SANG DEWA AGUNG

SANG DEWA AGUNG
ORGANISASI KAPAK DOSA 2


__ADS_3

( Di Kota Chang'an, tepat di Penginapan Giok Bulan )


Pada keesokan hari terlihat Ryu sudah keluar dari kamarnya pagi-pagi sekali, kini langsung disambut oleh Liem Ao Ai yang terlihat sedang terburu-buru.


" Se... Selamat pagi Manager Ai." Ryu sedikit kaget karena kemunculan Liem Ao Ai begitu tiba-tiba yang masih menggunakan kain tipis yang memperlihatkan bagian tubuhnya.


" Maaf jika aku kurang sopan. Tapi ada hal yang penting yang perlu aku sampaikan kepada Tuan Pendekar." Liem Ao Ai sedikit malu dengan tindakannya sendiri karena tidak sempat berganti pakaian yang pantas.


Liem Ao Ai yang baru saja bangun tidur, dengan buru-buru membasuh muka langsung ke kamar yang ditempati Ryu karena dia berpikir bahwa Ryu akan meninggalkan Penginapan pagi-pagi sekali.


Perkiraannya pun sangat benar, ketika Liem Ao Ai keluar dari kamar, Ryu juga sudah keluar dari kamar.


" Memangnya ada apa Manager Ai?" Ryu mengerutkan kening.


" Tadi malam aku baru saja mendapatkan pesan dari mata-mata, bahwa Organisasi Kapak Dosa telah mengalihkan target mereka. Sekarang Organisasi Kapak Dosa memilih Kota Chang'an sebagai target mereka." Liem Ao Ai memberikan informasi tersebut sambil memperhatikan keadaan sekitar karena takut ada pengunjung lain melihat penampilannya sekarang.


" Baiklah kalau begitu. Sepertinya aku tidak perlu repot-repot mencari mereka, karena mereka sendiri yang akan datang kesini." Ryu bicara dengan santai tanpa menimbulkan ekspresi apapun.


" Baiklah... Kalau begitu aku pamit dulu! Aku takut ada yang melihatku seperti ini. Tinggallah beberapa hari lagi disini. Untuk masalah biaya, Tuan Pendekar tidak perlu khawatir. " Liem Ao Ai buru-buru meninggalkan tempat tersebut menuju ke kamarnya.


Ryu pun kembali masuk ke kamar hingga memakan waktu yang cukup lama, seorang Pelayan mengetuk pintu.


" Pelayan... Ada apa?" Ryu mengerutkan kening karena belum sampai satu jam berkultivasi, kini harus menghentikan kegiatannya.


" Maaf mengganggu Tuan Pendekar. Dibawah, ada utusan Walikota Tan Tihuna ingin berbicara dengan Tuan " Pelayan menerangkan kepada Ryu.


" Baiklah... Aku akan segera kesana." Ryu bergegas keluar dari kamar menuju lantai dasar Penginapan.

__ADS_1


Di lantai dasar Penginapan, terlihat dua sosok yang memakai pakaian Prajurit yang sedang menunggu.


" Prajurit... Apa yang kalian ingin bicarakan kepadaku?" Ryu menatap ke arah kedua Prajurit tersebut.


" Apakah Tuan Pendekar adalah Song Juan dari Sekte Gunung Phoenix itu?" Tanya salah satu Prajurit sambil menatap ke arah Ryu mulai dari wajah hingga kaki.


Kedua Prajurit itu seakan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, karena merasakan tingkat Kultivasi dari Ryu hanya mencapai Pendekar Bumi tahap awal yang artinya setara dengan mereka.


" Itu benar... Lalu apa tujuan kalian mencariku?" Ryu menatap mereka dengan intens.


" Begini Tuan Pendekar... Kami datang kesini atas perintah dari Walikota Tan Tihuna. Kami diberi tugas untuk menjemput Tuan Pendekar ke kediaman Walikota." Salah satu prajurit mengutarakan tujuan mereka, meskipun sedikit tidak yakin dengan penampilan yang ada di depan mereka.


Namun karena itu adalah perintah langsung dari Walikota Tan Tihuna, maka kedua prajurit tersebut lebih memilih untuk menjalankan tugas mereka.


" Baiklah... Aku akan kesana!" Ryu mengangguk karena hal itu pasti ada hubungannya dengan Organisasi Kapak Dosa yang tentu Ryu sebagai seorang Kaisar memiliki tanggung jawab tentang hal tersebut.


...----------------...


( Kediaman Walikota Tan Tihuna )


" Silahkan masuk Tuan Pendekar." Tan Tihuna memberi isyarat kepada Ryu untuk mengambil tempat duduk.


