidak berlaku lagi untukmu? Hanya saja kamu tidak bisa membawa Istrimu, karena mereka akan mengalami penurunan Kultivasi."


" Untuk 2 Inti Pohon Bodhi yang lain kamu sendiri yang harus mencarinya di berbagai Dunia." Ucap Penguasa Elemen Petir.


" Baik Penguasa, Aku mengerti." ucap Ryu.


" Bagus... Sekarang Inti Roh Hewan Ilahi itu tidak berlaku untukmu, berikan saja kepada Istrimu." Penguasa Elemen Petir mengeluarkan Keempat Inti Roh Hewan Ilahi dari Akar Jiwa milik Ryu lalu memberikan kepadanya.


" Baik Penguasa... " Ryu mengambil Inti Roh tersebut lalu menyimpannya di Cincin Pemulihan.


" Sekarang terimalah Anugerah dariku." Penguasa Elemen Petir mengeluarkan Inti Petir hingga mengisi ruang kosong di Akar Jiwa milik Ryu.


" Bboooom." Ryu menerobos Pendekar Langit Tahap Menengah.


" Terimakasih Penguasa." Ryu menundukkan kepala merasa sangat senang karena bisa menerobos secepat itu.

__ADS_1


" Pergilah... Bawa Keluargamu dari Dunia Fana sebelum kamu melakukan perjalanan mencari Penguasa Elemen yang lain." Penguasa Elemen Petir memejamkan mata, seketika Pohon besar tersebut menghilang menyatu dengan angin.


Melihat kepergian Penguasa Elemen Petir, Ryu langsung berjalan keluar Hutan untuk melanjutkan perjalanan.


Di dalam perjalanan Ryu terus berfikir apa yang harus dia lakukan terlebih dulu.


Setelah cukup lama berfikir, Ryu memutuskan untuk menjemput Ayahnya di Dunia Fana dan seluruh Penduduk Desa Lembah Hitam yang dia yakini bahwa mereka adalah darah Keturunan Klan Liu.


" Aku akan menjemput mereka. Setelah itu aku akan mencari keberadaan Penguasa Elemen yang lain dan mencari Hewan Ilahi untuk Istriku." Ryu memeriksa keadaan sekitar lalu pergi ke Dunia Quzhu.


Sesampai di Istana Emas, Ryu langsung menggunakan Teleportasi menuju Bukit Yexuan yang dimana letak Goa tempat Pintu Dimensi.


" Sepertinya tempat ini sangat cocok untuk Keluarga Klan Liu sebelum mereka berlatih dan menyesuaikan diri di Dunia Abadi." Ryu mengambil sisa Batu Bintang hasil jarahan dari Empat Kerajaan dan Milik Kaisar Gang.


Meskipun Batu Bintang hanya berbentuk bongkahan kecil, Namun Ryu menyatukannya dengan menggunakan Teknik Ruang Waktu hingga menyatu sempurna menjadi tiga Pilar.


" Untung saja masih cukup." Ryu membuat pola lingkaran dan mengukir ketiga Pilar tersebut dengan menggunakan Spiritualnya.


Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Ryu kembali ke Istana Emas dan mengirimkan pesan jiwa kepada seluruh Istrinya.


Setelah beberapa saat kini Istrinya sudah berada di lantai dasar Istana Emas.


" Gege... Ada apa?" mereka merasa penasaran.


" Aku Ingin menyampaikan kepada kalian semua. Aku ingin menjemput Keluargaku di Dunia Fana. Mungkin akan mengitari Ruang Waktu selama Satu atau Tiga Tahun."


" Jika tidak ada kendala, mungkin hanya membutuhkan waktu Satu Tahun." ucap Ryu.


" Gege... Kami ikut." Ucap Sheng Zhishu.


" Lalu bagaimana dengan mencari Hewan Ilahi untukmu? " Tanya Xin Chie.


" Sepertinya aku memiliki cara lain." Ryu menghela nafas panjang lalu mengeluarkan 4 Inti Roh Hewan Ilahi dan memberikan kepada Sheng Zhishu.


Karena melihat seluruh Istrinya masih penasaran, Ryu pun menceritakan tentang pertemuannya dengan Penguasa Elemen Petir.


Bahkan Ryu juga menceritakan tentang Anugerah yang baru saja dia dapatkan dan langkah apa saja yang dia lakukan untuk kemudian hari.


Mendengar ucapan dari Ryu, seluruh Istrinya saling berpandangan satu sama lain mencoba mencerna Informasi yang sulit untuk dimengerti.


Meskipun demikian mereka tetap mempercayai Suami mereka karena tidak mungkin Ryu berbohong kepada mereka.


" Baiklah Gege... Jika itu keputusanmu. Kami malah senang jika Keluargamu bisa datang kesini." ucap Nan Sian.


" Selama aku pergi tolong rahasiakan hal ini kepada siapapun." Ryu mengeluarkan tiga hewan Kontak miliknya yang kini terlihat kecil.


" Gege... Apa itu?" Yuwang mengerutkan kening sambil memperhatikan seekor Bunglon, Kucing Hutan dan Laba-laba yang memiliki Aura yang sangat kuat.


