SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
ZHANG QIXUAN 7


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan dari Kawan-kawan para Pembaca SANG DEWA AGUNG, penulis berharap namun tanpa unsur paksaan cukup memberikan waktu luang untuk:




Memberikan 'LIKE ' di setiap Episode.




Sempatkan untuk meninggalkan ' KOMENTAR ' meski hanya huruf 'x' maupun 'z'




Dengan demikian Penulis bisa lebih bersemangat untuk menyelesaikan cerita ini sampai Tamat. 🙏🙏🙏


...****************...


' Shuijing, Chaizu, Jiejia... Apa kalian bisa mendengarku?' Ryu mengirim pesan jiwa kepada mereka.


' Bisa Tuan.... Tapi kami hanya bisa berinteraksi melalui pesan jiwa saja.' Tou Shuijing membalas pesan jiwa.


' Syukurlah... Bagaimana dengan kondisi kalian?' tanya Ryu.


' Untuk sekarang kami hanya memiliki wujud seperti ini saja. Mungkin butuh waktu lama untuk kembali berubah wujud menjadi Manusia.' Chaizu menggelengkan kepala dengan wujud harimau.


' Tuan... Untuk kekuatan, kami tidak ada yang kurang, hanya wujud kami saja yang mengalami kendala.' Tou Shuijing memberitahukan kondisi mereka.


' Baiklah... Kalian boleh tinggal di Alam Jiwa milikku.' Ucap Ryu.


' Baik Tuan.' Ketiga sosok tersebut berubah menjadi cahaya lalu masuk ke Alam Jiwa milik Ryu.


' Tuan... Apakah kita akan berpetualang lagi?' Chaizu mengirim pesan jiwa.


' Aku harus menunggu sampai memurnikan tubuhku dulu. Setelah itu kita akan pergi berpetualang.' Ryu menjawab pesan jiwa sambil melangkahkan kakinya menuju Istana Emas.


' Baik Tuan...' pesan jiwa dari Tou Shuijing.


Sesampai di Istana Emas Ryu terlihat Istrinya sedang berkumpul dimana Jiang Caiping begitu gelisah sambil berjalan kesana-kemari.


'' Ping'er... Apa yang terjadi padamu?" Ryu mengerutkan keningnya.


" Gege... Nanti malam adalah malam Bulan Purnama." Jiang Caiping terlihat murung.


" Haaahh... Benar-benar bukan waktu yang tidak tepat.". Ryu menghela nafas karena tidak mungkin untuknya menyerap Energi Yin langit karena Ryu belum memurnikan tubuhnya dan mencari 12 Danau di Alam Jiwa.

__ADS_1


" Sudah Empat Tahun telah berlalu Yin langit pada tubuhku mulai merusak Meridianku. Untung saja Fisikku masih mampu menahan, jika tidak tubuhku akan meledak." Jiang Caiping memahami kondisi Suaminya, namun dia juga sedang mendapat situasi yang sulit.


" Gege, Ping'ping... Jelaskan pada kami! Apa sebenarnya yang terjadi pada kalian?" Sheng Zhishu merasa ada hal yang mereka sembunyikan.


" Shu'shu benar... Bukankah kita semua satu Keluarga? Lalu kenapa masih ada Rahasia segala." Huli Yue merasa heran.


" Maaf sebelumnya... Sebenarnya aku memiliki penyakit yang dimana penyakit itu turun temurun di Klan kami." Jiang Caiping menundukkan kepalanya.


" Penyakit." semua terkejut mendengar ucapan tersebut dimana mereka merasakan bahwa Jiang Caiping masih dalam keadaan baik-baik saja.


" Mmm... Aku memiliki Yin langit pada tubuhku. Jika Bulan Purnama terjadi, maka Yin langit akan berlimpah. Tapi sayangnya jika terlalu banyak, maka meridian ku akan rusak." Jiang Caiping mengulangi penjelasannya.


Jiang Caiping mulai menjelaskan secara rinci dengan kondisi yang dia alami hingga suasana menjadi tegang.


" Itu bukan penyakit, tapi bisa dianggap sebagai anugerah. Hanya saja waktunya tidak tepat." Ucap Xin Chie.


" Chie'er benar... Sebelum kita memiliki tubuh murni dan menemukan 12 Danau di Alam Jiwa, kita jangan memaksa untuk menerobos Pendekar Surgawi agar ketika kita ingin menerobos Pendekar Semesta tidak mengalami kendala lagi." Ryu menimpal.