" Terimakasih Walikota Tan Tihuna." Ryu memakup tangan lalu duduk di sebuah kursi yang kosong.


" Tuan Pendekar... Mungkin kamu ingin menanyakan kenapa aku memintamu untuk kesini. Mungkin kamu sudah tau, diluar Kota Chang'an ini ada banyak perampok yang berkeliaran. Itulah kenapa aku meminta bantuanmu untuk menyelesaikan masalah ini." Tan Tihuna menjelaskan tujuannya.


" Tuan Walikota. Apakah kamu yakin bahwa itu perbuatan para Perampok?" Ryu mengerutkan kening, karena keterangan Tan Tihuna berbeda dengan keterangan dari Liem Ao Ai.

__ADS_1


" Jujur saja aku masih belum tau. Yang jelas, mereka telah banyak membunuh dan merampok siapapun yang melewati dua jalan utama menuju Kota Chang'an ini. Tuan Pendekar... Jika kamu mau membantu kami, maka aku sebagai Walikota di Kota Chang'an maupun secara pribadi akan memberimu hadiah yang pantas." ucap Tan Tihuna.


" Baiklah... Aku akan membantu kalian. Tapi aku tidak mengharapkan imbalan apapun. Aku hanya meminta kepada Walikota Tan Tihuna agar memperketat penjagaan di Kota Chang'an ini, karena kelompok Organisasi Kapak Dosa akan menyerang Kota ini." Ryu memberitahukan hal yang sebenarnya, karena dia tidak mungkin melakukannya seorang diri.


Bukan tanpa alasan Ryu menyampaikan hal tersebut, karena dia masih belum tau bagaimana kekuatan dari Organisasi Kapak Dosa yang akan dia lawan.


Meskipun dia tau bahwa anggota Organisasi Kapak Dosa sudah mencapai Pendekar Langit, namun jika dihadapkan dengan banyak orang maka Ryu akan kerepotan.


Sedangkan Ryu sendiri tidak bisa meminta bantuan kepada semua Istrinya, karena akan mengundang banyak pertanyaan.


" Organisasi Kapak Dosa?" Tan Tihuna berkeringat dingin saat mendengar nama itu.


" Mmm... Kerajaan Pasir Putih lah yang meminta bantuan kepada mereka. Dengan kata lain, Kerajaan Pasir Putih berniat untuk menentang Kekaisaran Awan." Ryu masih terlihat santai.


' Ini sungguh diluar dugaanku. Aku pernah mendengar bahwa Organisasi Kapak Dosa tidak pernah gagal dalam menjalankan misi mereka. Tapi, bagaimana Pemuda ini masih terlihat santai tanpa merasa takut sedikit pun.' Tan Tihuna menatap ke arah Ryu sambil merasakan nafasnya seakan sesak.


Dalam pemikiran yang panik, Tan Tihuna berusaha untuk mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.


" Tuan Pendekar... Aku sangat membutuhkan bantuanmu untuk melaporkan masalah ini kepada pihak Istana Kekaisaran Awan." Tan Tihuna berlutut di hadapan Ryu yang dia anggap sebagai Song Juan dari Sekte Gunung Phoenix, karena dia mengetahui sosok yang ada di depannya adalah orang kepercayaan Kaisar Ryu.


" Sekalipun aku melaporkan masalah ini kepada pihak Istana Kekaisaran Awan, tapi kita tidak banyak waktu untuk melakukan hal itu. Sebelum Pihak Istana sampai ke tempat ini, Kota Chang'an sudah rata dengan tanah." Ryu menjelaskan apa yang terjadi jika pergi ke Istana, meskipun mengirimkan pesan jiwa.


Mendengar ucapan tersebut, Tan Tihuna bertambah panik mencoba mengendalikan diri karena pandangannya serasa gelap.


" Kalau begitu aku pamit dulu! " Ryu tidak ingin terlalu lama beranda di tempat itu, takut akan penyamarannya tercium.


" Tuan Pendekar... Tinggallah disini untuk beberapa hari. Biar pelayan yang mengurus keperluanmu." Tan Tihuna menawarkan jasa untuk mencegah kepergian Ryu, karena bagaimanapun dia membutuhkan bantuan Pemuda tersebut.

__ADS_1


" Maaf Tuan Walikota, tapi aku sudah menginap di Penginapan Giok Bulan. Jadi lakukan saja tugas kalian seperti biasa, dan perketat penjagaan." Ryu meninggalkan tempat tersebut kembali ke Penginapan Giok Bulan.


__ADS_2