" Mereka adalah Tou Shuijing, Chaizu dan Jiejia." Mereka mengalami perubahan bentuk.


Tiba-tiba Tou Shuijing dengan bentuk Bunglon merayap naik ke bahu Ryu, sementara Chaizu menggesekkan kepalanya di kaki Ryu.


Sementara Jiejia dalam bentuk laba-laba memilih untuk naik ke punggung Chaizu.

__ADS_1


" Shuijing, Chaizu, Jiejia... Kalian tinggal disini saja. Aku tidak bisa membawa kalian karena kalian akan mengalami penurunan Kultivasi." Ryu memutuskan Kontrak Jiwa kepada mereka bertiga.


Ryu sebenarnya ingin melepaskan Kontrak Jiwa kepada Jinying, namun dia sendiri tidak tau harus bagaimana karena Jinying beda kasusnya dengan yang lain.


Namun disisi lain Ryu memiliki pemikiran licik kepada Jinying agar dia mengalami penurunan Kultivasi yang tentu tidak akan merepotkannya di kemudian hari.


Setelah berpamitan kepada Istrinya, Ryu kembali ke Goa dimana tempat Teleportasi berada.


Begitupun dengan Seluruh Istrinya, kini mengikuti Ryu sambil menatap kepergian suami mereka.


" Gege... Hati-hati. Cepatlah pulang karena Anakmu yang lain akan keburu lahir." Sheng Zhishu menatap kepergian Ryu.


" Jika mereka Lahir, kalian harus memberikan nama yang cocok untuk mereka." Ryu tersenyum seraya melambaikan tangannya.


Ryu pun menyebarkan tumpukan Batu Roh pada Pilar Teleportasi yang kini mengeluarkan cahaya mengelilingi tubuh Ryu hingga memudar yang menandakan bahwa Ryu sudah pergi.


Terlihat sebuah kesedihan tergambar jelas dari raut wajah mereka, namun mereka juga memahami bahwa kepergian Ryu bukan tanpa alasan.


" Sebaiknya kita kembali ke Istana Emas." Sheng Zhishu membawa mereka kembali.


" Aku ingin kembali berendam di Danau Air Embun Surgawi itu lagi sebelum Anakku lahir." ucap Nan Sian.


" Aku juga." ucap Zhao Luyi.


" Kita harus bergantian saja. Jika bersamaan maka siapa yang akan memimpin Istana?" ucap Zhao Liying.


" Aku juga berfikir begitu. Yue'yue... kita juga harus bergantian." ucap Ling Queqi.


" Tidak masalah... Kita harus memberi kejutan pada Suami kita." ucap Bing Ruyue.


" Aku setuju. Selain memberikan Kejutan Anak, kita juga harus Kuat." Ucap Shu Meilu.


" Aku ada usul... Bukankah kalian Ingin mencari Inti Roh Hewan Ilahi? kenapa tidak membayar Kultivator saja." ucap Jiang Caiping.


" Kedengarannya bagus... Lagi pula Gege telah menitipkan Dunia Quzhu untuk kita. Itu artinya kita banyak menyimpan Harta." ucap Wang Mingjun.


" Bagaimana kalau kita membeli dengan harga 1 Juta Batu Roh untuk 1 Inti Roh Hewan Ilahi? " Tanya Xin Chie.


" Itu namanya pemborosan... Dengan 1 Juta Batu Roh, itu artinya bisa membuat orang hidup mewah dan bersenang-senang selama 20 Tahun." Ucap Jiang Caiping.


" Kamu benar... Tapi kita juga harus ingat, untuk kalangan Kultivator, 1 Juta Batu Roh hanya bisa membeli puluhan Pil Kultivasi saja. Apalagi jika mereka berkelompok untuk mencari Hewan Ilahi." Ucap Nan Sian.


" Kalau begitu nanti aku akan pergi ke Assosiasi Matahari Timur untuk memesan Inti Roh Hewan Ilahi." ucap Ling Queqi.


" Permintaan kita terlalu banyak karena harus mencari 14 Inti Roh Hewan Ilahi sesuai Elemen, itu akan menimbulkan kecurigaan." ucap Tianhe.


" Begini saja... Aku akan memesan 5 Inti Roh Hewan Ilahi di Assosiasi Matahari Timur di Kekaisaran Shin.


" Aku akan meminta bantuan kepada Paktriak Long Mubai untuk memesan 5 Inti Roh Hewan Ilahi di Assosiasi Matahari Timur di Kekaisaran Han. Aku rasa dia akan membantu kita." Ucap Hong Kian


" Baiklah... Nanti aku akan memesan 4 Inti Roh Hewan Ilahi di Assosiasi Matahari Timur di Kekaisaran Awan." ucap Ling Queqi.


" Kalau begitu aku simpan dulu 4 Inti Roh Hewan Ilahi yang diberikan Gege... Setelah semua terkumpul, baru kita lakukan sama-sama." Ucap Sheng Zhishu.

__ADS_1


" Mmm." mereka mengangguk setuju lalu kembali ke tempat masing-masing.


__ADS_2