" Mmm... Jangan sampai terjadi kesalahan lagi. Kita pernah mencapai Pendekar Surgawi, tapi tubuh kita sangat lemah. Tapi sekarang meskipun kita masih berada di Pendekar Langit tahap akhir, namun kita lebih kuat dari sebelumnya." ucap Ting Ye.


' Anak Muda... Apa kamu bisa mendengarku?' sebuah suara wanita di fikiran Zhang Qixuan.


' Kamu siapa? kenapa kamu bisa masuk ke dalam fikiranku?' Zhang Qixuan membalas pesan jiwa.


' Aku adalah pemilik dari Kecapi yang kamu gunakan. Untuk sekarang aku tidak bisa memberitahukan siapa aku sebenarnya. Tapi suatu saat kamu akan mengetahui sendiri.' pesan jiwa dari fikiran Zhang Qixuan.


Sambil menutup mata Zhang Qixuan mendengar instruksi dari sosok misterius tersebut hingga beberapa saat Zhang Qixuan mulai membuka mata.


Sedangkan yang lain kini tengah sibuk memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah yang mereka alami.


" Ping'ping, Gege... Aku memiliki cara untuk kalian. Aku rasa itu cukup membantu. Kalian boleh saja melakukan hubungan intim, tapi bawalah Kecapi ini bersama kalian." Zhang Qixuan mengeluarkan Kecapi lalu memberikan kepada Jiang Caiping.


" Xuan'xuan... Apa maksudnya ini?" Jiang Caiping merasa heran.


Begitupun dengan yang lain juga merasa heran atas apa yang dilakukan oleh Zhang Qixuan seakan ingin meminta penjelasan.


" Saat Energi Yin langit mulai bereaksi, maka Kecapi itu akan menyerap energi Yin langit itu dan menyerap energi cahaya milik Gege. Itu artinya, kalian tidak perlu menyerap energi itu." Zhang Qixuan menjelaskan kepada mereka.


" Xuan'er... Sepertinya keberadaanmu disini sangat membantu." Ryu tersenyum seraya mengusap rambut Zhang Qixuan.


" Kita adalah satu keluarga, jadi itu artinya tidak ada lagi yang dirahasiakan. Mungkin ini adalah kehendak langit." ucap Zhang Qixuan.


" Terimakasih Xuan'xuan... Kamu sangat membantuku." Jiang Caiping memeluk Zhang Qixuan sangat senang.


" Mmm... Aku berencana untuk menyalurkan Energi itu kepada anggota Klan Liu. Mungkin mereka sangat membutuhkan, karena kami semua baru datang ke Dunia ini." Ucap Zhang Qixuan.


" Itu ide bagus... Lagi pula kami hanya menunggu proses pemurnian saja." Sheng Zhishu ikut bersuara.


Di Alam Jiwa milik Ryu, Jinying diam-diam mendengarkan percakapan mereka dan berniat untuk mengambil energi Yin langit dan energi Cahaya untuk meningkatkan Kultivasinya sendiri.

__ADS_1


' Tunggu saja... Aku akan masuk ke dalam Kecapi itu. Dengan begitu aku akan menyerap semuanya.' Jinying tersenyum dengan wajah jahatnya.


" Kalau begitu tunggu apa lagi? Aku pinjam Gege untuk malam ini." Jiang Caiping menarik tangan Ryu lalu membawanya ke Penginapan Giok Bulan yang ada di Gunung cahaya bulan.


" Sepertinya Ping'ping tidak sabaran... Ini masih siang hari." Yunjiang menggelengkan kepala.


" Haaahh... Sepertinya aku harus berlatih untuk menyetarakan dari Kultivasiku." Zhang Qixuan menuju lapangan latihan yang ada di samping Istana Emas.


" Qi'qi... Sepertinya kita harus kembali ke Istana Kekaisaran Awan." ucap Bing Ruyue.


" Mmm." Ling Queqi mengangguk lalu kembali ke Istana Kekaisaran Awan bersama Bing Ruyue.


" Kita juga harus kembali ke Istana Kekaisaran Shin." Nan Sian menatap ke arah Zhao Luyi dan Zhao Liying lalu menghilang.


" Mmm." Zhao Luyi dan Zhao Liying mengangguk kemudian meninggalkan tempat tersebut menuju Istana Kekaisaran Shin.


" Kian'kian, bagaimana dengan Sekte Gunung Phoenix? Tanya Sheng Zhishu.


" Berkat Sumberdaya yang diberikan Chie'chie, anggota Sekte Gunung Phoenix sudah banyak mengalami kemajuan. Bahkan ada beberapa dari Tetua sedang menjalani latihan tertutup untuk menerobos Pendekar Surgawi." Hong Kian merasa tertolong dengan Sumberdaya yang sangat berlimpah yang diberikan oleh Xin Chie.


Jika saja tanpa Sumberdaya itu, mungkin para tetua masih berada di Pendekar Bumi. Jika pun ada beberapa yang jenius, pasti hanya mampu mencapai Pendekar Langit tahap awal.


Hong Kian sebenarnya ingin mengikuti tetua yang lain untuk menerobos Pendekar Surgawi, namun karena menghormati Suaminya Hong Kian memutuskan untuk menunggu seperti apa yang dikatakan oleh Ryu.


" Wei'wei... Bagaimana dengan Sekte Kabut Ilusi?" Sheng Zhishu kembali bertanya kepada Lan Liwei.


" Sama seperti Sekte Gunung Phoenix... Sekte Kabut Ilusi juga mengalami kemajuan yang pesat. Hal itu tidak lepas dari Sumberdaya yang ada di Dunia Quzhu. Beberapa Tetua juga sedang menjalani latihan tertutup untuk menerobos Pendekar Surgawi." Lan Liwei seakan tidak percaya jika mereka bisa mengalami kemajuan yang sangat cepat dan itu semua berkat Sumberdaya yang berlimpah.


Di dalam dunia Kultivator, Sumberdaya adalah sebagai penentu keberhasilan dari Kultivator untuk mempercepat proses Kultivasi meskipun harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.


Untuk membeli satu Pil Kultivasi saja harus menjalankan misi yang dimana harus mempertaruhkan nyawa.


Namun itu tidak berlaku untuk Ryu bersama istrinya karena Sumberdaya yang ada di Dunia Quzhu malah semakin banyak dan tumbuh subur.


Itu semua karena mereka membeli Sumberdaya di tiga tempat yaitu Assosiasi Matahari Timur di Kekaisaran Awan, Assosiasi Matahari Timur di Kekaisaran Shin dan Assosiasi Matahari Timur di Kekaisaran Han.


Tidak hanya sampai disitu saja Hong Kian memberikan sebuah misi kepada anggota Sekte Gunung Phoenix untuk mencari Sumberdaya dan Lan Liwei juga memberikan sebuah misi kepada anggota Sekte Kabut Ilusi untuk mencari Sumberdaya yang semuanya dalam keadaan utuh agar bisa di budidayakan di Dunia Quzhu dengan imbalan yang sangat menggiurkan dimana akan diberikan Harta langit dalam jumlah yang cukup banyak bahkan para Tetua tanpa memperdulikan jabatannya bersaing dengan anggota yang lain untuk mendapatkan hadiah yang langka tersebut.


Patriak Long Mubai, Patriak, Gao Liang, Patriak Bao Mingson juga tidak ingin ketinggalan bagian dimana mereka mengerahkan seluruh anggota Sekte mereka masing-masing untuk mengemban misi mencari Sumberdaya, namun mereka tetap merahasiakan identitas dari orang yang memesan tersebut agar tidak menimbulkan kecurigaan.


Suatu keuntungan bagi semua Istri Ryu dimana mereka tidak perlu repot-repot lagi memikirkan kendala Sumberdaya dimana mereka semua memiliki tugas masing-masing sesuai keahlian.


Sheng Zhishu mengajarkan Teknik penciptaan kepada Tianhe, Yinshi, Wang Mingjun, Shu Meilu dan Lan Liwei agar mereka bisa membantu pekerjaan untuk menanam Sumberdaya yang mereka kumpulkan.


Xin Chie mengajarkan pengetahuan Alkemis kepada Xie Hua, Ting Ye, Qin Shuomei dan Jiang Caiping agar bisa membantu membuat berbagai Pil.


Yuwang mengajarkan Teknik ruang waktu kepada Tianhe, Yunjiang dan Yinshi begitu sebaliknya Tianhe, Yunjiang dan Yinshi mengajar teknik teleportasi kepada Yuwang karena memiliki kemiripan darah bawaan dimana akan berguna untuk mereka kedepan.


Itu semua mereka lakukan karena mereka ingin menyambut kedatangan anggota Klan Liu agar mereka tidak kesulitan untuk meningkatkan Kultivasi.

__ADS_1


__ADS_2